Home » Berita » Wawancara Khusus Direktur The Sawerigading Institute Soroti Risiko Pembangunan Smelter di Luwu Timur

Wawancara Khusus Direktur The Sawerigading Institute Soroti Risiko Pembangunan Smelter di Luwu Timur

Redaksi 10 Nov 2025 126

Luwu timur, vokalpublika.com– Optimisme terhadap proyek hilirisasi nikel di Kabupaten Luwu Timur disambut dengan peringatan keras terkait potensi risiko ekologis dan sosial jika perencanaan awal tidak matang.

Direktur The Sawerigading Institute, Asri Tadda, menegaskan bahwa pembangunan kawasan industri smelter nikel harus dimulai dengan cara yang benar, bukan sekadar formalitas atau demi mengejar target investasi.

“Hilirisasi adalah langkah penting, tetapi jika dilakukan secara terburu-buru tanpa kesiapan tata ruang, infrastruktur, dan perlindungan lingkungan, maka yang tercipta hanyalah ilusi kemajuan,” tegas Asri Tadda.

Dalam rilis opininya, Asri menyoroti bahwa banyak kawasan industri nikel di Indonesia berujung pada masalah serius akibat lemahnya tata kelola regulatif dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Ia menilai pemerintah daerah harus belajar dari berbagai kasus serupa di Sulawesi Tenggara dan Maluku Utara, di mana kerusakan lingkungan dan konflik sosial menjadi konsekuensi pembangunan yang tak terkendali.

Baca juga:  Aksi Sejuta Buruh Dilakukan di Jalan Merdeka Selatan, Buruh Siap Berperang Ke Palestina

Asri menekankan dua aspek krusial yang kerap diabaikan: kepatuhan terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan proses AMDAL yang sah, terbuka, dan komprehensif.

“Pembangunan kawasan industri di luar RTRW, apalagi di atas lahan produktif atau daerah resapan air, mungkin legal secara politik, tapi ilegal secara administratif dan ekologis,” ujarnya.

Smelter nikel diketahui memiliki potensi besar menyebabkan polusi udara, pencemaran air tanah, dan kontaminasi logam berat. Menurut Asri, tanpa kajian lingkungan yang mendalam, wilayah Luwu Timur—terutama kawasan Lampia di sekitar Teluk Bone dan aliran Sungai Malili—berisiko menghadapi bencana ekologis serius.

Baca juga:  Polda Jatim Berhasil Ungkap 1.757 Kasus Narkoba dan Sita Aset Rp 30,1 Miliar dari Jaringan TPPU

Selain risiko lingkungan, konflik sosial juga menjadi ancaman nyata. Banyak proyek serupa di daerah lain memicu penolakan warga, sengketa lahan, hingga aksi blokade, karena masyarakat tidak dilibatkan dalam tahap perencanaan.

“Konsultasi publik dalam proses AMDAL bukan formalitas. Itu adalah kewajiban hukum sekaligus wujud keadilan lingkungan,” tegasnya.

Ia menambahkan, kawasan industri yang tidak memiliki legitimasi sosial akan sulit bertahan dalam jangka panjang, meski didukung oleh investor besar sekalipun.

Luwu Timur sebenarnya memiliki modal dasar yang kuat—sumber daya mineral melimpah, pelabuhan laut dalam, serta tenaga kerja potensial. Namun Asri mengingatkan, justru karena potensi besar itulah, setiap langkah pembangunan harus dilakukan secara benar dan transparan.

“Kajian AMDAL harus terbuka, izin lokasi wajib sesuai RTRW, dan pengawasan publik mesti diperkuat,” tandasnya.

Asri Tadda menutup dengan pesan reflektif: pembangunan smelter nikel bukan hanya soal pertumbuhan ekonomi, tetapi juga masa depan lingkungan dan keberlanjutan sosial.

“Luwu Timur bisa menjadi model hilirisasi yang benar—bukan sekadar cepat membangun, tapi tepat arah dan berkelanjutan. Jangan sampai menjadi contoh buruk di mana masyarakat lokal menanggung beban sosial dan kesehatan dari kemajuan yang semu.”

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Tags :
Related post
Kampanye Kreatif Oleh Babinsa Koramil Comal Kodim Pemalang: Sosialisasi Penerimaan CABA CATA PK Gel. I TA 2026 di SMK Nusantara

Alwi Assagaf

13 Jan 2026

Pemalang – Dalam rangka memberikan sosialisasi serta menumbuhkan minat generasi muda untuk mengabdi kepada bangsa dan negara melalui Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), Babinsa Koramil 04/Comal Kodim 0711/Pemalang melaksanakan kampanye kreatif penerimaan Calon Bintara (CABA) dan Calon Tamtama Prajurit Karier (CATA PK) Gelombang I Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di SMK Nusantara …

Mengejutkan! Pohon Besar di Jalan KH. Ahmad Dahlan Tumbang Pada Malam Hari, Minim Penerangan

Alwi Assagaf

13 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Sebuah pohon beserta ranting terlihat tumbang dan berada di area tengah Jalan KH Ahmad Dahlan, Kabupaten Pemalang, pada malam hari. Senin (12/1/2026). Informasi mengenai peristiwa tersebut diketahui dari unggahan foto salah satu pengguna media sosial yang beredar di ruang digital. Dalam foto yang diunggah, tampak batang dan ranting pohon berada di badan …

Jalan Rusak Masih Jadi Momok Bagi Warga Pemalang: Selain Banyak Lobang, Saat Hujan Ancam Keselamatan

Alwi Assagaf

12 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Sebuah video yang beredar di media sosial menyoroti kondisi jalan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab), di Desa Tambakrejo, Kabupaten Pemalang. Dalam unggahan vidio tersebut, pada Senin (12/1/2026), kondisi jalan tampak rusak parah dan dipenuhi lubang, sehingga menyita perhatian masyarakat. Video berdurasi 2 menit 18 detik itu memperlihatkan badan jalan yang mengalami kerusakan di …

Dukung Program Nasional, Koramil 12/Watukumpul Kodim 0711/Pemalang Turun Langsung Lakukan Pendampingan Penyiapan Lahan KDKMP

Alwi Assagaf

12 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Dalam rangka mendukung program nasional penguatan ekonomi desa, Koramil 12/Watukumpul Kodim 0711/Pemalang Korem 071/Wijayakusuma melaksanakan pendampingan kegiatan Pembukaan Penyiapan Lahan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang bertempat di Desa Jojogan, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang. Senin (12/01/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Danramil 12/Watukumpul Kapten Inf Mulyo Hartono, didampingi Babinsa Desa Jojogan Serka …

Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Akibatkan Dua Rumah Warga Tambakrejo – Pemalang Rusak

Alwi Assagaf

12 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kabupaten Pemalang pada Jumat sore, (9/1/2026). Dampak peristiwa tersebut menyebabkan dua rumah warga di Dukuh Sumberharjo, RT 03 RW 07, Desa Tambakrejo, Kecamatan Pemalang, mengalami kerusakan bagian atap dan bangunan. Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Pemalang, kejadian …

Jalan Desa Kalisaleh – Belik Pemalang Rusak Bertahun-tahun! Minim Penerangan, Warga Dihimbau Hati-hati

Alwi Assagaf

12 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Kondisi jalan Desa Kalisaleh, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, memerlukan perhatian serius. Sejumlah titik jalan mengalami kerusakan parah dan berlubang, sementara fasilitas penerangan jalan masih sangat minim. Kerusakan ini telah berlangsung bertahun-tahun, sehingga menimbulkan kesulitan bagi warga dan pengendara yang melewati jalan tersebut. Informasi mengenai kondisi jalan ini muncul melalui video unggahan salah …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x