Home » Berita » Babinsa Koramil 02/Taman Kodim 0711/Pemalang Kawal Rehabilitasi Jaringan Irigasi, Danramil : Irigasi Penopang Utama Sektor Pertanian dan Kesejahteraan Masyarakat

Babinsa Koramil 02/Taman Kodim 0711/Pemalang Kawal Rehabilitasi Jaringan Irigasi, Danramil : Irigasi Penopang Utama Sektor Pertanian dan Kesejahteraan Masyarakat

Alwi Assagaf 21 Oct 2025 208

Pemalang, Vokalpublika.com – Babinsa Koramil 02/Taman Kodim 0711/Pemalang, Serma Arbadi, menunjukkan kepedulian dan kontribusi nyata dalam mendukung pelaksanaan pembangunan jaringan irigasi swakelola tipe 2 di wilayah Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Selasa (21/10/2025).

Advertisement
ADVERTISEMENT

Program irigasi ini merupakan bagian dari pengadaan barang dan jasa pemerintah dengan sistem swakelola tipe 2, dimana instansi penanggung jawab anggaran merencanakan serta mengawasi proyek, sementara pelaksanaannya dilakukan oleh instansi pemerintah lain yang memiliki sumber daya dan kemampuan teknis memadai.

Baca juga:  KAPOLDA KEPRI MENGEDEPANKAN DIALOG DAN PERSUASIF DALAM MENYAMPAIKAN DAN MENERIMA ASPIRASI MAHASISWA DI KOTA BATAM

Tujuan dari sistem ini adalah untuk mengoptimalkan sumber daya pemerintah, meningkatkan kemampuan teknis instansi pelaksana, serta memperkuat efektivitas dan efisiensi pengadaan proyek.

Dalam kesempatan tersebut, Danramil 02/Taman, Kapten Cke Makhmudin, menegaskan pentingnya kerja sama dan dukungan dari seluruh pihak agar program ini berjalan optimal.

“Irigasi merupakan salah satu penopang utama sektor pertanian dan kesejahteraan masyarakat Pemalang. Program ini harus benar-benar kita kawal bersama. Kami siap bersinergi agar kegiatan berjalan lancar, bermanfaat langsung bagi petani, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Pemalang,” tegas Kapten Makhmudin.

Baca juga:  Masyarakat Desa Tonggurambang Sampaikan Aspirasi kepada DPRD Nagekeo

Sementara itu, Serma Arbadi menambahkan bahwa pengawalan terhadap proyek ini merupakan wujud nyata peran Babinsa dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di bidang pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.

Adapun tujuan utama rehabilitasi jaringan irigasi tersier ini meliputi:
Meningkatkan distribusi dan efisiensi penggunaan air, Memperluas areal tanam pertanian, Meningkatkan produktivitas hasil pertanian, Mendorong partisipasi aktif petani dalam pengelolaan irigasi dan Mengurangi potensi kerugian akibat kekurangan air.

Dengan adanya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan kegiatan rehabilitasi irigasi swakelola tipe 2 ini dapat berjalan efektif dan berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani di wilayah Pemalang.***

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Diguncang Gempa 7,7 Magnitudo, Pelabuhan Penyeberangan Marapokot Rusak Berat

Redaksi

29 Aug 2026

NAGEKEO, vokalpublika.com— Gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 15 Agustus 2026 pukul 15.32 WIT, menyebabkan kerusakan berat pada sejumlah fasilitas penting di Pelabuhan Penyeberangan Marapokot. ADVERTISEMENT Sejumlah fasilitas pelabuhan mengalami kerusakan akibat kuatnya guncangan gempa. Kerusakan tersebut meliputi rumah mesin penggerak movable bridge (MB), catwalk, pagar pengaman …

SETELAH VIRAL DAN DIKRITIK PUBLIK, PROYEK GEDUNG PARKIR BATAL BERKONTRAK — HIBAH Rp19,1 MILIAR DIKEMBALIKAN

Redaksi

29 Aug 2026

PONTIANAK, KALBAR,vokalpublika.com— Proyek pembangunan Gedung Parkir yang sebelumnya menjadi sorotan publik akhirnya batal berkontrak. Keputusan tersebut mencuat setelah rencana proyek mendapat kritik dari berbagai elemen masyarakat dan menjadi perbincangan di ruang publik. ADVERTISEMENT Dinas PUPR disebut tidak melanjutkan proses kontrak proyek tersebut. Sementara itu, hibah senilai Rp19,1 miliar dikembalikan oleh Kejati Kalbar. Pembatalan ini menimbulkan …

Perkuat Pengawasan MBG, Pemkot Bekasi Pastikan Pelaksanaan di 249 SPPG Berjalan Tepat Sasaran

Redaksi

29 Aug 2026

KOTA BEKASI, volaloublika.com– Pemerintah Kota Bekasi terus memperkuat koordinasi dan pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), seiring semakin luasnya layanan program tersebut di Kota Bekasi. ADVERTISEMENT Pemerintah Kota Bekasi memandang aspek keamanan pangan sebagai bagian penting yang harus dikawal bersama dalam pelaksanaan program tersebut. Hal tersebut diungkapakn Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat memimpin …

Dorong Ekonomi Lokal, Pemcam Ulujami Dukung Festival Grebeg 1.000 Kemeja 2026 di Desa Sukorejo

Alwi Assagaf

29 Aug 2026

Pemalang– Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Ulujami berkomitmen memperkuat potensi ekonomi kreatif dan melestarikan budaya daerah. ADVERTISEMENT Camat Ulujami, Waluyo, mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pemalang dan sekitarnya untuk menyukseskan gelaran Festival Grebeg 1.000 Kemeja 2026 yang terpusat di Desa Sukorejo. ​Festival budaya dan pemberdayaan ekonomi tahunan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 6 September 2026, mulai pukul 06.00 …

​Polemik Bekas Tambang di Kawasan Hutan Pemalang ‘Mangkrak’, Ketum Yayasan Gugus Hukum Lingkungan Hidup Indonesia Sebut Perusakan Lingkungan Wajib Ditindak Tanpa Aduan

Alwi Assagaf

29 Aug 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Terbengkalainya bekas lahan tambang galian C seluas 5,96 hektar di kawasan hutan Desa Pegongsoran, Kecamatan Pemalang, memicu desakan penegakan hukum secara terbuka. ADVERTISEMENT Lahan milik Perum Perhutani yang disewa CV Wiwit Kular Sukses tersebut belum tersentuh reklamasi meski aktivitas penambangan telah terhenti lebih dari satu tahun. ​Ketua Umum Yayasan Gugus Hukum Lingkungan …

BOS PENGEMPUL EMAS ILEGAL DI BENGKAYANG DIDUGA BERINISIAL M DAN S, BENARKAH KEBAL HUKUM?

Redaksi

29 Aug 2026

BENGKAYANG, KALBAR, vokalpublika.com- Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, kembali menjadi sorotan. Di balik aktivitas tambang ilegal tersebut, muncul dugaan adanya jaringan pengumpul atau pengepul emas yang berperan menampung hasil tambang sebelum didistribusikan ke jaringan perdagangan yang lebih luas. ADVERTISEMENT Dalam penelusuran informasi yang berkembang di lapangan, dua nama berinisial …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x