Home » Berita » Modus Penggerebekan Mengaku dari BNN Berujung Perampokan Dan Pemerasan 300 Juta.

Modus Penggerebekan Mengaku dari BNN Berujung Perampokan Dan Pemerasan 300 Juta.

Redaksi 03 Nov 2025 151

Batam, vokalpublika.com – Modus Penggerebekan Mengaku dari BNN Berujung Perampokan
dan Pemerasan sehingga korban mengalami kerugian 300 Juta Rupiah. Istri Alami Trauma Berat, Korban Katakan kepada awak media Pelaku Terdiri dari 7 Oknum Polisi Militer (PM) dan 1 Anggota Perwira Polda Kepri.

Kejadian mengejutkan menimpa seorang pria berinisial BJ, warga Botania 1 Batam Centre Kota Batam. Ia mengaku menjadi korban perampokan berkedok penggerebekan narkoba yang dilakukan delapan orang berpakaian preman, mengaku sebagai anggota Badan Narkotika Nasional (BNN), pada Sabtu (16/10 saat kejadian) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Namun belakangan, BJ baru mengetahui bahwa para pelaku bukan anggota BNN melainkan oknum Polisi Militer (POM) dan satu orang oknum perwira anggota Polisi Polda Kepri.

Menurut penuturan BJ, malam itu para pelaku mendobrak pintu rumah tanpa surat tugas atau dokumen resmi. Ia yang sedang berada di ruang biliar bersama beberapa teman langsung dikepung. “Mereka datang tanpa identitas, langsung dobrak pintu dan todong pistol. Saya tidak sempat bereaksi dan ketakutan tingkat tinggi,” ujarnya.

Baca juga:  Euforia Soliditas! FRIC Seluruh Nusantara Ucapkan Ulang Tahun ke-44 Ketum H. Dian Surahman dengan Doa & Apresiasi Nasional

Dalam penggeledahan tersebut, para pelaku mengaku menemukan sebungkus plastik kecil berisi serbuk putih yang disebut sebagai narkotika. Namun BJ menegaskan tidak mengetahui asal barang itu dan menduga sengaja dijebak untuk memeras dirinya.

“Saya yakin itu jebakan. Mereka datang bukan untuk menegakkan hukum, tapi untuk minta uang tebusan,” ungkap BJ.

Tak lama setelah penggerebekan, salah satu pelaku disebut meminta uang “damai” sebesar Rp1 miliar sambil mengancam akan menembak kaki korban. Karena takut dan istrinya sedang hamil, BJ mengaku panik dan berusaha mencari uang. “Saya tak punya pilihan. Akhirnya istri hanya bisa meminjam 300 juta rupiah ke abang ipar” ucapnya.

Belakangan, kecurigaan BJ terbukti. Salah satu rekannya mengenali wajah seorang pelaku yang ternyata oknum Polisi Militer, bukan anggota BNN. Dari penelusuran, diketahui tujuh orang pelaku merupakan anggota POM dan satu lainnya oknum perwira polisi dari Polda Kepri.

Baca juga:  Warung Es Teh di Batealit Jepara Diduga Jadi Ajang Nongkrong dan Miras, Warga Resah

Akibat kejadian itu, istri BJ mengalami trauma berat hingga tak berani tinggal di rumah. “Istri saya setiap malam menangis. Dia bilang, yang datang malam itu bukan penegak hukum, tapi perampok bersenjata,” tutur BJ.

Dampak psikologis dari insiden itu begitu besar bagi istri BJ. Ia mengalami trauma berat setelah menyaksikan sendiri penodongan senjata api ke arah suaminya di dalam rumah. Sejak malam kejadian, istrinya tak lagi berani tidur di kamar yang sama dan terus menangis setiap kali mengingat suara bentakan para oknum berseragam.

“Dia ketakutan Akhirnya dia minta pindah rumah saja, katanya sudah tak merasa aman di sini,” ungkap BJ mengeluh.

Namun, situasi makin aneh dua hari kemudian. H+2 pascakejadian, dua dari oknum yang sama justru datang lagi ke rumah BJ, kali ini mengaku ingin menawarkan jasa keamanan.

Mereka bahkan mengirim pesan WhatsApp bernada melecehkan hukum. Dalam salah satu pesan tertulis, “Kalau koko mau pakai (narkoba), kami bisa jaga, nominal 30 juta, saya siap pasang badan.” Pesan itu membuat BJ dan istrinya semakin yakin bahwa aksi sebelumnya bukan penggerebekan, melainkan modus pemerasan yang sudah di rencanakan.

Baca juga:  Aksi Ribuan Santri Jaga Pesantren, Jaga Kyai, Jaga Negeri di Mapolres Pemalang Berlangsung Khidmat dan Meriah

“Saya langsung simpan pesan itu. Biar jadi bukti, karena ini sudah keterlaluan,” kata BJ kembali.

BJ kini tengah menyiapkan laporan hukum resmi dengan didampingi penasihat hukum serta meminta dukungan media untuk mengawal kasus ini hingga tuntas. “Saya ingin para oknum – oknum ini diproses secara pidana dan diberhentikan dari institusi mereka,” tegasnya.

Saat ini korban sudah melaporkan kepada POM dan Propam Polda Kepri. Bahkan sebelum mengakhiri pembicaraan, BJ sempat mengatakan bahwa setelah viral kasus ini, Tempat Kejadian Perkara (TKP) CCTV nya di putus sama Orang Tidak Dikenal (OTK) pukul 22:15 wib malam tadi. (red/*)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Dugaan ​Bisnis Internet Ilegal di Pemalang Tuai Sorotan

Alwi Assagaf

13 Apr 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Praktik penyediaan jasa internet tanpa izin atau “RT/RW Net” ilegal kini menjadi sorotan tajam di Kabupaten Pemalang. Modus operandi dengan membeli paket data personal untuk kemudian dikomersilkan kembali secara luas diduga telah merambah ke berbagai desa di Kecamatan Petarukan. ​Menindaklanjuti laporan tersebut, Pemerintah Kecamatan Petarukan menggelar audiensi resmi pada Senin (13/4). Namun, …

Polres Pelabuhan Tanjungperak Amankan Tersangka Penipuan PO Sembako Murah

Redaksi

13 Apr 2026

TANJUNG PERAK,Vokalpublika.com|| Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjungperak berhasil membongkar praktik penipuan dan penggelapan berkedok pesanan awal atau purchase order (PO) sembako murah yang menyasar ibu rumah tangga (IRT) di Surabaya. Terduga pelaku EA kini telah diamankan Polisi setelah membawa lari uang para korban yang total kerugiannya ditaksir mencapai Rp400.010.000. Aksi penipuan ini berlangsung dalam kurun waktu …

Antisipasi Kriminalitas dan Balap Liar, Polres Tanjung Perak Gelar Patroli Gelar Patroli Skala Besar

Redaksi

13 Apr 2026

TANJUNG PERAK, vokalpublika.com – Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif di akhir pekan, Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar Patroli Stasioner Cipta Kondisi (Cipkon) skala besar pada Sabtu (12/4/2026) malam hingga dini hari. Langkah preventif ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, aksi kriminalitas, hingga balap liar dan tawuran remaja. Kegiatan patroli …

Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Jurnalis Indonesia (DPC PJI) Kab. NGanjuk menggelar penghelatan Halal Bi Halal dan Peringatan Hari Jadi Nganjuk ke 1089 Th

Redaksi

13 Apr 2026

Nganjuk, vokalpublika.com -Atas nama ketua panitia penyelenggara kegiatan, DR. Junari S.Ag. MSi dalam sambutannya menyampaikan, “kegiatan halal bihalal 1447 H dan Peringatan Hari Jadi Kab . Nganjuk ke 1089 tahun, terselenggara karena soliditas dari Pengurus dan anggota DPC . PJI Kab. Nganjuk. Hal itu Faktualitas dari kerja keras dan terbinanya persaudaraan yang kuat di tubuh …

Badan Pangan Nasional Pemerintah Genjot Bantuan pangan Beras dan Minyak Goreng alokasi Februari dan Maret 2026.

Redaksi

12 Apr 2026

Probolinggo,-vokalpublika.com,-Bantuan pangan alokasi Februari dan Maret 2026, beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter per KPMKeluarga Penerima Manfaat, disalurkan serentak se Indonesia. Program ini menyasar 33 hingga 35 juta KPM untuk menjaga daya beli saat Ramadan.Mulai disalurkan intensif sekitar awal April 2026 di berbagai daerah terpantau di Jakarta, Sumatera, Kalimantan, dan Jawa.Target Penerima Masyarakat …

Serikat Pelaut LPS Pemalang Resmi Berafiliansi ke FSP Pelabuhan dan Strategis Nasional dibawah naungan DPP K- Sarbumusi

Alwi Assagaf

12 Apr 2026

Jakarta, Vokalpublika.com – Serikat Pelaut Laskar Patih Sampun (LPS) Pemalang menggelar kegiatan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Sekretariat DPP Konfederasi Sarbumusi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Minggu (12/4). Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur serikat pekerja, antara lain Serikat Pelaut LPS Pemalang, Federasi SPPSN, FSPPSN, serta Serikat Pelaut PELNI. Forum ini menjadi ajang konsolidasi sekaligus …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x