Home » Berita » Muzamil Baharudin Ungkap Langkah Konkret Pemkab Meranti, Honorer Akan Didorong ke PPPK Paruh Waktu

Muzamil Baharudin Ungkap Langkah Konkret Pemkab Meranti, Honorer Akan Didorong ke PPPK Paruh Waktu

Redaksi 25 Sep 2025 207

Meranti, vokalpublika.com – Di balik senyum ramah dan loyalitas yang mereka tunjukkan setiap hari, puluhan tenaga honorer di Kabupaten Kepulauan Meranti menyimpan luka batin yang dalam. Bertahun-tahun mereka mengabdi—ada yang lima tahun, ada pula yang lebih dari satu dekade—namun hingga kini nama mereka tak kunjung tercatat di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Meranti. Akibatnya, hak mereka untuk diusulkan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu ikut terabaikan.

“Rasanya pahit, Pak. Sudah 12 tahun saya kerja, tapi nama saya tidak pernah ada dalam data resmi,” tutur seorang honorer dengan suara bergetar. Ia bukan satu-satunya. Keluhan serupa menggema dari rekan-rekannya, yang selama ini hanya bisa menggantungkan harapan di atas janji.

Baca juga:  Mahasiswa dan Masyarakat Sulut Serukan Dukungan untuk Prof. Ing Mokoginta, Desak Presiden Prabowo Usut Mafia Tanah

Harapan itu sedikit menyala ketika persoalan honorer akhirnya dibahas dalam rapat paripurna DPRD Kepulauan Meranti, Senin (22/9/2025). Dalam pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Nota Keuangan Rancangan Perubahan APBD 2025, masalah tenaga honorer yang terpinggirkan menjadi sorotan serius. Bagi para honorer, momen itu ibarat cahaya redup di ujung terowongan panjang yang mereka lalui.

Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil, dalam pernyataannya mengaku pemerintah daerah sudah melangkah. Pihaknya mengirimkan surat resmi ke Kementerian PAN-RB, meminta agar tenaga non-ASN yang selama ini belum terakomodir bisa masuk dalam skema PPPK paruh waktu.

Baca juga:  Ketua DPD KAWALI Pemalang : Aktivitas Proyek Pengurugan di Ampelgading Diduga Belum Kantongi Dokumen Lingkungan dan Andalalin, Kami Akan Surati Secara Resmi!

“Tujuan kita jelas. Supaya kebutuhan tenaga kerja tetap terjamin dengan sistem yang fleksibel, efisien, sekaligus memiliki payung hukum yang adil. Kita tidak mau ada persoalan hukum di kemudian hari,” ujar Muzamil.

Namun, langkah administratif itu belum cukup menjawab kegelisahan honorer. Mereka masih menunggu kepastian, bukan sekadar janji politik ataupun retorika rapat. Di antara waktu yang terus berjalan, mereka tetap hadir di kantor, mengabdi dalam diam, menaruh harapan sederhana: bahwa suatu hari nanti, status mereka diakui negara.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Ada Apa di Ampelgading? Satpol PP Pemalang Tertibkan Warung Remang-remang

Alwi Assagaf

14 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Aktivitas sejumlah warung remang-remang yang diduga beroperasi di balik bangunan liar di wilayah Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, menjadi sasaran patroli Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemalang. Selasa malam (14/1/2026). Penertiban dilakukan sebagai bagian dari penegakan Peraturan Daerah (Perda) serta upaya menjaga ketenteraman dan ketertiban umum. Langkah tersebut menandai keseriusan Satpol PP, …

Sejumlah Sekolah Penerima Manfaat Program MBG di Pemalang Keluhkan Hidangan Dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Tidak Layak

Alwi Assagaf

14 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com –Keluhan wali murid dan siswa tentang menu Makan Bergizi Gratis (MBG) muncul karena kualitas makanan yang tidak layak, seperti menu yang terlalu sederhana (hanya nasi putih, olahan tempe goreng tepung, bakso, buah klengkeng sebanyak tiga buah dan potongan wortel). Sehingga dinilai oleh sejumlah walimurid, menu tersebut belum memenuhi standar gizi seimbang dan tujuan …

Praktik Terselubung Jual Beli LKS Untuk Siswa Sekolah Dasar di Pemalang Kembali Mencuat: Menimbulkan Konflik Kepentingan!

Alwi Assagaf

13 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Sejumlah siswa SDN 02 Suru Wanarata, Pemalang, menerima selebaran mengenai buku Lembar Kerja Siswa (LKS) atau Buku Pendamping yang ditawarkan dari pihak luar. Setiap buku dijual Rp 10.000 per judul, dengan total 9 buku, sehingga jika dibeli semua mencapai Rp 90.000 per siswa. Penawaran ini menimbulkan pertanyaan mengenai kebijakan sekolah dan kelengkapan …

PAC Hanura Nongsa Salurkan Bantuan Al-Qur’an dan Yasin di Masjid Jabal Nur

Redaksi

13 Jan 2026

Batam, vokalpublika.com– Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kecamatan Nongsa, Kota Batam, menggelar kegiatan sosial keagamaan bagi umat Muslim di wilayah Kelurahan Batu Besar, RW 23, pada Selasa (13/1/2026). Kegiatan tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan berupa buku ayat suci Al-Qur’an, buku Yasin, dan buku Iqro yang dipusatkan di Masjid Jabal Nur Rohanelman, …

Kampanye Kreatif Oleh Babinsa Koramil Comal Kodim Pemalang: Sosialisasi Penerimaan CABA CATA PK Gel. I TA 2026 di SMK Nusantara

Alwi Assagaf

13 Jan 2026

Pemalang – Dalam rangka memberikan sosialisasi serta menumbuhkan minat generasi muda untuk mengabdi kepada bangsa dan negara melalui Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), Babinsa Koramil 04/Comal Kodim 0711/Pemalang melaksanakan kampanye kreatif penerimaan Calon Bintara (CABA) dan Calon Tamtama Prajurit Karier (CATA PK) Gelombang I Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di SMK Nusantara …

Mengejutkan! Pohon Besar di Jalan KH. Ahmad Dahlan Tumbang Pada Malam Hari, Minim Penerangan

Alwi Assagaf

13 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Sebuah pohon beserta ranting terlihat tumbang dan berada di area tengah Jalan KH Ahmad Dahlan, Kabupaten Pemalang, pada malam hari. Senin (12/1/2026). Informasi mengenai peristiwa tersebut diketahui dari unggahan foto salah satu pengguna media sosial yang beredar di ruang digital. Dalam foto yang diunggah, tampak batang dan ranting pohon berada di badan …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x