Home » Berita » Penghuni RULI BALKOM Hambat Laju Program Investasi BP Batam Yang Dicanangkan ke Presiden

Penghuni RULI BALKOM Hambat Laju Program Investasi BP Batam Yang Dicanangkan ke Presiden

Redaksi 05 Aug 2025 137

Batam, Vokalpublika.com – Polemik pendataan yang dilakukan PT City Center Develoment (CCD) yang menerima pengalokasian lahan dari BP Batam seluas 4,2 hektar dalam peta lokasi (PL) milik mereka menghadapi hambatan yang keras dari warga rumah liar (ruli) Baloi Kolam (Balkom).

Warga Baloi Kolam RT4, RT10, RW 16 Kelurahan Sei Panas yang mendiami lokasi PT CCD menolak didata oleh team dari Perusahaan, kemudian secara terang-terangan Marpaung salah satu anggota yang tergabung dalam Forum Baloi Kolam Bersatu (FBKB) memprovokasi warga dan dengan berani mengusir pihak manajemen CCD.

“Kami menolak pendataan ditempat ini, kalian siapa? Apa legalitas kalian disini? kalian keluar dari sini,” teriak Marpaung kepada team pendata dari perusahaan CCD, Jumat, (25/7/2025).

Kemudian salah satu pentolan Forum Baloi Kolam Bersatu tersebut mengatakan dengan lantang, bahwa kedatangan team PT CCD guna mendata rumah yang masuk PL mereka tidak memiliki izin dari ketua perangkat.

” Kalian sudah ada izin dari RT/RW melakukan pendataan ini, kalau tidak ada silahkan kalian keluar dari sini, sejengkal tanah pun dari sini tidak bisa kalian ukur,” bentak Marpaung dengan beringasnya.

Kedatangan team dari PT CCD dengan maksud mendata yang masuk PL perusahaan dinilai tidak sah menurut perwakilan warga tersebut karena tidak mengikut sertakan pihak dari BP Batam maupun perangkat pemerintah setempat.

“Apa kalian datang kesini sudah melakukan pemberitahuan sebelumnya dari RT maupun RW, hadirkan pihak BP Batam disini,” sebut Marpaung dengan nada keras.

Baca juga:  Pangdam IV/Diponegoro Santuni 1.000 Anak Yatim Piatu dan Putra Putri Prajurit di HUT ke-80 RI

Ironisnya, meski sudah diterangkan kepada warga oleh perwakilan pihak manajemen PT CCD, bahwa Pihak Perusahaan sebelum datang untuk mendata sudah melakukan prosedur yang sepantasnya, yakni melengkapi surat tugas dan sudah melayangkan surat pemberitauan mulai dari Lurah, Camat, Pihak kepolisian hingga perangkat setempat.

Namun ketika surat pemberitauan diantarkan ke rumah bu RT setempat dan sudah diterima pihak keluarga perangkat tersebut, surat pemberitauan itu dikembalikan lagi ke salah satu RT tetangga dengan dalih penyampaian surat yang di antar pihak perusahaan asal letak saja.

Pihak manajemen PT City Center Develoment selalu mengedepankan komunikasi sebelum terjun untuk pendataan ke PL yang mereka miliki. Menurut ketua team dari perusahaan CCD, Anggal Sianipar mengatakan, pihak manajemen sebelum terjun kelapangan sudah membangun komunikasi, baik itu dari perangkat setempat maupun dari forum.

“Kami mengedepankan pendekatan persuasif, sudah ada komunikasi sebelumnya dari para pentolan Forum Baloi Kolam Bersatu, tapi kenyataannya tidak sesuai pakta dilapangan,” sebut Anggal Sianipar kepada awak media ini, Sabtu, (26/7).

“Kita tidak tau, apa sebenarnya kemauan mereka, kita menawarkan solusi baik, tetapi ketika kita mau menjalin komunikasi dengan mereka, selalu mereka menghindar kalau kita hubungi,” lanjut Anggal.

Manajemen PT City Center Develoment dengan suka rela menawarkan sagu hati berupa uang dan juga kapling untuk mereka nantinya. Pihak perusahaan memberi pilihan untuk warga, sagu hati berupa uang tunai atau kapling plus uang.

Baca juga:  Pengurus TP PKK Dibekali Etika Budaya dan Politik.

“Kedatangan kami mendata rumah warga yang tinggal di lahan perusahaan, kami juga menawarkan berupa sagu hati berupa uang maupun kapling untuk mereka tempati kelak, terserah mereka memilih apa,” tegas Anggal.

Menurut pengakuan salah satu sumber yang dirahasiakan media ini, ada beberapa orang yang memiliki kepentingan dilokasi tersebut, mulai penyalur air bersih, listrik dan bisnis kos-kosan.

“Di Baloi kolam ini, ada oknum penyelia air bersih untuk warga, penyalur listrik, bahkan pebisnis kos-kosan,” terang Sumber yang namanya tidak mau di sebutkan, Minggu, (27/7).

Bahkan menurut keterangannya lagi, bahwa di dalam lokasi tersebut ada beberapa orang memiliki rumah hingga belasan dan kesemuanya itu disewakan. Diduga kuat pemilik belasan rumah dan pelaku bisnis disana merupakan pendana dari sejumlah aksi mereka.

“Benar di lokasi ini, ada beberapa orang memiliki belasan rumah, dan mereka lah salah satu pendana aksi-aksi warga selama ini,” tutup sumber.

Hari kedua dari team perusahaan kembali datang untuk mendata ke lokasi, namun seperti hari pertama warga Baloi kolam melakukan perlawanan yang lebih ekstrim.

Hingga salah satu warga yang diketahui bermarga Napitupulu tersebut meminta legalitas asli dari BP Batam, dengan nada membentak kepada team perusahaan CCD, karena pihak perusahaan hanya membawa kertas salinan Poto copy, Napitupulu mengatakan itu bungkus tahu.

“Mana surat asli dari BP Batam, kalau cuman poto copy yang kalian bawa itu, percuma surat kalian, itu untuk bungkus tahu,” teriak Napitupulu dengan keras kepada pihak manajemen CCD, Senin, (28/7).

Baca juga:  Lampung Barat Lakukan Langkah Strategis Menuju Swasembada Pangan: Bupati Parosil Serahkan Alsintan Untuk Petani

Karena melihat gelombang massa yang tidak terkordinir dengan teriakan-teriakan provokatif, pihak team perusahaan City Center Develoment pun mengurungkan niat guna mendata dan mundur dengan tenang.

Untuk kita ketahui, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto memanggil jajaran Badan Pengusahaan (BP) Batam ke Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 22 Mei 2025.

Dalam pertemuan tersebut, Amsakar menyampaikan sejumlah inisiatif BP Batam dalam mendorong iklim investasi yang lebih kondusif, salah satunya adalah penerapan sistem manajemen lahan terpadu (land management system) yang bertujuan menata dan mempercepat pengelolaan lahan secara efisien.

“Pada intinya kami melaporkan, pertama desain-desain yang telah kami lakukan agar bisa melakukan percepatan untuk investasi di daerah antara lain dengan penataan lahan melalui land management system,” terang Amsakar dilansir dari laman resmi Sekretariat Kabinet RI.

BP Batam seharusnya berperan memberikan edukasi yang komfrehensif kepada warga rumah liar Baloi Kolam agar investasi bisa berjalan sesuai yang di canangkan Pemerintah Kota Batam maupun Pemerintah Pusat.

Tindakan warga rumah liar Baloi Kolam yang menolak pendataan dari pihak manajemen PT City Center Develoment jelas-jelas menjadi penghambat perkembangan iklim investasi sekarang ini.(red/**)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Dukung Program Nasional, Koramil 12/Watukumpul Kodim 0711/Pemalang Turun Langsung Lakukan Pendampingan Penyiapan Lahan KDKMP

Alwi Assagaf

12 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Dalam rangka mendukung program nasional penguatan ekonomi desa, Koramil 12/Watukumpul Kodim 0711/Pemalang Korem 071/Wijayakusuma melaksanakan pendampingan kegiatan Pembukaan Penyiapan Lahan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang bertempat di Desa Jojogan, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang. Senin (12/01/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Danramil 12/Watukumpul Kapten Inf Mulyo Hartono, didampingi Babinsa Desa Jojogan Serka …

Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Akibatkan Dua Rumah Warga Tambakrejo – Pemalang Rusak

Alwi Assagaf

12 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kabupaten Pemalang pada Jumat sore, (9/1/2026). Dampak peristiwa tersebut menyebabkan dua rumah warga di Dukuh Sumberharjo, RT 03 RW 07, Desa Tambakrejo, Kecamatan Pemalang, mengalami kerusakan bagian atap dan bangunan. Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Pemalang, kejadian …

Jalan Desa Kalisaleh – Belik Pemalang Rusak Bertahun-tahun! Minim Penerangan, Warga Dihimbau Hati-hati

Alwi Assagaf

12 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Kondisi jalan Desa Kalisaleh, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, memerlukan perhatian serius. Sejumlah titik jalan mengalami kerusakan parah dan berlubang, sementara fasilitas penerangan jalan masih sangat minim. Kerusakan ini telah berlangsung bertahun-tahun, sehingga menimbulkan kesulitan bagi warga dan pengendara yang melewati jalan tersebut. Informasi mengenai kondisi jalan ini muncul melalui video unggahan salah …

Peringati Hari Desa Nasional 2026, Ribuan Warga Pemalang Meriahkan Jalan Sehat dan Senam Pagi Bersama Bupati

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pagi semangat ribuan warga meriahkan jalan sehat dan senam pagi di udara yang sejuk. Gelora Krida Muda, Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan. Minggu (11/1/2026), dipenuhi gelak tawa dan semangat warga Kabupaten Pemalang. Ribuan peserta dari berbagai wilayah berkumpul mengikuti kegiatan jalan sehat dan senam bersama untuk memperingati Hari Desa Nasional. Warna-warni pakaian olahraga, …

City Walk Jadi Pilihan Olahraga Pagi Bupati Pemalang dan Keluarga

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang.Vokalpublika.com – Pagi yang cerah udara sejuk di City Walk Pemalang, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, memanfaatkan kawasan City Walk Pemalang untuk melakukan olahraga pagi bersama keluarga, Minggu (11/01/2026). Aktivitas tersebut berlangsung di ruang terbuka publik yang biasa digunakan masyarakat untuk berolahraga dan beraktivitas santai. Pada kegiatan tersebut, Bupati Pemalang terlihat menggunakan sepatu roda serta dengan …

SAPMA PP Pemalang Desak Pemkab Segera Tertibkan Prostitusi, Karaoke dan Mihol Ilegal: Tegakkan Perda Tanpa Pandang Bulu

Alwi Assagaf

11 Jan 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang dinilai gagal menertibkan tempat prostitusi, karaoke, dan penjualan minuman beralkohol. Hal tersebut terlihat dari masih beroperasinya sejumlah tempat yang belum jelas perizinannya, sehingga menyebabkan rusaknya moral serta memberi pengaruh buruk bagi generasi muda. Menyikapi kondisi tersebut, Ketua Satuan Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Kabupaten Pemalang, Widiyana Aji …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x