Home » Uncategorized » Tuntutan 10 Tahun Dinilai Tak Cukup, Ketua Umum Rumpun Melanesia Bersatu Kepri Minta Hakim Beri Hukuman Maksimal untuk Roslina

Tuntutan 10 Tahun Dinilai Tak Cukup, Ketua Umum Rumpun Melanesia Bersatu Kepri Minta Hakim Beri Hukuman Maksimal untuk Roslina

Redaksi 01 Dec 2025 181

Batam, vokalpublika com — Sidang lanjutan kasus penganiayaan berat terhadap Asisten Rumah Tangga (ART) bernama Intan kembali digelar di Pengadilan Negeri Batam dan memasuki fase penting setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan tuntutan pidana 10 tahun penjara terhadap terdakwa utama, Roslina (53). Kasus penyiksaan yang terjadi di kawasan elit Sukajadi pada Juni 2025 itu menyisakan luka mendalam bagi korban, yang mengalami kekerasan ekstrem seperti dipukuli, dipaksa memakan kotoran anjing, meminum air jomberan, dikurung berhari-hari, serta tidak diberikan gaji selama bekerja. Kuasa hukum korban, Anggelinus SH, menegaskan bahwa pihaknya tetap mengawal kasus ini hingga vonis dijatuhkan.

Advertisement
ADVERTISEMENT
Baca juga:  Kementerian ATR/BPN Peringati Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Membangun Generasi Unggul

Dalam persidangan, Roslina hadir dengan penasihat hukum baru. JPU menilai seluruh rangkaian perbuatan tersebut merupakan kekerasan berlanjut yang memenuhi unsur pelanggaran Pasal 44 ayat (2) UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang PKDRT, Pasal 64 ayat (1) KUHP, dan Pasal 55 ayat (1) KUHP. Seusai tuntutan dibacakan, pengacara terdakwa meminta penundaan sidang selama satu minggu, namun majelis hakim menolak permintaan tersebut dan hanya memberikan waktu hingga Kamis untuk pembacaan pembelaan.

JPU juga membacakan tuntutan terhadap Merline, saudara korban yang turut terlibat karena berada di bawah tekanan Roslina. Ia dituntut 7 tahun penjara. Menanggapi hal ini, Sofyan Abdillah, Ketua Umum Rumpun Melanesia Bersatu Kepri, menyampaikan kekecewaannya atas penundaan sidang dan menegaskan bahwa kasus ini harus memberi pesan tegas bagi siapa pun yang melakukan penyiksaan ekstrem terhadap pekerja rumah tangga.

Baca juga:  Reforma Agraria di Desa Soso: Petani Perempuan Bangkit, Dari Konflik Lahan Menuju Kesejahteraan

“Kami kecewa sidang tuntutan hari ini ditunda sampai hari Kamis. Harapan kami hukuman yang dijatuhkan hakim harus lebih dari 10 tahun, melampaui tuntutan jaksa. Perbuatan ini sudah di luar batas kemanusiaan. Jika nantinya vonis dijatuhkan di bawah 10 tahun, kami tidak akan tinggal diam,” tegas Sofyan Abdillah. Ia juga meminta majelis hakim mempertimbangkan kondisi Merline yang hanya bertindak karena berada di bawah tekanan dan rasa takut terhadap Roslina, sehingga vonis untuknya selayaknya berada di bawah tuntutan jaksa.

Baca juga:  Jansen Sinamo, Bapak Etos Kerja Indonesia, Berpulang

Publik kini menunggu keputusan majelis hakim pada sidang berikutnya, yang akan menjadi penentu arah keadilan bagi Intan sekaligus menjadi indikator komitmen penegakan hukum terhadap kekerasan dalam rumah tangga di Indonesia.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Hari Kesadaran Nasional, Bupati Dairi Tegaskan ASN Harus Jadi Problem Solver di Tengah Keterbatasan Anggaran

Clara T S

17 Jun 2026

DAIRI – vokalpublika.com ADVERTISEMENT Keterbatasan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah tidak boleh menjadi penghalang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sebaliknya, kondisi tersebut harus menjadi pemicu lahirnya inovasi, kreativitas, dan berbagai terobosan dalam menjalankan tugas pemerintahan. Pesan tersebut disampaikan Bupati Dairi, Ir. Vickner Sinaga, dalam amanatnya yang dibacakan Sekretaris Daerah …

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid: Kebijakan yang Berkualitas Berawal dari Kesediaan Mendengar Aspirasi Rakyat

Clara T S

17 Jun 2026

YOGYAKARTA – vokalpublika.comMenteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Nusron Wahid, menegaskan bahwa kritik, masukan, dan aspirasi masyarakat merupakan fondasi penting dalam menciptakan kebijakan publik yang berkualitas dan tepat sasaran. Menurutnya, seorang pejabat publik harus memiliki kesiapan untuk menerima berbagai bentuk kritik sebagai bagian dari proses perbaikan pelayanan kepada masyarakat. ADVERTISEMENT Pernyataan tersebut disampaikan …

Wamen ATR/Waka BPN: Sektor Pertanahan Berperan Strategis Wujudkan Asta Cita Presiden

Clara T S

17 Jun 2026

Jakarta – vokalpublika.comWakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menegaskan bahwa sektor pertanahan memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung pelaksanaan program prioritas nasional yang tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. ADVERTISEMENT Hal tersebut disampaikan Wamen Ossy saat menjadi pembicara dalam kegiatan Akademi Politik yang diselenggarakan …

Bupati Dairi Hadiri Pembukaan MTQ ke-40 Sumut, Wamenag Ajak Jadikan Al-Qur’an Perekat Persatuan Bangsa

Clara T S

17 Jun 2026

Deli Serdang –vokalpublika.comBupati Dairi, Vickner Sinaga, menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Astaka, Kabupaten Deli Serdang, Senin (15/6/2026). ADVERTISEMENT Kegiatan yang menjadi ajang syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Romo Muhammad Syafii, serta dihadiri …

Diduga Pemalsuan Akta Kelahiran Anak Kandung, Seorang Ibu Minta Kepastian Hukum Setelah Hampir 3 Tahun Melapor

budi gautama

16 Jun 2026

Pontianak – Seorang ibu di Kota Pontianak mengaku menjadi korban dugaan pemalsuan data administrasi kependudukan terhadap anak kandungnya. Kasus tersebut telah dilaporkan sejak 10 Agustus 2023, namun hingga kini atau hampir tiga tahun berlalu, belum menunjukkan perkembangan hukum yang signifikan. ADVERTISEMENT Berdasarkan kronologi yang diterima media, peristiwa bermula pada tahun 2013 ketika anak perempuan bernama …

Dedikasi Tanpa Batas Handoko Wibowo: Mengawal Kedaulatan Petani Menuju Perayaan HUT Omah Tani Batang

Alwi Assagaf

15 Jun 2026

BATANG, Vokalpublika.com — Semangat perjuangan reforma agraria dan pembelaan hak-hak petani miskin di Kabupaten Batang terus menyala. Menjelang momentum hari jadi organisasi, rekam jejak dedikasi pendiri sekaligus Kepala Divisi Hukum Omah Tani, Handoko Wibowo, kembali menjadi sorotan publik sebagai simbol konsistensi advokasi wong cilik yang tak kunjung padam meski diadang keterbatasan fisik. ADVERTISEMENT ​Handoko Wibowo, …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x