Home » Berita » Menjelang Festival PETIRA, Semangat Persatuan Pesilat Tradisi Menggema di Museum Satria Mandala

Menjelang Festival PETIRA, Semangat Persatuan Pesilat Tradisi Menggema di Museum Satria Mandala

Redaksi 10 Nov 2025 184

Jakarta, vokalpublika.com — Riuh persiapan terdengar di Ruang Rapat Museum Satria Mandala, Jakarta Selatan, Minggu (9/11/2025). Satu per satu anggota panitia Festival Pencak Silat Tradisi se–Jabodetabek (Piala Menteri Kebudayaan Republik Indonesia) duduk mengelilingi meja panjang, menuntaskan pembahasan terakhir sebelum perhelatan akbar digelar pada 15–16 November 2025.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Kegiatan yang diinisiasi oleh Pesilat Tradisi Indonesia Raya (PETIRA) ini bukan sekadar agenda pertandingan, tetapi wujud nyata dari komitmen pelestarian budaya bangsa. Di tengah derasnya arus modernisasi, Pencak Silat masih menjadi bahasa persaudaraan yang menyatukan berbagai daerah dan aliran.

Dipimpin oleh Ketua Panitia Refly Cahyadi (Tephy Condet), rapat tersebut dihadiri oleh jajaran pembina dan seluruh bidang kerja, termasuk Sekretaris Panitia Narwan Riyadi, Pembina II Syarif Hidayatulloh, dan Letkol AU Adm. Dr. Saparudin Barus, S.T., M.M., yang juga menjabat sebagai Kepala Museum Satria Mandala sekaligus Pembina Tim Perencana Festival.

Suasana rapat berlangsung serius namun hangat. Berbagai hal teknis disorot, mulai dari kesiapan panggung utama, pengaturan arus tamu, hingga tata urutan penyambutan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia.
Dalam arahannya, Letkol Saparudin Barus mengingatkan agar penyelenggaraan festival tidak hanya berfokus pada pertunjukan, tetapi juga nilai-nilai budaya yang dikandung di dalamnya.

Baca juga:  Parosil Mabsus Harap Astama Boutique Dukung Wisata dan Ekonomi Lokal.

“Pencak Silat adalah napas kebudayaan kita. Gotong royong, kedisiplinan, dan rasa hormat harus hadir di setiap gerak dan langkah selama acara berlangsung,” pesannya.

Ketua Panitia Refly Cahyadi menegaskan bahwa seluruh panitia telah bekerja maksimal untuk memastikan festival berjalan lancar.

“Kami ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya berisi kompetisi, tetapi juga sarat dengan pesan moral dan nilai-nilai luhur budaya bangsa. Semua bergerak dengan semangat persaudaraan,” ujarnya.

Sementara itu, Syarif Hidayatulloh, selaku Pembina II, menekankan bahwa festival ini sejatinya adalah wadah untuk mempertemukan keragaman dalam harmoni.

“Pencak Silat mengajarkan kita tentang keseimbangan — antara kekuatan dan kebijaksanaan, antara perbedaan dan persatuan. Di sinilah semangat Bhinneka Tunggal Ika benar-benar hidup,” ungkapnya.

Baca juga:  Kapolres Aceh Tengah Bersama Personel Turun Langsung Kelokasi Banjir dan Longsor

Sekretaris Panitia Narwan Riyadi menambahkan, disiplin dan koordinasi menjadi faktor penentu kesuksesan kegiatan ini.

“Setiap bidang punya peran penting. Jika semua bergerak dengan satu niat dan satu arah, insyaallah festival ini akan meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat,” tuturnya.

Tahun ini, sebanyak 48 perguruan dan sanggar Pencak Silat tradisi telah menyatakan kesiapannya untuk tampil. Nama-nama besar seperti PPS Macan Siliwangi, PPS Garuda Saka, PPS Kilat Buana, PPS Cempaka Putih, hingga Sang Maung Bodas dari Sukabumi dan Paguron Cirahab dari Banten akan ikut ambil bagian.

Keterlibatan puluhan perguruan dari berbagai daerah ini menjadi bukti bahwa warisan budaya bangsa masih hidup dan terus tumbuh di hati masyarakat. Bukan sekadar ajang tanding, melainkan perayaan atas keragaman budaya yang memperkaya Nusantara.

Selain pertandingan, festival ini juga menghadirkan bazar UMKM budaya yang diikuti para pelaku usaha kecil. Produk berbasis kearifan lokal — mulai dari kuliner, busana silat, hingga kerajinan etnik — akan ditampilkan untuk memperkuat sinergi antara pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Baca juga:  Polres Humbahas Laksanakan Latihan Dalmas

Kegiatan ini juga didukung oleh program Jakpreneur, yang membuka ruang kolaborasi antara pelaku seni dan pengusaha lokal.

Dalam penutup rapat, Letkol Saparudin Barus menyampaikan harapan agar festival ini bisa menjadi kegiatan tahunan berskala nasional.

“Pencak Silat adalah cerminan karakter bangsa — sopan, kuat, dan berjiwa ksatria. Melalui ajang ini, kita meneguhkan kembali kebanggaan sebagai bangsa yang memiliki akar budaya luar biasa,” ucapnya.
Senada, PETIRA berharap festival ini menjadi momentum kebangkitan seni bela diri tradisional di tengah masyarakat urban.

Dengan semangat persatuan, kerja sama panitia, dan dukungan berbagai pihak, Festival Pencak Silat Tradisi se–Jabodetabek siap menjadi panggung kebudayaan yang meneguhkan kembali makna Bhinneka Tunggal Ika di tengah modernitas.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Kondisi Kerusakan Jalan Jambatan Layang, Cukup Memprihatinkan, Kendaraan Betonase Berat, Disarankan Tidak Melewatinya

Redaksi

23 Jun 2026

Karimun, Kuba vokalpublika.com Kondisi Jalan Jambatan Layang Kecamatan Kundur Barat Kabupaten Karimun Provinsi Kepri saat ini sudah mulai memprihatinkan, lubang serta tanah penutup pondasi jambatan yang berupa batang kelapa sudah mulai menyusut dan memperlihatkan batang-batang kelapa yang menjadi penopang ketahanan jambatan. ADVERTISEMENT Sebenarnya jalan jambatan layang, menurut informasi yang beredar, merupakan jalan dari jambatan lama …

Diterpa Pemberitaan Miring, BPJN Kalbar Tegaskan Proyek Jalan Sei Pinyuh–Sebadu Rp17,3 Miliar Sesuai Kajian Teknis”

Redaksi

23 Jun 2026

Pontianak, vokalpublika.com– Munculnya berbagai sorotan dan pemberitaan yang mempertanyakan proyek peninggian Jalan Nasional Ruas Sei Pinyuh–Sebadu, Kabupaten Mempawah, senilai Rp17,3 miliar mendapat tanggapan resmi dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat. ADVERTISEMENT BPJN Kalbar menegaskan bahwa proyek tersebut bukan pekerjaan pengaspalan biasa sebagaimana dipersepsikan sebagian pihak, melainkan pekerjaan rekonstruksi dan peninggian badan jalan yang …

Ratusan Jamaah Padati Pengajian Akbar Peringatan Tahun Baru Islam di Pemalang, Penampilan Tari Sufi dan Hadroh Modern Pukau Undangan

Alwi Assagaf

23 Jun 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Suasana khidmat sekaligus meriah menyelimuti Posko Paguyuban Amal Bakti Cibelok, Desa Cibelok, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang. ADVERTISEMENT Ratusan jamaah bersama segenap tamu undangan tampak mulai memadati lokasi acara sejak petang untuk menghadiri “Pengajian Akbar dalam rangka Memperingati Tahun Baru Islam 1448 H dan Santunan Anak Yatim”. ​Berdasarkan pantauan awak media di lokasi …

Bhayangkara Expo 2026 Polres Pemalang: Pusat Belanja UMKM dan Panggung Kreativitas Terbesar Tahun Ini! 26 Juni – 3 Juli

Alwi Assagaf

23 Jun 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor (Polres) Pemalang resmi menyelenggarakan agenda tahunan bertajuk Bhayangkara Expo 2026. Berdasarkan informasi resmi yang dirilis melalui visual utama (Instagram Polres Pemalang), rangkaian acara ini akan berlangsung selama delapan hari, mulai tanggal 26 Juni hingga 3 Juli 2026. ADVERTISEMENT ​Festival dan pameran publik ini dipusatkan …

Kawal Transparansi Anggaran, Camat Ulujami Monitoring dan Evaluasi Dana Desa Tahap I

Alwi Assagaf

23 Jun 2026

PEMALANG, Vokalpubkika.com – Dalam upaya mewujudkan tata kelola keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran, Tim Pembina Teknis Pemerintahan Desa (PTPD) Kecamatan Ulujami melaksanakan monitoring dan evaluasi (Monev) secara intensif. Kegiatan yang berfokus pada peninjauan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahap 1 Tahun Anggaran 2026 ini dipimpin langsung oleh Camat Ulujami …

Nakhoda Baru Kodim 0711/Pemalang, Pemkab dan TNI Komitmen Perkuat Kolaborasi Pembangunan

Alwi Assagaf

23 Jun 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Pemerintah Kabupaten Pemalang menggelar acara pisah sambut Komandan Kodim (Dandim) 0711/Pemalang di Pendopo Kabupaten, Senin (22/6/2026) malam. ADVERTISEMENT Momentum ini menandai estafet kepemimpinan resmi dari Letkol Inf. Muhammad Arif, S.Hub.Int. kepada Letkol Inf. Edy Wibowo, S.Sos.​Acara yang berlangsung khidmat dan penuh keakraban tersebut dihadiri oleh Bupati Pemalang Anom Widyantoro, SE., MM., Wakil …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x