Home » Berita » DPRD Kota Padang Siap Dorong Revisi Tata Ruang, Pelindo Optimistis Investasi Kawasan Pelabuhan Melejit

DPRD Kota Padang Siap Dorong Revisi Tata Ruang, Pelindo Optimistis Investasi Kawasan Pelabuhan Melejit

Redaksi 21 Jul 2026 125

PADANG, Vokalpublika.com – DPRD Kota Padang menyatakan komitmennya untuk mendorong percepatan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) guna memberikan kepastian hukum bagi investasi di kawasan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) PT Pelindo Regional 2 Teluk Bayur.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat Komisi III DPRD Kota Padang bersama PT Pelindo Regional 2 Teluk Bayur yang digelar di ruang rapat DPRD Kota Padang, Jumat (17/7/2026). Pertemuan itu membahas penyesuaian tata ruang di kawasan HPL Pelindo sebagai langkah strategis untuk mempercepat masuknya investasi berskala besar dan mendukung pertumbuhan ekonomi Kota Padang.

General Manager PT Pelindo Regional 2 Teluk Bayur, Ferrial Dunan Sidabutar, menjelaskan bahwa selama ini sebagian besar kawasan HPL Pelindo masih berstatus sebagai zona transportasi. Kondisi tersebut dinilai belum mampu mengakomodasi kebutuhan investasi yang terus meningkat.

Menurutnya, Pelindo mengusulkan agar kawasan tersebut direvisi menjadi kawasan industri, perdagangan, pergudangan, jasa, hingga pariwisata sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal oleh investor.

Baca juga:  GEBRAKAN DPC. PERSATUAN JURNALIS INDONESIA ( PJI ) NGANJUK, DALAM PERINGATAN HARI KEBANGKITAN NASIONAL KE118 , MENGGERAKAN EKONOMI TIRTA WILIS

“Perubahan tata ruang ini sangat penting agar investor memperoleh kepastian hukum dalam berinvestasi. Kami berharap dukungan DPRD dan Pemerintah Kota Padang sehingga kawasan Teluk Bayur dapat berkembang menjadi pusat industri dan logistik yang lebih modern,” ujarnya.

Ferrial mengungkapkan, kawasan Teluk Bayur saat ini masih didominasi industri agrobisnis, khususnya crude palm oil (CPO). Sektor tersebut, bersama perdagangan dan aktivitas kepelabuhanan, menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat, khususnya Kota Padang.

Selain kawasan industri, Pelindo juga menyiapkan pengembangan kawasan Muara Batang Arau sebagai destinasi wisata terpadu.

“Kami ingin mengembangkan kawasan Muara Batang Arau menjadi pusat perdagangan, jasa, dan pariwisata. Di sana direncanakan pembangunan dermaga wisata yang dapat disinggahi kapal wisata maupun wisatawan mancanegara, serta kawasan kuliner yang mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat,” jelas Ferrial.

Baca juga:  Tok! Dikbud Pemalang Batalkan ‘Inspiring Teacher’, Hamu Fauzi: Satu Perlawanan Menang

Dalam rapat tersebut disepakati sejumlah poin penting terkait penyesuaian tata ruang, di antaranya:

  1. Penyesuaian peruntukan HPL Pelindo yang mencakup kawasan Teluk Bayur, Muara Padang hingga Pampangan, Kecamatan Lubuk Begalung.
  2. Pengembangan kawasan Muara Batang Arau sebagai zona pariwisata terpadu yang terintegrasi dengan rencana pembangunan Maritime Center.
  3. Optimalisasi kawasan Teluk Bayur sebagai pusat industri, perdagangan, pergudangan, dan agrobisnis guna menarik investasi baru.
  4. DPRD Kota Padang bersama Pemerintah Kota Padang akan mengakomodasi usulan revisi RTRW dan RDTR untuk memberikan kepastian hukum kepada investor.

Menanggapi usulan tersebut, Ketua Komisi III DPRD Kota Padang, Helmi Moesim, menyatakan pihaknya menyambut baik langkah strategis yang diajukan Pelindo.

Menurut Helmi, saat ini memang terdapat ketidaksesuaian antara status zona dalam RTRW dan RDTR dengan kebutuhan pengembangan kawasan HPL Pelindo.

“Kami melihat revisi tata ruang ini penting agar pemanfaatan lahan Pelindo sesuai dengan kebutuhan pembangunan Kota Padang. DPRD siap mendorong pembahasan bersama Pemerintah Kota Padang sehingga investasi dapat berjalan dan memberikan dampak bagi peningkatan ekonomi masyarakat,” kata Helmi.

Baca juga:  ​Lampu Penerangan di Jalan Gatot Subroto Depan RSUD Pemalang Mati, Warga Was - was Lubang di Jalan

Ia menambahkan, pengembangan kawasan Teluk Bayur dan Muara Batang Arau juga sejalan dengan program pembangunan Pemerintah Kota Padang yang menitikberatkan pada pertumbuhan ekonomi berbasis maritim, perdagangan, dan pariwisata.

Dengan adanya kepastian regulasi melalui revisi tata ruang, Pelindo optimistis investasi baru akan semakin banyak masuk ke Kota Padang. Langkah tersebut diyakini mampu memperkuat sektor industri dan logistik, menciptakan lapangan kerja, serta mendukung target pertumbuhan ekonomi Kota Padang sebesar 5,01 persen pada 2026. (Amryan Arif R.A)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Hak Jawab PT Anugrah Bayuarya Perkasa: Akui Ada Perbaikan Pasangan Batu, Tegaskan Progres Pekerjaan Capai 97 Persen

Redaksi

08 Sep 2026

SAMBAS, KALBAR,vokalpublika.com— PT Anugrah Bayuarya Perkasa menyampaikan hak jawab sekaligus klarifikasi atas pemberitaan dan informasi mengenai pelaksanaan pekerjaan yang sedang dikerjakan perusahaan di wilayah Tebas, Kabupaten Sambas. ADVERTISEMENT Klarifikasi tersebut disampaikan secara resmi melalui surat Nomor: 06/PT.ABP/IX/2026 tertanggal 5 September 2026, yang ditujukan kepada Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Wartawan Internasional (DPD ASWIN) Kalimantan Barat. Dalam …

Hari Pelanggan Nasional 2026, Direksi Perumda Tirta Mulia Pemalang Turun ke Lapangan Serap Aspirasi Warga

Alwi Assagaf

08 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026, Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang mempertegas komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan publik. Tak sekadar perayaan seremonial, jajaran direksi memilih turun langsung ke lapangan untuk menyapa dan mendengarkan masukan para pelanggan secara langsung dari rumah ke rumah (door to door). ADVERTISEMENT ​Langkah tersebut dipimpin langsung …

​Polemik Iuran Rp500 Ribu SPPG Pemalang Disorot, Diduga Langgar Aturan BGN, Pengurus Paguyuban: Itu Sah dan Hak Organisasi

Alwi Assagaf

07 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Penarikan iuran bulanan terhadap pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tergabung dalam Paguyuban Mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pemalang memicu sorotan publik. Kebijakan tersebut dipertanyakan karena dikhawatirkan berdampak pada kualitas porsi dan hak penerima manfaat. ADVERTISEMENT ​Berdasarkan data yang dihimpun, puluhan hingga ratusan pengelola dapur dari total 140 unit SPPG …

Rayakan Kemerdekaan dengan Cara Berbeda, Tanjungpinggir Padukan Lomba dan Pelayanan Warga

Redaksi

07 Sep 2026

Batam, vokalpublika.com- Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kelurahan Tanjungpinggir, Kecamatan Sekupang, Batam, berlangsung meriah. Berbagai lomba yang melibatkan masyarakat digelar di Taman Wisata Tangga Seribu Habibi Dangas, Sekupang, Minggu (6/9/2026). ADVERTISEMENT Meski digelar setelah momentum perayaan 17 Agustus, kegiatan tersebut tetap mendapat antusiasme warga. Lurah Tanjungpinggir, H Agus Syofian, mengatakan, …

Sekda Pemalang dan Pemcam Ulujami Apresiasi Festival Grebeg 1000 Kemeja Sukorejo, Sampaikan Pesan Pilkades Damai

Alwi Assagaf

06 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Ulujami bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pemalang memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Festival Grebeg 1000 Kemeja di Desa Sukorejo, Minggu (6/9/2026). ADVERTISEMENT Gelaran tahunan di kawasan wisata Mina Padi tersebut dinilai sukses menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkuat kondusivitas warga. ​Hadir langsung memantau jalannya kegiatan, Sekda Pemalang Bagus Sutopo menggarisbawahi …

​Penarikan Rp500 Ribu Dapur MBG Pemalang Menuai Sorotan, Aliran Dana Masih Gelap

Alwi Assagaf

06 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Penarikan iuran bulanan terhadap pengelola dapur operasional yang tergabung dalam Paguyuban Mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pemalang memicu sorotan publik. ADVERTISEMENT Transparansi pengelolaan serta urgensi pembentukan paguyuban tersebut kini dipertanyakan demi memastikan dana kas tidak memangkas ketersediaan maupun kualitas porsi bagi penerima manfaat. ​Berdasarkan data yang dihimpun, puluhan hingga ratusan pengelola …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x