Home » Berita » Pohon Pisang Bertandan Panjang di Desa Bontomarannu Bulukumba Jadi Daya Tarik Warga Berfoto

Pohon Pisang Bertandan Panjang di Desa Bontomarannu Bulukumba Jadi Daya Tarik Warga Berfoto

Admin 30 Jul 2025 278

Bulukumba,Vokalpublika.com – Sebatang pohon pisang yang tumbuh di pekarangan warga Desa Bontomarannu, Kecamatan Bontotiro, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, menjadi perbincangan hangat dan menarik perhatian warga dari berbagai desa dan kelurahan sekitarnya. Keunikan pohon pisang ini terletak pada tandannya yang tidak biasa, menjuntai panjang hingga sekitar tiga meter dan dipenuhi buah yang tumbuh lebat.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Fenomena alam ini sontak menjadi objek kunjungan warga, terutama para ibu muda yang penasaran dan ingin menyaksikan langsung keunikan pohon pisang tersebut. Tak hanya melihat, banyak di antara mereka yang menyempatkan diri untuk berfoto bersama tandan pisang raksasa itu.

Lokasi yang sebelumnya sepi kini berubah menjadi tempat ramai dikunjungi warga dari berbagai penjuru. Salah seorang pengunjung, Ismawati, mengungkapkan rasa takjubnya saat berhasil mengunjungi pohon pisang tersebut.

Baca juga:  H. Yusran Amirullah kembali terpilih sebagai Ketua DPD Partai Nasdem Lam-Tim. Sebagai mitra strategis pemerintah, Nasdem siap kawal perubahan

“Setelah sekian lama mau kesana, akhirnya hari ini sampai juga. Masya Allah, seumur-umur baru kali ini lihat pisang yang panjangnya seperti ini, inilah salah satu bukti nyata kekuasaan sang pencipta alam semesta. Tulekko desa Bontomarannu,” ujar Ismawati dengan nada kagum. Rabu, 30 Juli 2025.

Keunikan tandan pisang yang tumbuh begitu panjang dan subur ini tidak hanya mencuri perhatian warga sekitar, tetapi juga mulai menarik minat masyarakat dari wilayah yang lebih jauh. Sejumlah pengunjung bahkan datang bersama keluarga atau rekan sejawat untuk menyaksikan langsung fenomena langka tersebut.

Baca juga:  Paung Kades Karangmoncol : Pembangunan Jembatan di Dukuh Bongkot Jadi Penopang Perekonomian Serta Mudahkan Akses Untuk Petani dan Anak Sekolah

Menurut warga setempat, pohon pisang itu sengaja ditanam di pekarangan rumah salah satu penduduk. Awalnya tak ada yang menyangka pohon tersebut akan menumbuhkan tandan sepanjang itu.

Namun, seiring berjalannya waktu, tandan pisang tersebut semakin memanjang dan menghasilkan buah secara merata dari ujung ke pangkal. Warga meyakini bahwa Pisang Raja Seribu tersebut merupakan hasil dari bibit yang berkualitas, melalui rekayasa genetik dan kondisi tanah serta iklim yang subur di wilayah Bontotiro.

Fenomena pohon pisang bertandan panjang di Desa Bontomarannu ini menjadi contoh nyata betapa alam masih menyimpan keajaiban yang bisa menginspirasi kekaguman dan kekhidmatan terhadap ciptaan Tuhan. Keberadaan pohon ini bukan hanya menjadi objek foto semata, tetapi juga simbol dari potensi alam yang patut dijaga dan dimaknai.

Baca juga:  Ketua Umum PWMOI Akan Melantik Pengurus PWMOI Kepri dan DPD Se-Kepri di Batam pada 9 Mei 2026, Jadi Momentum Penguatan Media Online Profesional

Dengan semakin banyaknya pengunjung yang datang, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan juga meningkat. Desa Bontomarannu, lewat pohon pisang unik ini, telah memberikan warna tersendiri bagi warga dan menjadi titik singgah yang sarat makna di tengah kehidupan desa yang sederhana.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Tengah Duka Gempa Nagekeo, Bantuan dari Melanie SoebonoHadir untuk Warga Terdampak

Redaksi

16 Aug 2026

NAGEKEO, vokalpublika.com— Di tengah kepedihan warga yang kehilangan rasa aman setelah gempa bumi mengguncang Kabupaten Nagekeo, secercah harapan datang dari kepedulian lintas daerah. ADVERTISEMENT Begitu bencana gempa bumi terjadi, Alfian Rayabelen yang berada di Kabupaten Lembata segera menyampaikan informasi mengenai kondisi darurat yang dialami warga kepada Melanie Soebono, perwakilan Rumah Harapan, seorang aktris, aktivis, dan …

BP Batam Buka Ruang Verifikasi Klaim Warga atas Lahan Sekolah Terintegrasi Merah Putih

Redaksi

16 Aug 2026

BATAM, vokalpublika.com— Badan Pengusahaan (BP) Batam menegaskan penyiapan lahan untuk pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis, dialog, serta penghormatan terhadap hak masyarakat. ADVERTISEMENT Lahan yang disiapkan untuk pembangunan sekolah tersebut memiliki luas sekitar 18,5 hektare dan berada di atas Hak Pengelolaan Lahan (HPL) BP Batam. Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, …

Dapur Posko Kerja Sama Polres Nagekeo dan Indofood Resmi Dibuka, Sediakan Makanan bagi Warga Terdampak Gempa

Redaksi

16 Aug 2026

Mbay, Nagekeo, NTT, vokalpublika.com— Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 SR di Kota Mbay, Kabupaten Nagekeo, terus ditunjukkan oleh jajaran Kepolisian Resor Nagekeo bersama pihak swasta. ADVERTISEMENT Melalui kerja sama antara Polres Nagekeo dan PT Indofood, dapur posko untuk membantu memenuhi kebutuhan makanan bagi masyarakat terdampak gempa bumi resmi dibuka dan mulai …

Wartawan Florespos.net, Arton Togo Daftar Sebagai Balon Kades Aeramo

Redaksi

16 Aug 2026

NAGEKEO, vokalpublika.com- Wartawan Florespos.net Arkadius Togo resmi mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Kepala Desa Aeramo periode 2027-2035. ADVERTISEMENT Pendaftaran dilakukan Arkadius Togo di Panitia Penerima Calon Kepala Desa Aeramo pada Minggu (16/8/2026) siang. Dengan mendaftarnya Arkadius, maka ia menyatakan komitmennya untuk maju dalam bursa Pilkades Aeramo mendatang. “Saya hari ini telah daftar sebagai bakal calon …

Dugaan Penggelapan Dana Rp1 Miliar Lebih Mandek 15 Bulan, Lawyer Muda Kalbar Desak Polda Segera Tetapkan Tersangka

Redaksi

16 Aug 2026

PONTIANAK, vokalpublika.com— Dugaan perkara penggelapan dana dengan nilai kerugian lebih dari Rp1 miliar yang dilaporkan ke Polda Kalimantan Barat (Kalbar) kembali mencuat. Setelah proses penanganan disebut telah berjalan sekitar 15 bulan, pihak korban mempertanyakan kepastian hukum dan mendesak penyidik segera mengambil langkah tegas apabila alat bukti dan unsur pidana telah terpenuhi. ADVERTISEMENT Desakan tersebut disampaikan …

Bocah 4 Tahun Meninggal di RS Handayani Kotabumi, Dugaan Keterlambatan Penanganan Jadi Sorotan

Redaksi

16 Aug 2026

LAMPUNG UTARA, vokalpublika.com— Meninggalnya seorang anak berusia 4 tahun saat menjalani perawatan di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Handayani Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, menjadi sorotan publik. ADVERTISEMENT Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat dini hari, 14 Agustus 2026. Anak yang disebut bernama Ananda, warga Kecamatan Abung Pekurun, dilaporkan meninggal dunia ketika berada di ruang …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x