Home » Berita » Modus Penggerebekan Mengaku dari BNN Berujung Perampokan Dan Pemerasan 300 Juta.

Modus Penggerebekan Mengaku dari BNN Berujung Perampokan Dan Pemerasan 300 Juta.

Redaksi 03 Nov 2025 205

Batam, vokalpublika.com – Modus Penggerebekan Mengaku dari BNN Berujung Perampokan
dan Pemerasan sehingga korban mengalami kerugian 300 Juta Rupiah. Istri Alami Trauma Berat, Korban Katakan kepada awak media Pelaku Terdiri dari 7 Oknum Polisi Militer (PM) dan 1 Anggota Perwira Polda Kepri.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Kejadian mengejutkan menimpa seorang pria berinisial BJ, warga Botania 1 Batam Centre Kota Batam. Ia mengaku menjadi korban perampokan berkedok penggerebekan narkoba yang dilakukan delapan orang berpakaian preman, mengaku sebagai anggota Badan Narkotika Nasional (BNN), pada Sabtu (16/10 saat kejadian) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Namun belakangan, BJ baru mengetahui bahwa para pelaku bukan anggota BNN melainkan oknum Polisi Militer (POM) dan satu orang oknum perwira anggota Polisi Polda Kepri.

Menurut penuturan BJ, malam itu para pelaku mendobrak pintu rumah tanpa surat tugas atau dokumen resmi. Ia yang sedang berada di ruang biliar bersama beberapa teman langsung dikepung. “Mereka datang tanpa identitas, langsung dobrak pintu dan todong pistol. Saya tidak sempat bereaksi dan ketakutan tingkat tinggi,” ujarnya.

Baca juga:  Diduga Angkut BBM Subsidi Ilegal, Kapal di Babana Luwu Diselidiki Polairud

Dalam penggeledahan tersebut, para pelaku mengaku menemukan sebungkus plastik kecil berisi serbuk putih yang disebut sebagai narkotika. Namun BJ menegaskan tidak mengetahui asal barang itu dan menduga sengaja dijebak untuk memeras dirinya.

“Saya yakin itu jebakan. Mereka datang bukan untuk menegakkan hukum, tapi untuk minta uang tebusan,” ungkap BJ.

Tak lama setelah penggerebekan, salah satu pelaku disebut meminta uang “damai” sebesar Rp1 miliar sambil mengancam akan menembak kaki korban. Karena takut dan istrinya sedang hamil, BJ mengaku panik dan berusaha mencari uang. “Saya tak punya pilihan. Akhirnya istri hanya bisa meminjam 300 juta rupiah ke abang ipar” ucapnya.

Belakangan, kecurigaan BJ terbukti. Salah satu rekannya mengenali wajah seorang pelaku yang ternyata oknum Polisi Militer, bukan anggota BNN. Dari penelusuran, diketahui tujuh orang pelaku merupakan anggota POM dan satu lainnya oknum perwira polisi dari Polda Kepri.

Baca juga:  Respons Cepat Bupati AKBP (Purn) H. Asmar : Tinjau Lokasi Kebakaran dan Salurkan Bantuan kepada Korban

Akibat kejadian itu, istri BJ mengalami trauma berat hingga tak berani tinggal di rumah. “Istri saya setiap malam menangis. Dia bilang, yang datang malam itu bukan penegak hukum, tapi perampok bersenjata,” tutur BJ.

Dampak psikologis dari insiden itu begitu besar bagi istri BJ. Ia mengalami trauma berat setelah menyaksikan sendiri penodongan senjata api ke arah suaminya di dalam rumah. Sejak malam kejadian, istrinya tak lagi berani tidur di kamar yang sama dan terus menangis setiap kali mengingat suara bentakan para oknum berseragam.

“Dia ketakutan Akhirnya dia minta pindah rumah saja, katanya sudah tak merasa aman di sini,” ungkap BJ mengeluh.

Namun, situasi makin aneh dua hari kemudian. H+2 pascakejadian, dua dari oknum yang sama justru datang lagi ke rumah BJ, kali ini mengaku ingin menawarkan jasa keamanan.

Mereka bahkan mengirim pesan WhatsApp bernada melecehkan hukum. Dalam salah satu pesan tertulis, “Kalau koko mau pakai (narkoba), kami bisa jaga, nominal 30 juta, saya siap pasang badan.” Pesan itu membuat BJ dan istrinya semakin yakin bahwa aksi sebelumnya bukan penggerebekan, melainkan modus pemerasan yang sudah di rencanakan.

Baca juga:  BNN Kota Palopo Bertemu Dengan Wakil Bupati Luwu "Membahas Penyegahan Peredaran Dan Penggunaan Narkoba Di Kabupaten Luwu

“Saya langsung simpan pesan itu. Biar jadi bukti, karena ini sudah keterlaluan,” kata BJ kembali.

BJ kini tengah menyiapkan laporan hukum resmi dengan didampingi penasihat hukum serta meminta dukungan media untuk mengawal kasus ini hingga tuntas. “Saya ingin para oknum – oknum ini diproses secara pidana dan diberhentikan dari institusi mereka,” tegasnya.

Saat ini korban sudah melaporkan kepada POM dan Propam Polda Kepri. Bahkan sebelum mengakhiri pembicaraan, BJ sempat mengatakan bahwa setelah viral kasus ini, Tempat Kejadian Perkara (TKP) CCTV nya di putus sama Orang Tidak Dikenal (OTK) pukul 22:15 wib malam tadi. (red/*)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Bripka Afandi Dihukum Demosi, Marlundu Lumban Raja S.H., Sebut Majelis Tak Kejar Kebenaran Material, Kami Lanjutkan ke KPK

Redaksi

21 Jul 2026

MAGELANG, 20 Juli 2026 – Hasil Sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) Polres Magelang Kota yang menjatuhkan hukuman demosi selama tiga tahun kepada Bripka Dwi Afandi yang sebelumnya pun pernah melakukan pelanggaran disiplin menuai perbedaan pandangan. Penyidik tersebut dinyatakan bersalah melakukan perbuatan tercela lantaran mendatangi rumah Bhima, warga yang melaporkan dugaan pemerasan berkedok Restoratif Justice …

FRIC Layangkan Somasi kepada Hotman Paris, Ketum H. Dian Surahman Minta Permintaan Maaf Terbuka demi Menjaga Martabat Wartawan

Redaksi

21 Jul 2026

Vokalpublia.com – Jakarta, 21 Juli 2026 – Dewan Pimpinan Pusat Fast Respon Indonesia Center (FRIC) resmi melayangkan Surat Somasi Nomor 0721/SOM-FRIC/DIR/2026 kepada pengacara Hotman Paris Hutapea. Langkah tersebut disampaikan sebagai bentuk keberatan organisasi atas pernyataan dan/atau tindakan yang, menurut penilaian FRIC, telah merendahkan martabat profesi wartawan. ADVERTISEMENT Ketua Umum FRIC, H. Dian Surahman, menegaskan bahwa …

Buka Diktukba SPKT T.A 2026, Waka Polda Jabar Tekankan Transformasi Pelayanan Humanis Tanpa Kekerasan

Redaksi

20 Jul 2026

Vokalpublika.com – Waka Polda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar S.I.K., M.Hum., M.S.M secara resmi membuka Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Berkemampuan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Tahun Anggaran 2026. Upacara pembukaan digelar serentak dengan total 4.799 peserta didik di seluruh Indonesia, yang terdiri dari 4.090 peserta pria di 31 Sekolah Polisi Negara …

Kapolda Jabar Hadiri Nonton Bareng Final Piala Dunia FIFA 2026, Pererat Kebersamaan di Hari Bhayangkara ke-80

Redaksi

20 Jul 2026

Vokalpublika.com – Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kepolisian Daerah Jawa Barat menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Final Piala Dunia FIFA 2026 yang mempertemukan Tim Nasional Argentina melawan Spanyol. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin, 20 Juli 2026, mulai pukul 01.00 WIB hingga selesai, bertempat di Kiara Artha Park, Kota Bandung. ADVERTISEMENT Kegiatan nobar …

Pimpin Apel Pagi Jam Pimpinan, Wakapolres Majalengka Tekankan Mitigasi Karhutla di Tengah Musim Angin Kencang

Redaksi

20 Jul 2026

Vokalpublika.com – Majalengka, Guna memastikan stabilitas keamanan, ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta meningkatkan kesiapsiagaan jajaran dalam menghadapi tantangan kontemporer di wilayah hukumnya, Kepolisian Resor (Polres) Majalengka Polda Jabar melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan di bidang pembinaan internal. Langkah proaktif yang dikemas dalam wujud pelayanan prima kepolisian ini diawali dengan pelaksanaan konsolidasi personel melalui Apel Pagi Jam …

Gubernur Ansar Langsung Memimpin Gotong Royong di Pulau Penyengat

Redaksi

20 Jul 2026

Vokalpublika.com – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad memimpin kegiatan gotong royong bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Minggu /19/07/2026/pagi. ADVERTISEMENT Kegiatan gotong royong dimulai dari pelantaran Masjid Raya Sultan Riau Pulau Penyengat. Selanjutnya, rombongan menyusuri jalan utama pulau sambil membersihkan lingkungan hingga berakhir di Balai …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x