Home » Berita » DPRD Kota Probolinggo Resmi Tetapkan Rancangan Peraturan Daerah Tentang APBD Tahun 2026.

DPRD Kota Probolinggo Resmi Tetapkan Rancangan Peraturan Daerah Tentang APBD Tahun 2026.

Redaksi 30 Dec 2025 291

Probolinggo,-Vokalpublika.com,-
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD Kota Probolinggo) secara resmi menetapkan Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 menjadi Peraturan Daerah. Penetapan tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Probolinggo yang digelar pada Selasa, 30 Desember 2025, di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Kota Probolinggo.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kota Probolinggo Abdul Mujib, S.Pd.I., dan dinyatakan sah setelah memenuhi kuorum kehadiran. Dari total 30 anggota dewan, sebanyak 21 anggota hadir dalam sidang terbuka untuk umum tersebut.

Dalam pembacaan keputusan pimpinan DPRD, ditetapkan bahwa struktur APBD Kota Probolinggo Tahun Anggaran 2026 meliputi pendapatan daerah sebesar Rp939.942.727.674 dan belanja daerah sebesar Rp989.217.727.674. Dengan demikian, APBD 2026 mengalami defisit sebesar Rp49.275.000.000 yang ditutup melalui pembiayaan netto dengan nilai yang sama, sehingga Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) ditetapkan nol rupiah.

Pimpinan rapat kemudian menawarkan rancangan keputusan tersebut kepada seluruh anggota DPRD untuk dimintakan persetujuan. Secara serentak, anggota dewan menyatakan “setuju”, menandai komitmen bersama antara legislatif dan eksekutif dalam mengawal arah pembangunan Kota Probolinggo pada tahun anggaran mendatang.

Meski disetujui, DPRD Kota Probolinggo tetap menyampaikan catatan penting. Salah satu anggota dewan menyampaikan interupsi yang menekankan perlunya pembenahan tata kelola pelaksanaan anggaran, khususnya terkait pengalaman kegagalan lelang pada tahun 2025. DPRD mendorong agar pelaksanaan belanja modal dapat dimulai lebih awal, idealnya sejak bulan Maret, guna menghindari keterlambatan realisasi program dan memastikan manfaat anggaran dapat dirasakan masyarakat secara optimal.

Baca juga:  Kejati Sidak Proyek Irigasi Way Bumi Agung, Pelaksana Kontraktor Terkesan Tertutup

Pimpinan rapat menegaskan bahwa masukan tersebut menjadi catatan serius bagi seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah. DPRD menilai bahwa keberhasilan pemerintah daerah tidak dapat dipisahkan dari peran pengawasan dan pengambilan keputusan di lembaga legislatif.

Usai penetapan, dilakukan penandatanganan keputusan pimpinan DPRD terhadap Raperda APBD 2026 hasil evaluasi Gubernur Jawa Timur. Penandatanganan dilakukan oleh pimpinan DPRD bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Probolinggo sebagai simbol finalisasi proses legislasi anggaran.

Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kota Probolinggo atas kerja sama dan dedikasi selama proses pembahasan APBD 2026. Ia menegaskan pentingnya menjaga sinergi antara eksekutif dan legislatif demi memastikan kebijakan anggaran benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.

Rapat paripurna kemudian ditutup oleh pimpinan rapat setelah seluruh rangkaian acara selesai. Penetapan APBD 2026 ini menjadi penanda penting komitmen DPRD Kota Probolinggo dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan secara bertanggung jawab, sekaligus mengirim pesan tegas bahwa disiplin waktu dan kualitas pelaksanaan anggaran adalah kunci keberhasilan pembangunan daerah.– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD Kota Probolinggo) secara resmi menetapkan Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 menjadi Peraturan Daerah. Penetapan tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Probolinggo yang digelar pada Selasa, 30 Desember 2025, di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Kota Probolinggo.

Baca juga:  Harga Emas Antam Tembus Rp1,9 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya

Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kota Probolinggo Abdul Mujib, S.Pd.I., dan dinyatakan sah setelah memenuhi kuorum kehadiran. Dari total 30 anggota dewan, sebanyak 21 anggota hadir dalam sidang terbuka untuk umum tersebut.

Dalam pembacaan keputusan pimpinan DPRD, ditetapkan bahwa struktur APBD Kota Probolinggo Tahun Anggaran 2026 meliputi pendapatan daerah sebesar Rp939.942.727.674 dan belanja daerah sebesar Rp989.217.727.674. Dengan demikian, APBD 2026 mengalami defisit sebesar Rp49.275.000.000 yang ditutup melalui pembiayaan netto dengan nilai yang sama, sehingga Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) ditetapkan nol rupiah.

Pimpinan rapat kemudian menawarkan rancangan keputusan tersebut kepada seluruh anggota DPRD untuk dimintakan persetujuan. Secara serentak, anggota dewan menyatakan “setuju”, menandai komitmen bersama antara legislatif dan eksekutif dalam mengawal arah pembangunan Kota Probolinggo pada tahun anggaran mendatang.

Meski disetujui, DPRD Kota Probolinggo tetap menyampaikan catatan penting. Salah satu anggota dewan menyampaikan interupsi yang menekankan perlunya pembenahan tata kelola pelaksanaan anggaran, khususnya terkait pengalaman kegagalan lelang pada tahun 2025. DPRD mendorong agar pelaksanaan belanja modal dapat dimulai lebih awal, idealnya sejak bulan Maret, guna menghindari keterlambatan realisasi program dan memastikan manfaat anggaran dapat dirasakan masyarakat secara optimal.

Baca juga:  Strategi Jitu Dandim Kawal Demonstran, Pemalang Tak Mencekam

Pimpinan rapat menegaskan bahwa masukan tersebut menjadi catatan serius bagi seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah. DPRD menilai bahwa keberhasilan pemerintah daerah tidak dapat dipisahkan dari peran pengawasan dan pengambilan keputusan di lembaga legislatif.

Usai penetapan, dilakukan penandatanganan keputusan pimpinan DPRD terhadap Raperda APBD 2026 hasil evaluasi Gubernur Jawa Timur. Penandatanganan dilakukan oleh pimpinan DPRD bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Probolinggo sebagai simbol finalisasi proses legislasi anggaran.

Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kota Probolinggo atas kerja sama dan dedikasi selama proses pembahasan APBD 2026. Ia menegaskan pentingnya menjaga sinergi antara eksekutif dan legislatif demi memastikan kebijakan anggaran benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.

Rapat paripurna kemudian ditutup oleh pimpinan rapat setelah seluruh rangkaian acara selesai. Penetapan APBD 2026 ini menjadi penanda penting komitmen DPRD Kota Probolinggo dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan secara bertanggung jawab, sekaligus mengirim pesan tegas bahwa disiplin waktu dan kualitas pelaksanaan anggaran adalah kunci keberhasilan pembangunan daerah. (Mamad)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
PKKMB Hari Kedua Universitas Malahayati: Mahasiswa Baru Dibekali Riset hingga Bela Negara

Redaksi

08 Sep 2026

BANDAR LAMPUNG,vokpublika.com— Universitas Malahayati gelar PKKMB hari kedua bagi 1.196 mahasiswa baru di Gedung Graha Bintang, Selasa. Kegiatan berlangsung runtut dari pagi hingga sore dengan dua sesi utama. ADVERTISEMENT Sesi Pagi, Diisi pengenalan fasilitas kampus yakni, UPT Balai Bahasa dan program unggulan & fasilitas pembelajaran bahasa asing. Perpustakaan, akses keanggotaan, katalog digital, ruang baca riset. …

Hak Jawab PT Anugrah Bayuarya Perkasa: Akui Ada Perbaikan Pasangan Batu, Tegaskan Progres Pekerjaan Capai 97 Persen

Redaksi

08 Sep 2026

SAMBAS, KALBAR,vokalpublika.com— PT Anugrah Bayuarya Perkasa menyampaikan hak jawab sekaligus klarifikasi atas pemberitaan dan informasi mengenai pelaksanaan pekerjaan yang sedang dikerjakan perusahaan di wilayah Tebas, Kabupaten Sambas. ADVERTISEMENT Klarifikasi tersebut disampaikan secara resmi melalui surat Nomor: 06/PT.ABP/IX/2026 tertanggal 5 September 2026, yang ditujukan kepada Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Wartawan Internasional (DPD ASWIN) Kalimantan Barat. Dalam …

Hari Pelanggan Nasional 2026, Direksi Perumda Tirta Mulia Pemalang Turun ke Lapangan Serap Aspirasi Warga

Alwi Assagaf

08 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026, Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang mempertegas komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan publik. Tak sekadar perayaan seremonial, jajaran direksi memilih turun langsung ke lapangan untuk menyapa dan mendengarkan masukan para pelanggan secara langsung dari rumah ke rumah (door to door). ADVERTISEMENT ​Langkah tersebut dipimpin langsung …

​Polemik Iuran Rp500 Ribu SPPG Pemalang Disorot, Diduga Langgar Aturan BGN, Pengurus Paguyuban: Itu Sah dan Hak Organisasi

Alwi Assagaf

07 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Penarikan iuran bulanan terhadap pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tergabung dalam Paguyuban Mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pemalang memicu sorotan publik. Kebijakan tersebut dipertanyakan karena dikhawatirkan berdampak pada kualitas porsi dan hak penerima manfaat. ADVERTISEMENT ​Berdasarkan data yang dihimpun, puluhan hingga ratusan pengelola dapur dari total 140 unit SPPG …

Rayakan Kemerdekaan dengan Cara Berbeda, Tanjungpinggir Padukan Lomba dan Pelayanan Warga

Redaksi

07 Sep 2026

Batam, vokalpublika.com- Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kelurahan Tanjungpinggir, Kecamatan Sekupang, Batam, berlangsung meriah. Berbagai lomba yang melibatkan masyarakat digelar di Taman Wisata Tangga Seribu Habibi Dangas, Sekupang, Minggu (6/9/2026). ADVERTISEMENT Meski digelar setelah momentum perayaan 17 Agustus, kegiatan tersebut tetap mendapat antusiasme warga. Lurah Tanjungpinggir, H Agus Syofian, mengatakan, …

Sekda Pemalang dan Pemcam Ulujami Apresiasi Festival Grebeg 1000 Kemeja Sukorejo, Sampaikan Pesan Pilkades Damai

Alwi Assagaf

06 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Ulujami bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pemalang memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Festival Grebeg 1000 Kemeja di Desa Sukorejo, Minggu (6/9/2026). ADVERTISEMENT Gelaran tahunan di kawasan wisata Mina Padi tersebut dinilai sukses menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkuat kondusivitas warga. ​Hadir langsung memantau jalannya kegiatan, Sekda Pemalang Bagus Sutopo menggarisbawahi …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x