Home » Berita » Diduga Asal-Asalan, LIRA Wajo Desak Audit Proyek Rp 40,7 Miliar Di Keera

Diduga Asal-Asalan, LIRA Wajo Desak Audit Proyek Rp 40,7 Miliar Di Keera

Redaksi 25 Aug 2026 19

Diduga Asal-Asalan, LIRA Wajo Desak Audit Proyek Rp 40,7 Miliar Di Keera

Advertisement
ADVERTISEMENT

WAJO-Proyek pembangunan Inpres Jalan Daerah (IJD) senilai Rp40,7 Miliar yang terletak di poros Desa Paojepe-Awo, Kecamatan Keera, Wajo, yang di kerjakan PT. Mareraya Muktijaya Prima, disorot LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Wajo. Dari hasil pantauan media ini di lapangan, diduga kuat pekerjaan dilakukan asal-asalan dan tidak sesuai spesifikasi.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Sabtu 22/8/2026, pondasi bangunan terlihat tidak digali. Susunan batu yang dipasang juga diduga menggunakan batu kapur dan pasir yang bercampur tanah. Kondisi tersebut jelas bertentangan dengan standar konstruksi yang seharusnya menggunakan material pilihan.

Baca juga:  Kebakaran Sumur Minyak Ilegal Berulang! Menguak Misteri di Balik Illegal Drilling di Bayung Lincir

Selain itu, ditemukan sejumlah pelanggaran lain. Alat berat yang beroperasi di lokasi diduga menggunakan solar bersubsidi. Para pekerja juga tidak dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) sesuai standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Selain itu, di lokasi tidak terlihat adanya Direksi Keet dan papan proyek tidak terpasang di titik kegiatan sebagaimana amanat keterbukaan informasi publik.

Menanggapi temuan tersebut, LSM Lumbung Informasi Rakyat LIRA Kabupaten Wajo angkat bicara.

Bupati LIRA Wajo, Abrar Mattalioe, menilai proyek Rp40,7 miliar ini tidak boleh dikerjakan main-main.

Baca juga:  Satu Rumah Di Kebayakan Dilalap Sijago Merah, Damkar dan Polisi Polres Aceh Tengah Turun Cepat

“Ini uang negara, uang rakyat. Masa proyek sebesar 40,7 miliar pondasinya diduga tidak digali dan materialnya campur tanah. Ini jelas pembodohan dan pemborosan anggaran,” tegas Abrar, Senin 24/8/2026.

Abrar juga menyoroti dugaan penggunaan solar bersubsidi untuk alat berat dan lemahnya pengawasan K3. “Solar subsidi itu untuk rakyat, bukan untuk memperkaya kontraktor. Tidak ada APD, tidak ada Direksi Keet, papan proyek saja tidak ada. Ini bentuk pelecehan terhadap aturan,” ujarnya.

LIRA Wajo mendesak APH dan Dinas terkait untuk segera turun melakukan audit dan pemeriksaan. Jika terbukti melanggar, kontraktor harus dievaluasi dan diproses hukum.

Baca juga:  BNNP Jawa Barat Jalin Kerja Sama Luas dengan Yayasan Rehabilitasi Natura Indonesia Ultra Addiction Center dan Puluhan Mitra Se-Jawa Barat

“Jangan sampai proyek miliaran ini jadi tembok rapuh yang ambruk dalam setahun. Kami minta pihak APH maupun pihak terkait segera memanggil pelaksana proyek dan PPTK nya. Usut sampai tuntas,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek belum dapat ditemui untuk dimintai konfirmasi dan klarifikasi. (Tim) mediapertiwi.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Berantas Narkobanya, Jangan Matikan Ekonomi Batam: PSI Lubuk Baja Dorong Penindakan Tegas dan Kepastian Usaha

Redaksi

25 Aug 2026

Vokalpublika.com— Penindakan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri terhadap sejumlah tempat hiburan malam (THM) di Kota Batam dalam beberapa pekan terakhir menjadi perhatian publik. ADVERTISEMENT Menyikapi hal tersebut, Ketua PSI Lubuk Baja Edy Putra menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkotika harus didukung penuh. Namun, penegakan hukum juga perlu dilakukan secara proporsional dan terukur agar tidak menimbulkan …

Polri Bersama Tim SAR Cari Tiga Wisatawan yang Terseret Arus di Karangpapak

Redaksi

25 Aug 2026

Vokalpublika.com – BANDUNG – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Garut bersama anggota Polsek Cikelet, Balawista, nelayan, serta masyarakat melaksanakan Search and Rescue (SAR) terhadap tiga wisatawan yang terseret arus di perairan Pantai Karangpapak, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Selasa (25/8/2026). ADVERTISEMENT Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.45 WIB. Ketiga wisatawan tersebut diketahui sedang berenang …

Polda Jabar Imbau Masyarakat Tak Termakan Ajakan Mobilisasi Demo 27 Agustus 2026

Redaksi

25 Aug 2026

BANDUNG, (FRIC) – Rencana aksi unjuk rasa pada 27 Agustus 2026, Polda Jawa Barat mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi maupun ajakan mobilisasi yang beredar di media sosial. ADVERTISEMENT Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H. mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, …

Tekan Penggunaan Knalpot Brong, Satlantas Polres Kuningan Gencarkan Edukasi Tertib Berlalu Lintas

Redaksi

25 Aug 2026

KUNINGAN, 25 Agustus 2026 — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kuningan terus mengintensifkan langkah preemtif dan preventif guna menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), khususnya di wilayah Kecamatan Ciawigebang. ADVERTISEMENT Salah satu perhatian utama kepolisian adalah masih adanya potensi pelanggaran lalu lintas, termasuk penggunaan knalpot yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis atau …

Kapolresta Tanjungpinang Pimpin Sertijab Kapolsek Kawasan Bandara RHF Polresta Tanjungpinang

Redaksi

25 Aug 2026

Vokalpublika.comTanjungpinang – Kapolresta Tanjungpinang memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kapolsek Kawasan Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Polresta Tanjungpinang yang dilaksanakan di Lapangan Bhayangkara Polresta Tanjungpinang, Senin (24/08/2026). ADVERTISEMENT Dalam upacara tersebut, jabatan Kapolsek Kawasan Bandara RHF diserahterimakan dari pejabat lama Iptu Florensia Nirmala Widya Pertiwi, S.Tr.K. kepada pejabat baru Ipda Nelly Novianti Br Simatupang, …

Buntut Dugaan Pungli dan PKL di Plaza Patriot Semrawut, 5 Pejabat Pemkot Bekasi Dinonaktifkan

Redaksi

25 Aug 2026

BEKASI, vokalpublika.com– Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengambil langkah tegas menyikapi dugaan pungutan liar (pungli) dan semrawutnya penataan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Taman Plaza Patriot Chandrabhaga. ADVERTISEMENT Lima pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk sementara dinonaktifkan dari tugasnya. Kebijakan tersebut diambil setelah Walikota melakukan sidak pada Sabtu (22/8) malam di …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x