Home » Berita » Jaksa Harus Usut Buyung Dekresano, Pius Laka Dan Fransiskus Laka Dalam Proyek Jaringan Air Bersih Desa Habi

Jaksa Harus Usut Buyung Dekresano, Pius Laka Dan Fransiskus Laka Dalam Proyek Jaringan Air Bersih Desa Habi

Redaksi 06 Aug 2025 753

NTT, Vokalpublika.com – Warga masyarakat Desa Habi – Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka sejak tahun 2021 telah merasa sangat dirugikan dan tertipu mentah-mentah oleh yang namanya “Proyek Pembangunan Jaringan Air Bersih Desa Habi”, sebab proyek itu sama sekali tidak memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Habi, tidak ada air mengalir yang bisa dinikmati oleh masyarakat dan proyeknya pun terbengkalai alias gagal total.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Tim Pembela Demokrasi Indonesia Wilayah NTT (TPDI-NTT) telah menerima berbagai keluhan dari warga masyarakat Desa Habi tentang mangkraknya “Proyek Pembangunan Jaringan Air Bersih Desa Habi”, dan diketahui bahwa proyek tersebut pada tahap I tahun anggaran 2021 diselenggarakan oleh Dinas PUPR Kabupaten Sikka yang dananya bersumber dari dari Dana Pinjaman Daerah PT Sarana Multi Investasi (SMI) untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Kabupaten Sikka.

Baca juga:  Harumkan Nama Provinsi Jambi di Istana Merdeka, Nindya Eltsani Pulang Tanpa Apresiasi Pemerintah

Adapun menurut informasinya “Proyek Pembangunan Jaringan Air Bersih Desa Habi” pada tahap I tahun anggaran 2021 dikerjakan oleh CV. Patas milik Pius Laka yang diketahui merupakan saudara dari Fransiskus Laka (DirekturPerumda Wair Puan Kabupaten Sikka), dengan pagu anggaran proyek yaitu senilai Rp.981 juta.

Yang bertindak sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam “Proyek Pembangunan Jaringan Air Bersih Desa Habi” tahap I tahun anggaran 2021 tersebut
adalah Nong Buyung Dekresano yang saat ini merupakan Terdakwa dalam Kasus Korupsi Pekerjaan Peningkatan Jaringan Air Bersih IKK Nelle yang merugikan negara senilai Rp.2.014.263.554,-.

Selanjutnya pada tahap II tahun anggaran 2024, “Proyek Pembangunan Jaringan Air Bersih Desa Habi” tersebut dikerjakan secara Swakelola oleh Perumda Wair Puan Kabupaten Sikka yang dinakhodai oleh Fransiskus Laka dengan pagu anggaran senilai Rp.2,5 miliar.

Baca juga:  Hakordia 2025 Pemkot Probolinggo Melalui Disdikbud Tegaskan Komitmen Antikorupsi Sejak Usia Dini.

Fakta-fakta yang kami temukan dalam “Proyek Pembangunan Jaringan Air Bersih Desa Habi” adalah
pipa distribusi yang terpasang tidak bisa berfungsi untuk mengantar air ke Bak Penampung guna didistribusikan ke warga masyarakat di Desa Habi lantaran mesin sama sekali tidak berfungsi. Bahkan meteran air yang sudah terpasang di rumah warga pun mubazir sebab air tidak pernah bisa mengalir sehingga tidak pernah bisa dinikmati oleh warga masyarakat, padahal proyek itu diharapkan bisa mengatasi masalah kekurangan air bersih di Desa Habi.

Oleh karena “Proyek Pembangunan Jaringan Air Bersih Desa Habi” itu sama sekali tidak memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Habi alias proyeknya gagal total, maka kami minta Kepala Kejaksaan Negeri Sikka segera melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap proyek dimaksud, sebab terindikasi kuat terdapat penyalahgunaan wewenang dan perbuatan melawan hukum demi memperkaya diri sendiri atau orang lain yang merugikan keuangan atau perekonomian negara.

Baca juga:  Masyarakat Antusias Ikuti Festival Tring Fun Run Pegadaian, Bersama Walikota dr. Aminuddin

Apabila Kepala Kejaksaan Negeri Sikka Henderina Malo tidak segera merespon permintaan kami, maka kami dan segenap warga Desa Habi siap berbondong-bondong mendatangi Kejaksaan Negeri Sikka guna menuntut segera dilakukannya pengusutan terhadap Nong Buyung Dekresano, Pius Laka dan Fransiskus Laka serta pihak-pihak lainnya yang diduga berperan atas mangkraknya “Proyek Pembangunan Jaringan Air Bersih Desa Habi”.

(MERIDIAN DEWANTA, SH – KOORDINATOR TIM PEMBELA DEMOKRASI INDONESIA WILAYAH NTT / TPDI-NTT / ADVOKAT PERADI)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
​Polemik Iuran Rp500 Ribu SPPG Pemalang Disorot, Diduga Langgar Aturan BGN, Pengurus Paguyuban: Itu Sah dan Hak Organisasi

Alwi Assagaf

07 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Penarikan iuran bulanan terhadap pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tergabung dalam Paguyuban Mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pemalang memicu sorotan publik. Kebijakan tersebut dipertanyakan karena dikhawatirkan berdampak pada kualitas porsi dan hak penerima manfaat. ADVERTISEMENT ​Berdasarkan data yang dihimpun, puluhan hingga ratusan pengelola dapur dari total 140 unit SPPG …

Rayakan Kemerdekaan dengan Cara Berbeda, Tanjungpinggir Padukan Lomba dan Pelayanan Warga

Redaksi

07 Sep 2026

Batam, vokalpublika.com- Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kelurahan Tanjungpinggir, Kecamatan Sekupang, Batam, berlangsung meriah. Berbagai lomba yang melibatkan masyarakat digelar di Taman Wisata Tangga Seribu Habibi Dangas, Sekupang, Minggu (6/9/2026). ADVERTISEMENT Meski digelar setelah momentum perayaan 17 Agustus, kegiatan tersebut tetap mendapat antusiasme warga. Lurah Tanjungpinggir, H Agus Syofian, mengatakan, …

Sekda Pemalang dan Pemcam Ulujami Apresiasi Festival Grebeg 1000 Kemeja Sukorejo, Sampaikan Pesan Pilkades Damai

Alwi Assagaf

06 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Ulujami bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pemalang memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Festival Grebeg 1000 Kemeja di Desa Sukorejo, Minggu (6/9/2026). ADVERTISEMENT Gelaran tahunan di kawasan wisata Mina Padi tersebut dinilai sukses menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkuat kondusivitas warga. ​Hadir langsung memantau jalannya kegiatan, Sekda Pemalang Bagus Sutopo menggarisbawahi …

​Penarikan Rp500 Ribu Dapur MBG Pemalang Menuai Sorotan, Aliran Dana Masih Gelap

Alwi Assagaf

06 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Penarikan iuran bulanan terhadap pengelola dapur operasional yang tergabung dalam Paguyuban Mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pemalang memicu sorotan publik. ADVERTISEMENT Transparansi pengelolaan serta urgensi pembentukan paguyuban tersebut kini dipertanyakan demi memastikan dana kas tidak memangkas ketersediaan maupun kualitas porsi bagi penerima manfaat. ​Berdasarkan data yang dihimpun, puluhan hingga ratusan pengelola …


Kapolda Jabar dan Ketua Bhayangkari Daerah Salurkan Bantuan Sosial untuk Masyarakat Nelayan Pangandaran

Redaksi

06 Sep 2026

PANGANDARAN — Sebagai bentuk nyata kepedulian sosial serta menghadirkan institusi kepolisian di tengah masyarakat, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. bersama Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat Ny. Nila Pipit Rismanto menggelar kunjungan kerja sekaligus menyerahkan paket bantuan sosial (baksos) Di kampung Nelayan Kabupaten Pangandaran ADVERTISEMENT Kegiatan humanis ini bertujuan untuk membantu …

Menembus Keterbatasan, Kasek dan Siswa SMPN 1 Atap Pabuaran Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Sekolah Hingga Sampah di Aliran Sungai

Alwi Assagaf

05 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Keterbatasan fasilitas di wilayah terpencil tidak menyurutkan langkah SMPN Pabuaran Satu Atap, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang untuk mewujudkan lingkungan belajar yang sehat. ADVERTISEMENT Dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Budiman, seluruh siswa bersama jajaran guru dan komite sekolah menggelar aksi gotong royong membersihkan area sekolah hingga aliran sungai Pabuaran yang tertimbun sampah, Sabtu …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x