Home » Berita » Jadi sorotan nasional aktivis desak kejagung usut tuntas kasus dugaan penyimpangan pengunaan anggaran DPR-D Kabupaten Lampung Utara th.2022 senilai 2,8.M Kejari Lampung Utara terkesan mandul.

Jadi sorotan nasional aktivis desak kejagung usut tuntas kasus dugaan penyimpangan pengunaan anggaran DPR-D Kabupaten Lampung Utara th.2022 senilai 2,8.M Kejari Lampung Utara terkesan mandul.

Redaksi 25 Nov 2025 150

Jakarta , vokalpublika.com – aktivis menyoroti kasus dugaan penyimpangan penggunaaan anggaran di DPRD Kabupaten Lampung Utara tahun 2022 senilai Rp2,8 miliar kembal ditelisik oleh Kejati Lampung, dan mendorong Kejagung RI segera proses kasus korupsi Lampung utara.

Terkait kasus dugaan penyimpangan anggaran di DPRD Lampura tahun 2022 itu, beberapa pejabat di Sekretariat Dewan sejak tahun 2023 silam telah beberapa kali dimintai keterangan oleh penyidik Kejati Lampung. Namun, proses kelanjutannya sempat “di-peti-es-kan”. Baru pada awal November 2025, penelisikan skandal dugaan tipikor yang ditengarai melibatkan beberapa wakil rakyat Lampura tersebut kembali ditelisi

Pun Romli yang sejak Januari hingga Agustus 2022 menjadi Ketua DPRD Lampura dan penerusnya, Wansori, yang menjabat Ketua DPRD sejak Agustus hingga Desember 2022. Ketiganya memilih tutup mulut saat dimintai tanggapan terkait perkara dugaan tipikor tersebut.

Diketahui, saat ini Alamysah memegang jabatan Asisten 2 Pemkab Lampura, Romli kini Wakil Bupati Lampura, dan Wansori terpilih kembali menjadi anggota DPRD Lampura merangkap Ketua DPC Partai Demokrat setempat.

Menurut penelusuran inilampung.com, ketiga tokoh tersebut merupakan pihak yang paling bertanggungjawab atas terjadinya kasus penyimpangan realisasi anggaran di DPRD Lampura tahun 2022 silam.

Baca juga:  Eksklusif: AMDK Berseri Dibongkar, Ketua DPD APPI Kaur Layangkan Kritik Keras ke Pemerintah

Diberitakan sebelumnya, ternyata Kejati Lampung sampai saat ini masih menelisik kasus di DPRD Lampura tahun 2022 silam Drs. Alamysah, MM, yang pada tahun 2022 menjabat Sekretaris Dewan (Sekwan)

Mengacu pada LHP BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung Atas LKPD Kabupaten Lampung Utara Tahun 2022  Nomor: 30B/LHP/XVIII.BLP/05/2023 tanggal 16 Mei 2023, terdapat permasalahan realisasi belanja barang dan jasa pada Sekretariat DPRD tidak sesuai ketentuan sebesar Rp2.879.354.920.

Dari temuan penyimpangan penggunaan anggaran tersebut, senilai Rp618.040.000 terdiri dari perjalanan dinas dalam daerah sebesar Rp18.600.000, dan biaya pendukung lainnya sebanyak Rp599.440.000.

Porkab Lampura Putus Kevakuman 25 Tahun
Mantan Sekwan dan Pimpinan DPRD Lampura Tutup Mulut Pemkab Lampura Digerogoti dari Dalam: Modus Bayar Honor, Kelebihan Rp957 Jutaan. Skandal dugaan penyimpangan realisasi anggaran Rp2.879.354.920 itu -menurut data BPK-  melibatkan empat pimpinan dan 40 anggota DPRD Lampura.

Atas adanya temuan tersebut, BPK merekomendasikan kepada Bupati Lampura agar memerintahkan Sekretaris DPRD untuk memproses indikasi kerugian daerah sebesar Rp2.021.104.920 sesuai dengan ketentuan kepada pihak-pihak terkait dan menyetor ke kas daerah, yang antara lain termasuk belanja kegiatan reses senilai Rp82.384.835. Namun, sampai dengan semester II tahun 2023, Sekretaris DPRD Lampura belum menindaklanjuti rekomendasi BPK tersebut.

Baca juga:  Bukti Konsistensi Kinerja Buchori, Pekon Trimulyo Raih Penghargaan

Karena persoalan dugaan penyimpangan anggaran senilai Rp2 miliar lebih itu dianggap remeh, akhirnya Kejati Lampung melakukan penyelidikan. Dan kini, setelah tiga tahun berlalu, kasus dugaan tipikor di DPRD Lampura tahun 2022 itu kembali ditilisik.

Sumber inilampung.com di Kejati Lampung, Jum’at (14/11/2025) siang, mengisyaratkan kasus DPRD Lampura kembali diseriusi

Melihat daripada persoalan kasus itu aspan selaku aktivis nasional menegaskan bahwasanya kasus tersebut tidak ditangani dengan serius kepada pihak yg menangani yaitu Kejati Lampung, terkesan seperti mandul apa jangan jangan sudah ada kongkalikong.

Aspan menegaskan Kami tidak akan diam ini bukan sekadar persoalan anggaran atau dokumen, namun ini tentang menjaga integritas penegak hukum serta harkat martabat warga kotabumi Lampung Utara jangan main main, tegasnya.

Baca juga:  Proyek Infrastruktur Anggaran Bantuan Keuangan Khusus Pemerintah Kabupaten Pemalang di Desa Ujunggede Terindikasi Buat Bancakan, Dikerjakan Asal!

Maka dari itu kami menuntut :

1.Mendesak Kejagung RI untuk segera usut tuntas penyimpangan pengguna anggaran DPR-D kabupaten Lampung Utara tahun 2022 senilai 2,8 M.

2.Mendesak Kejagung RI untuk periksa Kejari Lampung Utara, karena kami menduga ada kongkalingkong antara Romli wabup lampung Utara dan wansori anggota DPRD serta Alamsyah asisten II.

3.Mendesak kejagung RI untuk segera selidiki seluruh kasus yang ada di Kab.Lampung Utara tanpa pandang bulu.

Maka dari itu kami melakukan demonstrasi besar-besaran di depan kejagung RI sampai suara dan aspirasi kami di dengar dan di jalankan, kami tidak akan membiarkan jika hukum di permainkan dan di perkosa secara terang terangan.

Hukum tidak boleh tunduk pada kekuasaan, Keadilan harus ditegakkan tanpa pandang bulu, bahkan terhadap pejabat di republik ini sekalipun,. tutup aspan.
Vokalpublika com(Joni Irawan)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Soroti Warung Remang dan Miras Ilegal, Heru Kundhimiarso: Satpol PP Jangan Setengah Hati

Alwi Assagaf

07 May 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Praktik prostitusi berkedok warung remang-remang di Kabupaten Pemalang memicu kritik keras dari legislatif. Anggota DPRD Pemalang, Heru Kundhimiarso, menilai Pemerintah Daerah dan Aparat Penegak Hukum (APH) terkesan melakukan pembiaran terhadap aktivitas yang merusak moral masyarakat tersebut. ​Kundhi menyoroti kawasan utara Terminal Pemalang yang hingga kini masih menjadi titik utama praktik prostitusi. Menurutnya, …

Wamen Ossy Tegaskan Tiga Dukungan Strategis ATR/BPN untuk Percepatan Infrastruktur Pantura Jawa Terpadu

Clara T S

07 May 2026

JAKARTA//vokalpublika.com Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional, Ossy Dermawan, menegaskan komitmen Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional dalam mendukung percepatan pembangunan Infrastruktur Perlindungan Pesisir Pantai Utara (Pantura) Jawa Terpadu. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Kick Off Meeting Infrastruktur Perlindungan Pesisir Pantura Jawa Terpadu yang berlangsung di Kementerian Kelautan dan Perikanan, …

Apel Pagi Jadi Momentum Penguatan Disiplin dan Semangat Pelayanan di Kantor Pertanahan Dairi

Clara T S

07 May 2026

DAIRI//vokalpublika.com Kantor Pertanahan Kabupaten Dairi melaksanakan kegiatan apel pagi yang diikuti seluruh jajaran pegawai sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan disiplin, integritas, serta semangat kerja guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kegiatan apel pagi berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh semangat. Selain menjadi sarana memperkuat koordinasi internal dan kedisiplinan pegawai, apel pagi juga dimanfaatkan sebagai momentum …

Sambungan Pipa Air Baku Tahap II Jadi Pencapaian Strategis Perumda Lae Nciho Layani Ribuan Rumah di Dairi

Clara T S

07 May 2026

DAIRI//vokalpublika.comUpaya peningkatan layanan air bersih di Kabupaten Dairi kembali menunjukkan progres positif. Melalui pembangunan jaringan pipa transmisi air baku Sidikalang–Siempat Nempu Hulu Tahap II Tahun Anggaran 2026, Perumda Air Minum Lae Nciho bersama Pemerintah Kabupaten Dairi terus memperkuat komitmen menghadirkan akses air bersih yang merata dan berkelanjutan bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi …

Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala, menerima kunjungan dan audiensi Pengurus Daerah (PD) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kabupaten Dairi

Clara T S

07 May 2026

Dairi/vokalpublika.com Ketua Umum KAMMI Kabupaten Dairi, Masnita Bancin, yang hadir bersama jajaran pengurus mengatakan maksud dan tujuan melakukan audiensi adalah untuk bersilaturahmi sekaligus menjajaki kolaborasi atau kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Dairi. Audiensi ini berlangsung pada hari Rabu (6/5/26) di Ruang Kerja Wakil Bupati Dairi. Ia menyampaikan aspirasi agar Pesta Njuah-njuah mendapat perhatian besar dari …

​Efektivitas Razia Dipertanyakan: Bisnis Prostitusi di Sekitar Terminal Pemalang dan Jalur Pantura Diduga Masih Eksis

Alwi Assagaf

06 May 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Meski sering menjadi sasaran razia, praktik prostitusi terselubung di kawasan Terminal Induk Pemalang dan sepanjang Jalur Lingkar Pantura diduga kuat masih marak beroperasi. Sejumlah warung remang-remang yang secara formal menjual kopi dan minuman, ditengarai menyediakan jasa layanan seksual. ​Berdasarkan penelusuran di lapangan, aktivitas di kawasan tersebut biasanya mulai ramai menjelang tengah malam. …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x