Home » Berita » Seorang Pelajar SMP di Pemalang Dibacok Gerombolan Geng Motor, Begini Kronologinya

Seorang Pelajar SMP di Pemalang Dibacok Gerombolan Geng Motor, Begini Kronologinya

Alwi Assagaf 04 Nov 2025 670

Pemalang, Vokalpublika.com – sebuah daerah yang selama ini dikenal dengan keramahan penduduknya, keindahan alamnya, serta ketenangan dan kedamaiannya, kini harus kembali menghadapi kenyataan pahit dengan maraknya aksi kekerasan yang diduga dilakukan oleh kelompok geng motor. Insiden terbaru menimpa seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP), yang menjadi korban pembacokan brutal di Jalan Danasari, sebuah ruas jalan yang menghubungkan pusat kota dengan Terminal Induk Pemalang, yang merupakan salah satu jalur utama yang sering dilalui oleh masyarakat. Peristiwa tragis yang terjadi pada Senin, 3 November 2025, sekitar pukul 18.00 WIB ini, tidak hanya menimbulkan luka fisik bagi korban, tetapi juga meninggalkan trauma mendalam bagi keluarga, teman-teman, dan seluruh masyarakat Pemalang, serta mengancam rasa aman dan nyaman yang selama ini mereka rasakan.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Korban diketahui berinisial DLR, seorang siswa kelas 9 yang tengah menempuh pendidikan di SMP PGRI 3 Taman, sebuah sekolah yang terletak tidak jauh dari lokasi kejadian, dan dikenal sebagai salah satu sekolah yang memiliki reputasi baik di Kabupaten Pemalang. DLR dikenal oleh teman-temannya sebagai sosok yang ceria, ramah, dan mudah bergaul. Ia juga dikenal sebagai siswa yang berprestasi di sekolah, serta aktif dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Namun, di balik semua itu, DLR harus menjadi korban keganasan kelompok geng motor yang semakin meresahkan masyarakat Pemalang, dan merenggut masa depannya yang cerah.

Baca juga:  ​Warga Omah Tani Gelar Tahlilan, Desak Polisi Usut Tuntas Kematian ART Asal Batang di Benhil

Menurut keterangan yang berhasil dikumpulkan dari seorang teman korban yang menjadi saksi mata, DLR saat itu sedang berboncengan mengendarai sepeda motor di Jalan Danasari. Mereka berencana untuk pergi ke sebuah warung makan yang terletak tidak jauh dari rumah korban, untuk membeli makanan ringan dan minuman setelah seharian belajar di sekolah. Namun, takdir berkata lain, di tengah perjalanan, mereka dihadang oleh sekelompok pengendara motor yang jumlahnya diperkirakan mencapai belasan orang, dan diduga kuat merupakan anggota geng motor yang sering melakukan aksi kriminalitas di wilayah Pemalang.

Para pelaku yang diduga kuat merupakan anggota geng motor tersebut, langsung melakukan penyerangan terhadap DLR dan temannya. Tanpa memberikan kesempatan untuk membela diri, para pelaku dengan beringas mengayunkan senjata tajam ke arah korban. Akibat serangan yang mendadak dan membabi buta tersebut, DLR mengalami luka-luka serius di beberapa bagian tubuhnya, termasuk luka bacok yang cukup dalam di bagian lengan dan punggung. Sementara temannya, meskipun tidak mengalami luka fisik, mengalami trauma psikologis yang mendalam akibat menyaksikan peristiwa mengerikan tersebut, dan hingga saat ini masih belum berani keluar rumah karena merasa takut dan khawatir.

Warga sekitar yang mendengar teriakan minta tolong segera berdatangan ke lokasi kejadian dan memberikan pertolongan pertama kepada DLR. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat dengan menggunakan mobil patroli polisi yang kebetulan melintas di lokasi kejadian. Sesampainya di rumah sakit, DLR langsung mendapatkan penanganan medis intensif dari tim dokter dan perawat yang профессионал. Namun, hingga saat ini, kondisi DLR masih belum stabil dan membutuhkan perawatan yang lebih intensif, serta dukungan moral dari keluarga dan teman-temannya.

Baca juga:  Wakil Bupati Pemalang Resmi Buka TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 Kodim Pemalang di Desa Sukorejo

Pihak kepolisian yang tiba di lokasi kejadian segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti yang ada, serta melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian. Beberapa saksi mata juga dimintai keterangan untuk membantu mengungkap identitas para pelaku dan motif di balik aksi keji tersebut. Namun, hingga saat ini, pihak kepolisian belum berhasil menangkap satu pun pelaku yang terlibat dalam aksi pembacokan tersebut, dan masih terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

Insiden tragis ini tidak hanya menyisakan duka dan keprihatinan, tetapi juga memicu gelombang kemarahan dan kekecewaan di kalangan masyarakat Pemalang. Berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, aktivis sosial, hingga organisasi kepemudaan, mengecam keras aksi kebrutalan yang dilakukan oleh kelompok geng motor tersebut. Mereka menuntut agar aparat penegak hukum (APH) bertindak cepat, tegas, dan profesional dalam menangani kasus ini, serta memberikan hukuman yang setimpal kepada para pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku, agar memberikan efek jera bagi para pelaku dan mencegah terjadinya kejadian serupa di masa mendatang.

Baca juga:  H.M.Muslih dikukuhkan sebagai Ketua DPW Gapembi Provinsi Lampung

Ormas 234 Solidarity Community (SC) Pemalang, sebagai salah satu organisasi masyarakat yang aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan, turut angkat bicara terkait insiden ini. Ketua Ormas 234 SC Pemalang, Yogo Darminto SH, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kejadian yang menimpa DLR. Ia juga mengecam keras tindakan biadab yang dilakukan oleh kelompok geng motor tersebut, yang dinilai telah merusak kedamaian dan ketertiban di Kabupaten Pemalang, serta menciptakan rasa takut dan tidak aman di kalangan masyarakat, dan mengancam masa depan generasi muda Pemalang.

“Kami sangat berduka atas kejadian yang menimpa saudara kita, DLR. Kami mengutuk keras tindakan keji yang dilakukan oleh kelompok geng motor tersebut. Mereka telah merusak kedamaian dan ketertiban di Kabupaten Pemalang, serta menciptakan rasa takut dan tidak aman di kalangan masyarakat Kabupaten Pemalang.***

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
AWPB Bongkar dan Tuntut Transparansi Anggaran Publikasi, Komisi A DPRD Pemalang Minta Diskominfo Buka Data

Alwi Assagaf

24 Jul 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Rapat dengar pendapat di Komisi A DPRD Kabupaten Pemalang berlangsung hangat pada Jumat lalu. Aliansi Wartawan Pantura Bersatu (AWPB) mempertanyakan transparansi pengelolaan anggaran publikasi dan kemitraan media oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pemalang, Jumat 24 Juli 2026. ADVERTISEMENT ​AWPB menilai pola kemitraan Diskominfo belum mencerminkan kepatuhan terhadap prinsip keterbukaan dan …

Resmi Pimpin Perumda Tirta Mulia 2026–2031, Budi Harsudiono Dibayangi Evaluasi Ketat dan Target Direksi

Alwi Assagaf

24 Jul 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Pemerintah Kabupaten Pemalang resmi melantik Budi Harsudiono Seto Aji sebagai Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Mulia periode 2026–2031 di Gedung Sasana Bhakti Praja, Jumat (24/7/2026). ADVERTISEMENT ​Pelantikan yang dihadiri Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Sekda Bagus Sutopo, jajaran OPD, Dewan Pengawas, serta jajaran direksi BUMD se-Kabupaten Pemalang ini menjadi …

Semangat Perjuangan Membara dari Prajurit TNI AD menjadi Advokat, Rikha Permatasari Menjawab Ancaman, Tekanan, Intimidasi hingga Fitnah Keji dengan Melanjutkan Pendidikan secara Akademik Jenjang S3 Doktor Hukum

Redaksi

24 Jul 2026

Vokalpublika.com – Surabaya, 24 Juli 2026 – Perjalanan hidup seseorang sering kali ditempa bukan oleh kenyamanan, melainkan oleh berbagai ujian yang menguji keteguhan prinsip. Hal tersebut tergambar dalam perjalanan Advokat Rikha Permatasari, S.H., M.H., C.Med., C.LO., C.PIM., seorang Purnawirawan Prajurit Wanita TNI Angkatan Darat yang kini mengabdikan dirinya sebagai advokat dan konsultan hukum. Berdasarkan curriculum …

Saksi Buka Suara Dugaan Tumbal Hukum Kasus Galian C Ilegal yang Libatkan Owner Showroom Mobil K-Cunk Motor
470

Redaksi

24 Jul 2026

Vokalpublika.com – TULUNGAGUNG – Babak baru mulai terkait kasus tambang ilegal yang melibatkan Owner Showroom mobil K-Chunk Motor Suryono. ADVERTISEMENT Sutarji alias Cipeng warga Desa Nglampir, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung memberi keterangan sebagai saksi didampingi Kantor Hukum Yustitia Indonesia (KHYI) Malang. Presiden Direktur Dwi Indro Tito Cahyono alias Tito, di Polres, jum’at (24/7/2026). Presiden Direktur …

GML GELAR JUMAT BERKAH DI TIGA TITIK KELURAHAN TANJUNG SENANG, TEBARKAN SEMANGAT BERBAGI DAN KEPEDULIAN SOSIAL

Redaksi

24 Jul 2026

Vokalpublika.com – Lampung Utara – Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial dan mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat, GML kembali melaksanakan kegiatan Jumat Berkah pada Jumat (24/07/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di tiga titik yang berada di Kelurahan Tanjung Senang dengan membagikan bantuan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. ADVERTISEMENT Kegiatan Jumat Berkah merupakan salah satu program …

Jabatan Bukan Tameng Hukum: Aliansi Masyarakat Jateng Desak Penegakan Keadilan Tanpa Pandang Bulu

Alwi Assagaf

24 Jul 2026

Semarang, Vokalpublika.com – 24 Juli 2026, Aksi damai yang digelar oleh Aliansi Masyarakat Jawa Tengah Bersatu Tolak Korupsi berlangsung tertib dan khidmat di halaman depan Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Kota Semarang. Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai pukul 10.30 WIB, dan ditutup dengan momen menyentuh berupa penyanyian Lagu Indonesia Raya …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x