Home » Berita » Andi Firgi: Media Salah Sasaran Tantang Jurnalis ke Ranah Hukum, Pelaku Usaha yang Diduga Ilegal Seharusnya Bertanggung Jawab

Andi Firgi: Media Salah Sasaran Tantang Jurnalis ke Ranah Hukum, Pelaku Usaha yang Diduga Ilegal Seharusnya Bertanggung Jawab

Redaksi 24 Dec 2025 96

Pontianak, vokalpublika.com— Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (DPD AWPI) Kalimantan Barat, Andi Firgi, angkat bicara menanggapi polemik pemberitaan yang berkembang belakangan ini. Ia menilai pernyataan sebuah media online yang mempersilakan Tim Monitoring AWI Pontianak “membawa persoalan ke ranah hukum” sebagai kekeliruan serius dalam memahami fungsi pers dan logika penegakan hukum, serta berpotensi menyesatkan publik.
Pernyataan tersebut disampaikan Andi Firgi saat diwawancarai awak media di Bandara Supadio, di sela agenda keberangkatannya menuju Jakarta, karena yang bersangkutan dijadwalkan segera bertolak ke ibu kota untuk menjalankan agenda organisasi.
Menurut Andi Firgi, persoalan yang seharusnya berada dalam koridor koreksi faktual dan etika jurnalistik justru digeser menjadi narasi normatif yang mempertanyakan legitimasi kerja jurnalistik pihak lain. Hal tersebut dinilainya sebagai penyimpangan serius dari fungsi hak jawab sebagaimana dimaksud dalam hukum pers.
“Ini bukan lagi perbedaan sudut pandang jurnalistik. Ketika hak jawab digunakan untuk membangun framing kewilayahan dan mempertanyakan hak liputan wartawan, maka itu sudah keluar dari koridor hukum pers. Dalam kondisi seperti ini, pembuat berita lebih tepat diuji dan dilaporkan ke Dewan Pers, bukan diladeni dengan perang opini,” tegas Andi Firgi.
Ia menegaskan bahwa dalam sistem hukum pers nasional tidak pernah dikenal pembatasan wilayah liputan wartawan berdasarkan struktur organisasi, domisili, maupun jabatan profesi. Wartawan bukan aparatur birokrasi yang tunduk pada peta administratif, melainkan subjek hukum yang menjalankan fungsi publik atas mandat undang-undang.
Prinsip tersebut secara konstitusional dijamin oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang memberikan hak kepada setiap orang untuk mencari, memperoleh, dan menyampaikan informasi. Jaminan ini dipertegas melalui Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, khususnya Pasal 4 ayat (1) dan ayat (3) yang menegaskan kemerdekaan pers serta hak pers untuk mencari dan memperoleh informasi tanpa pembatasan wilayah.
“Tidak ada satu pun norma dalam UU Pers yang melegalkan pembatasan liputan berbasis kewilayahan organisasi. Ketika media online membangun narasi seolah-olah wartawan harus tunduk pada wilayah struktural, itu bukan hanya keliru, tetapi berbahaya bagi demokrasi,” ujarnya.
Lebih jauh, Andi Firgi secara khusus mengkritisi pernyataan media online yang menyebut bahwa apabila Tim Monitoring AWI Pontianak meyakini adanya temuan investigasi di lapangan yang dianggap benar dan memiliki dasar hukum yang kuat, maka dipersilakan membawa persoalan tersebut ke ranah hukum. Menurutnya, pernyataan tersebut salah alamat secara hukum dan keliru secara etik jurnalistik.
Ia menegaskan bahwa media dan jurnalis bukanlah subjek hukum dari dugaan kegiatan ilegal. Media bukan pelaku usaha, bukan pemegang izin, dan bukan pihak yang memperoleh keuntungan dari kegiatan ekonomi besar yang diduga melanggar hukum. Oleh karena itu, mengarahkan “tantangan hukum” kepada jurnalis atau tim monitoring merupakan bentuk pengaburan tanggung jawab hukum.
“Kalau memang ada bukti kegiatan itu ilegal, maka yang pantas bicara dan siap menghadapi proses hukum adalah pemilik usaha atau pengendali utamanya, big bos-nya, bukan media online atau wartawan yang menjalankan fungsi kontrol sosial,” tegas Andi Firgi.
Ia menilai, pernyataan semacam itu menunjukkan kekeliruan mendasar dalam memahami fungsi pers. Dalam sistem demokrasi, tugas pers adalah mengungkap fakta dan menyampaikan informasi, sementara kewajiban pembuktian dan penindakan berada pada aparat penegak hukum. Menggeser beban tersebut kepada jurnalis sama saja dengan membalik fungsi pers dan berpotensi menciptakan efek gentar (chilling effect) terhadap kerja jurnalistik investigatif.
“Yang seharusnya dibawa ke ranah hukum adalah perbuatannya, bukan pemberitaannya. Yang diuji adalah pelaku usahanya, bukan wartawannya. Jika setiap liputan diarahkan ke ancaman hukum, itu bukan kebebasan pers, melainkan intimidasi simbolik,” ujarnya.
Andi Firgi menegaskan bahwa dalam kerangka hukum pers, media hanya dapat dimintai pertanggungjawaban atas produk jurnalistiknya, itupun melalui mekanisme etik seperti hak jawab, hak koreksi, atau pengaduan ke Dewan Pers, sebagaimana diatur dalam Pasal 15 UU Pers.
Di akhir pernyataannya, Andi Firgi juga menyampaikan saran terbuka kepada penulis dan pengelola media online tersebut agar lebih banyak belajar dan memahami Undang-Undang Pers sebelum melontarkan kritik. Menurutnya, kritik dalam dunia pers harus dibangun di atas dasar regulasi dan pemahaman yang matang, bukan asumsi yang keliru.
Ia mengaku prihatin membaca pemberitaan tersebut karena memperlihatkan lemahnya pemahaman terhadap hukum pers. “Jika tulisan seperti itu dibaca oleh para senior pers atau akademisi jurnalistik, besar kemungkinan akan memunculkan senyum reflektif, karena tampak jelas adanya kekeliruan konseptual dalam memahami Undang-Undang Pers,” katanya.
Andi Firgi menegaskan bahwa kritik yang tidak berbasis hukum dan etika justru merugikan dunia pers itu sendiri serta menurunkan kualitas diskursus publik. Ia mengajak seluruh insan media untuk terus belajar, meningkatkan literasi hukum pers, dan menjaga marwah profesi secara kolektif.
“Cukup sekian dari saya. Semoga polemik ini menjadi pelajaran bersama, bukan sekadar perdebatan. Sampai jumpa di ruang diskursus pers yang lebih dewasa dan beradab,” pungkasnya.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Kuasa Hukum Jordan Minta Polres Karimun Segera Tetapkan Tersangka EP dan F Alias Gugun

admin

26 Feb 2026

Karimun, vokalpublika.com – Kuasa hukum korban dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan atas nama Jordan meminta Polres Karimun segera menetapkan tersangka terhadap EP dan F alias Gugun. Permintaan tersebut berkaitan dengan laporan polisi bernomor LP/B/56/XI/2025/SPKT/PolresKarimun/PoldaKepulauanRiau tertanggal 1 November 2025 yang saat ini tengah ditangani oleh penyidik. Kuasa hukum pelapor, Advokat Ronald Reagen Baringbing, S.H dan …

Malam Anugerah ASN Achievements Award, Disdikbud Kota Probolinggo Raih Juara I Tingkat Jatim.

Redaksi

26 Feb 2026

Probolinggo,-Vokalpublika.com,-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Timur. Instansi tersebut meraih Juara I kategori Performance Appraisal Terbaik dalam dalam ajang ASN Achievement Awards Tahun 2025, yang digelar di Surabaya pada hari Selasa 24 februari 2026 malam.Penghargaan itu diberikan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, dan tertuang dalam Piagam …

Ramadan sebagai Momentum Konsolidasi: DPW GHLHI Kepri Gelar Buka Puasa Bersama di Batam

Redaksi

25 Feb 2026

Batam, vokalpublika.com– Dewan Pimpinan Wilayah Gugus Hukum Lingkungan Hidup Indonesia (DPW GHLHI) Kepulauan Riau menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama pada Rabu (25/2/2026) pukul 17.00 WIB hingga selesai, bertempat di Swiss-Belhotel Baloi, Batam. Kegiatan yang mengusung tema silaturahmi dan penguatan sinergi penegakan hukum lingkungan ini dihadiri jajaran pengurus DPW, komunitas lingkungan hidup di Batam, serta Ketua …

Bendahara GHLHI Provinsi Kepri Berbagi Kurma di Beberapa Masjid Nongsa

Redaksi

25 Feb 2026

Batam, vokalpublika.com – GHLHI Provinsi Kepulauan Riau kembali menebar kepedulian di bulan suci Ramadan melalui kegiatan berbagi kurma yang dilaksanakan di beberapa masjid di Nongsa. Kegiatan ini diwakili oleh Bendahara GHLHI Provinsi Kepri, Eko Istiyanto, yang hadir langsung di tengah jamaah. Pembagian kurma dilakukan menjelang waktu berbuka puasa, menyasar jamaah masjid serta masyarakat sekitar. Suasana …

Sinergi TNI dan Dinkes Brebes Perkuat Kesehatan Gigi Siswa Melalui Program TAF di Desa Cikuya

Alwi Assagaf

25 Feb 2026

Brebes, Vokalpublika.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes memperluas cakupan kegiatannya pada sektor kesehatan masyarakat. Selain fokus pada infrastruktur, Satgas TMMD bersinergi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes menggelar pemberian Topikal Aplikasi Flour (TAF) bagi siswa SD Negeri Cikuya 01, Rabu 25 Februari 2026. ​Layanan kesehatan preventif ini dilakukan oleh Terapis …

Wakil Bupati Pemalang Bereaksi Usai Unggahan Menu SD 02 Jrakah Tuai Kritik Pedas di Media Sosial

Alwi Assagaf

24 Feb 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi angin segar bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia, kini justru menuai sorotan tajam. Alih-alih mendapatkan asupan nutrisi yang ideal, kualitas hidangan yang didistribusikan ke sejumlah sekolah di Kabupaten Pemalang dinilai jauh dari ekspektasi dan terkesan dikelola secara asal-asalan. ​Kegaduhan ini bermula dari unggahan akun …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x