Home » Berita » KASUS JUDOL: BANDARNYA MASIH BEBAS, PEJUANGNYA DIFITNAH!

KASUS JUDOL: BANDARNYA MASIH BEBAS, PEJUANGNYA DIFITNAH!

admin 29 May 2025 390

Jakarta — Persidangan kasus pelindung situs judi online (judol) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kini memasuki fase krusial. Beberapa nama dari internal Kementerian Kominfo (kini Kementerian Komunikasi dan Digital/Komdigi) terseret. Namun yang menjadi sorotan utama publik bukanlah siapa bandarnya, melainkan justru upaya menyeret mantan Menkominfo Budi Arie Setiadi ke pusaran kasus.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Tuduhan terhadap Budi Arie cukup serius—disebut-sebut menerima uang dari bandar sebagai imbalan membiarkan situs-situs judol tetap aktif. Namun, hingga saat ini, tidak ada satu pun fakta hukum yang membuktikan tuduhan tersebut. Justru, selama menjabat selama 15 bulan, Budi Arie berhasil mencatatkan capaian besar: men-takedown 3,8 juta situs judi online, serta mencegah perputaran uang rakyat dalam praktik judi digital yang merusak.

Kinerja ini melibatkan kerja sama lintas sektor: kepolisian, lembaga keuangan, OJK, PPATK, Bank Indonesia, penyedia platform digital, media massa, hingga kelompok masyarakat.

Baca juga:  UPP Kelas III Marapokot Gelar Upacara Hari Perhubungan Nasional 2025

Siapa Sebenarnya yang Bermain?

Dari hasil persidangan, terungkap bahwa jaringan pelindung situs judol dijalankan oleh kelompok tertentu. Alwin Jabar Kiemas disebut sebagai pengepul dana dari bandar. Ia bekerja sama dengan sejumlah pegawai internal, seperti Denden dan Adhi Kismanto (AK). AK sendiri direkrut oleh Toni, yang mengaku sebagai orang dekat Budi Arie.Menariknya, AK justru awalnya dikenal aktif membantu proses takedown situs-situs judol. Namun sejak Maret 2024, AK digalang oleh kelompok Alwin dan tergoda tawaran uang. Mereka lantas menyepakati pembagian dana, dengan 50 persen disebut-sebut “untuk Budi Arie”.

Namun di ruang sidang, terungkap bahwa Budi Arie tidak mengetahui skema pembagian uang tersebut, apalagi menerima bagiannya. Semua uang yang didapat dari aksi itu telah disita dari tangan para terdakwa, tanpa satu rupiah pun mengalir ke Budi Arie.

Baca juga:  Menkop: Kopdes Merah Putih Bukan Sekadar Program, Tapi Alat Pemakmur Desa

Wisnu Hidayatullah: “Cari Bandarnya, Jangan Kambing Hitamkan Pejuang!”

Ketua DPC PROJO Karimun, Wisnu Hidayatullah, menyayangkan upaya menggiring opini publik untuk menjatuhkan Budi Arie. Baginya, ini adalah upaya pengalihan isu dari aktor utama di balik jaringan judol.

“Jangan dibalik-balik. Yang selama ini bekerja memberantas malah difitnah, sementara bandar yang jadi otak kejahatan justru masih bebas. Ini jelas pengalihan dari persoalan sebenarnya,” tegas Wisnu.Ia juga mempertanyakan mengapa hingga kini bandar utama yang menjadi sumber dana dan perintah kepada Alwin dan jaringan bawahannya belum juga ditangkap.

“Aneh. Semua pelaksana di lapangan sudah diadili, tapi sumber perintah dan aliran dananya belum disentuh. Publik harus dididik dengan fakta hukum, bukan opini sesat,” lanjutnya.

“Kalau pejuang digital seperti Budi Arie dijadikan tumbal politik, maka bangsa ini sedang merobohkan benteng terakhirnya dalam perang melawan kejahatan digital,” tutupnya.

Baca juga:  LKPPI Pertanyakan Sikap Diam Dasco Soal Dugaan Judi Online: Publik Menunggu Kepastian

Bandar Judol Dilabeli DPO, Tapi Tak Tersentuh?

Ada satu hal yang luput dari perhatian: siapa bandar besar di balik semua ini? Dari mana asal perintah dan dananya? Kenapa tidak pernah muncul di meja hijau? Di surat dakwaan, para bandar hanya disebut sebagai DPO, seolah cukup dengan status itu untuk membenarkan ketidakhadiran mereka di persidangan.

Kini, saat gaung pemberantasan judol mulai redup, publik seperti diarahkan untuk melupakan siapa dalang sesungguhnya. Padahal, setelah era pemberantasan besar-besaran yang digalakkan di masa Budi Arie, praktik judol justru makin marak kembali.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Sungai Suso Dicabik, Forkopimda ‘Dicuekin’Dugaan Uang Ketuk Pintu Bikin PETI Bajo Barat “Aman””

Redaksi

27 Aug 2026

LUWU, volalpublika.com— Surat kesepakatan itu baru berumur empat hari. Bertanggal 22 Agustus 2026, dokumen berkop Bupati Luwu itu ditandatangani delapan pimpinan Forkopimda, termasuk Bupati H. Patahudding dan Kapolres Luwu. Isinya tegas, menolak dan menindak Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Bajo Barat. ADVERTISEMENT Tapi di lapangan, jauh di bantaran Sungai Suso dan lereng-lereng curam …

Jaksa Garda Desa, Diperkuat Kawal Program Prioritas Nasional di Kepri

Redaksi

27 Aug 2026

Tanjungpinang,Vokalpublika.com Kegiatan Optimalisasi Jaga Desa serta Pengukuhan DPD-DPC ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa se-Provinsi Kepulauan Riau digelar di Ballroom Hotel Bintan Agro Resort, Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, Rabu (26/08/2026). ADVERTISEMENT Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) diperkuat untuk mendukung pengawalan program prioritas nasional, khususnya Jaga Dapur MBG (Makan Bergizi Gratis) dan Jaga Indonesia Pintar. …

Presiden Prabowo Cek Dapur Lapangan Polri dan Water Treatment di Posko Pengungsian Danga

Redaksi

27 Aug 2026

Nagekeo, NTT — Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo mengunjungi Posko Pengungsian Terpadu di Lapangan Berdikari, Danga, Kabupaten Nagekeo, dalam rangka meninjau secara langsung kondisi masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi tektonik berkekuatan 7,7 magnitudo. ADVERTISEMENT Kunjungan Presiden RI tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan penanganan bencana berjalan secara optimal, …

Apel Gebrak, Zulhas Apresiasi Langkah Berani Wali Kota Bekasi dalam Upaya Pengurangan Sampah di Bantargebang.

Redaksi

26 Aug 2026

Bekasi, vokapublika.com- Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Bekasi di bawah kepemimpinan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dalam mempercepat penanganan persoalan sampah melalui pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Bantargebang. ADVERTISEMENT Zulhas menilai, groundbreaking pembangunan PSEL menjadi langkah strategis di sisi hilir untuk mengurangi beban pengelolaan sampah …

Kejati Kalbar Klarifikasi Hibah Gedung Parkir, Tegaskan Transparansi dan Kepentingan Masyarakat

Redaksi

26 Aug 2026

Pontianak, vokalpublika.com— Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat memberikan klarifikasi terkait pembangunan gedung parkir dan fasilitas penunjang pelayanan yang bersumber dari hibah Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. ADVERTISEMENT Klarifikasi tersebut disampaikan Kepala Kejati Kalbar, Dr. Emilwan Ridwan, didampingi Koordinator Hendri, SH., MH., menyusul adanya aspirasi masyarakat yang disampaikan Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat. Aspirasi tersebut disampaikan …

Sambut HUT TNI dan Kodam IV/Diponegoro, Dandim Pemalang Pimpin Karya Bakti Bersama Warga Comal

Alwi Assagaf

26 Aug 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Komandan Kodim (Dandim) 0711/Pemalang, Letkol Inf. Edy Wibowo, memimpin langsung aksi Karya Bakti TNI di Desa Kauman, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Rabu (26/8/2026). Kegiatan gotong royong ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-81 dan HUT Kodam IV/Diponegoro ke-76. ADVERTISEMENT ​Letkol Inf. Edy Wibowo menegaskan, aksi bersih …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x