Home » Berita » Operasi Sarang Prostitusi Oleh Satpol PP Belum Menyelesaikan Masalah Utama, Plt Kepala Dinas Disperkim Pemalang: Perlu Menata Ulang Lokasi Tersebut Menjadi Ruang Terbuka Hijau

Operasi Sarang Prostitusi Oleh Satpol PP Belum Menyelesaikan Masalah Utama, Plt Kepala Dinas Disperkim Pemalang: Perlu Menata Ulang Lokasi Tersebut Menjadi Ruang Terbuka Hijau

Alwi Assagaf 16 Oct 2025 385

Pemalang, Vokalpublika.com – Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Pemalang akhir – akhir dalam dua pekan terakhir cukup gencar melakukan razia penyakit masyarakat dibeberapa titik lokasi yang disinyalir menjadi tempat prostitusi, selain menggelar operasi di sejumlah rumah kost dan homestay sekaligus mengamankan pasangan bukan suami istri, Satpol PP Pemalang juga menyasar sejumlah warung remang – remang dan kafe karaoke liar yang berada di depan terminal induk Pemalang.

Dari lokasi yang popular disebut ‘Lokalisasi Calam’ tersebut, puluhan personil Satpol PP berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya alat kontrasepsi, pelumas dan belasan botol minuman beralkohol (mihol).

“Berarti Satpol PP sudah dua kali melakukan operasi pekat di Calam, yang pertama berhasil mengamankan 6 wanita, puluhan alat kontrasepsi dan puluhan botol mihol. Tak berselang lama Satpol PP kembali menggelar operasi pekat dan berhasil mengamankan 8 orang wanita. Menurut informasi hasil operasi kedua para wanita yang terjaring langsung di boyong ke Surakarta untuk mendapatkan pembinaan,” beber Gy salah satu warga (nama inisial).

Menurut Gy, belum ada seminggu pasca operasi, aduan masyarakat kami terima, ‘Lokalisasi Calam’ kembali tuai sorotan. Kemudian kami bersama tim media melakukan penelusuran sekaligus mendatangi lokasi untuk mendapatkan kebenaran dari informasi tersebut.

Baca juga:  IRT di Lampung Tengah Curi Motor di Depan Konter HP, Kini Ditahan Polisi

“Kok terkesan kebal hukum pelaku sekaligus penyelenggara prostitusi yang ada di ‘Lokalisasi Calam. Kurang bukti apalagi, kami sudah investigasi langsung dengan salah seorang diduga Pekerja Sek Komersial dilokasi tersebut. Dari hasil wawancara (Anggrek nama samaran) menawarkan diri untuk sekali ngamar dia pasang tarif Rp 200 ribu, untuk nyanyi perjam Rp 50-100 ribu kemudian untuk mihol harga bervariasi ‘,” ucap Gy heran, Kamis 16 Oktober dini hari kepada tim awak media.

“Masa sih negara dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Pemalang tidak mampu atasi prostitusi yang terang – terangan jelas dilihat oleh masyarakat,” lanjutnya.

Seharusnya pemerintah daerah sangat mampu memberantas praktik – praktik prostitusi yang ada. Menurut Gy, pemerintah punya peraturan daerah sebagai dasar hukum dalam memberantas penyakit masyarakat yang membuat resah tersebut.

“Harus dilakukan pengawasan ketat. Lakukan patroli setiap malam, dalam hal ini Satpol PP harus bekerjasama dengan instansi lain (TNI-Polri) Kelurahan, Kecamatan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda. Dengan demikian saya yakin, pemerintah daerah tidak akan kesulitan dalam menanggulangi prostitusi yang saat ini sangat marak di Kabupaten Pemalang,” ujarnya.

Baca juga:  Kota Ramah Anak, Batam Sabet KLA Nindya Tiga Tahun Berturut-turut

Lanjut Gy mengatakan, prostitusi yang ada dibeberapa lokasi, serta yang saat ini menjadi sorotan publik yakni, ‘Lokalisasi Calam’, sebenarnya cukup mudah untuk ditanggulangi. Tapi kok terkesan pihak terkait atau penegak Perda seakan maju mundur untuk melakukan penindakan yang serius.

“Sebenarnya ada kendala apa ini pemerintah daerah. Bahkan kita melihat di daerah lain. Satpol PP dan tim gabungan banyak kok yang berhasil menanggulangi prostitusi diwilayahnya,” kata Gy.

Pada kesempatan yang sama, Gy mewakili masyarakat yang resah atas maraknya praktik prostitusi di sejumlah kafe liar di Calam berharap. Pemerintah daerah tegas dalam menegakkan Perda terkait prostitusi.

“Publik atau masyarakat sangat berharap Pemda bersama dinas terkait segera tuntaskan praktik – praktik prostitusi yang sudah sangat meresahkan. Bentuk tim gabungan dengan melibatkan TNI-Polri bila perlu, jadi tidak ada lagi kesan pemerintah kalah dengan prostitusi,” harapnya.

Terpisah, Camat Pemalang Prasetyo Widiyatmoko menanggapi soal prostitusi di sejumlah kafe karaoke liar di depan Terminal Induk (‘Lokalisasi Calam’), pihaknya mengatakan, bahwa keberadaan warung remang -remang atau tempat karaoke liar yang disinyalir menjadi sarang prostitusi, tentu keberadaannya tidak sesuai dengan norma – norma masyarakat.

Baca juga:  Proyek Pembangunan Jembatan di Pesisir Barat Diduga Asal Jadi

Menurut Prasetyo yang saat ini juga menjabat pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Disperkim Kabupaten Pemalang, dilokasi yang saat ini menjadi sorotan publik karena menjadi sarang prostitusi, seharusnya ditata ulang dengan melibatkan instansi terkait, baik itu Satpol PP, Dinas Sosial, Bidang Aset, Diskoperindag Kabupaten Pemalang dan lain sebagainya. Dengan demikian wilayah tersebut bisa menjadi ruang terbuka hijau.

“Operasi pekat yang telah dilakukan Satpol PP cukup baik, akan tetapi belum menyelesaikan masalah utama. Kami berharap ada penataan ulang dengan melibatkan instansi terkait, sehingga dilokasi tersebut bisa menjadi ruang terbuka hijau,” pungkasnya.(Mas All)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Ada Apa di Ampelgading? Satpol PP Pemalang Tertibkan Warung Remang-remang

Alwi Assagaf

14 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Aktivitas sejumlah warung remang-remang yang diduga beroperasi di balik bangunan liar di wilayah Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, menjadi sasaran patroli Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemalang. Selasa malam (14/1/2026). Penertiban dilakukan sebagai bagian dari penegakan Peraturan Daerah (Perda) serta upaya menjaga ketenteraman dan ketertiban umum. Langkah tersebut menandai keseriusan Satpol PP, …

Sejumlah Sekolah Penerima Manfaat Program MBG di Pemalang Keluhkan Hidangan Dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Tidak Layak

Alwi Assagaf

14 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com –Keluhan wali murid dan siswa tentang menu Makan Bergizi Gratis (MBG) muncul karena kualitas makanan yang tidak layak, seperti menu yang terlalu sederhana (hanya nasi putih, olahan tempe goreng tepung, bakso, buah klengkeng sebanyak tiga buah dan potongan wortel). Sehingga dinilai oleh sejumlah walimurid, menu tersebut belum memenuhi standar gizi seimbang dan tujuan …

Praktik Terselubung Jual Beli LKS Untuk Siswa Sekolah Dasar di Pemalang Kembali Mencuat: Menimbulkan Konflik Kepentingan!

Alwi Assagaf

13 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Sejumlah siswa SDN 02 Suru Wanarata, Pemalang, menerima selebaran mengenai buku Lembar Kerja Siswa (LKS) atau Buku Pendamping yang ditawarkan dari pihak luar. Setiap buku dijual Rp 10.000 per judul, dengan total 9 buku, sehingga jika dibeli semua mencapai Rp 90.000 per siswa. Penawaran ini menimbulkan pertanyaan mengenai kebijakan sekolah dan kelengkapan …

PAC Hanura Nongsa Salurkan Bantuan Al-Qur’an dan Yasin di Masjid Jabal Nur

Redaksi

13 Jan 2026

Batam, vokalpublika.com– Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kecamatan Nongsa, Kota Batam, menggelar kegiatan sosial keagamaan bagi umat Muslim di wilayah Kelurahan Batu Besar, RW 23, pada Selasa (13/1/2026). Kegiatan tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan berupa buku ayat suci Al-Qur’an, buku Yasin, dan buku Iqro yang dipusatkan di Masjid Jabal Nur Rohanelman, …

Kampanye Kreatif Oleh Babinsa Koramil Comal Kodim Pemalang: Sosialisasi Penerimaan CABA CATA PK Gel. I TA 2026 di SMK Nusantara

Alwi Assagaf

13 Jan 2026

Pemalang – Dalam rangka memberikan sosialisasi serta menumbuhkan minat generasi muda untuk mengabdi kepada bangsa dan negara melalui Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), Babinsa Koramil 04/Comal Kodim 0711/Pemalang melaksanakan kampanye kreatif penerimaan Calon Bintara (CABA) dan Calon Tamtama Prajurit Karier (CATA PK) Gelombang I Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di SMK Nusantara …

Mengejutkan! Pohon Besar di Jalan KH. Ahmad Dahlan Tumbang Pada Malam Hari, Minim Penerangan

Alwi Assagaf

13 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Sebuah pohon beserta ranting terlihat tumbang dan berada di area tengah Jalan KH Ahmad Dahlan, Kabupaten Pemalang, pada malam hari. Senin (12/1/2026). Informasi mengenai peristiwa tersebut diketahui dari unggahan foto salah satu pengguna media sosial yang beredar di ruang digital. Dalam foto yang diunggah, tampak batang dan ranting pohon berada di badan …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x