Home » Berita » Belajar dari Para Petarung Sejati Negeri Ini Dream, Believe, and Make It Happen

Belajar dari Para Petarung Sejati Negeri Ini Dream, Believe, and Make It Happen

Admin 27 Jul 2025 809

Oleh: Ermelinda Noh Wea

Advertisement
ADVERTISEMENT

Vokalpublika.com Di negeri ini, ada banyak kisah yang tidak tertulis. Ia tidak terdengar di forum-forum mewah atau disorot oleh lensa kamera, tetapi hidup dan berdenyut dalam keseharian kita. Kisah-kisah itu milik orang-orang biasa yang menjalani hidup dengan keberanian luar biasa. Mereka adalah petarung sejati bukan karena gelar atau jabatan, tapi karena kegigihan mereka untuk tetap bermimpi, tetap percaya, dan tetap berjalan, bahkan ketika jalan itu gelap, sunyi, dan penuh duri.

Kita hidup dalam masa yang kerap membuat orang merasa kecil. kesenjangan, ketidakadilan, dan tekanan hidup membuat banyak orang kehilangan keberanian untuk bermimpi. Tapi di antara reruntuhan harapan itu, ada yang tetap berdiri tegak. Mereka yang menolak tunduk pada nasib. Mereka yang memilih untuk menyalakan cahaya kecil di dalam diri mereka dan berjalan dengan cahaya itu, seberapapun redupnya.

Dan dari merekalah, kita belajar bahwa sesungguhnya inti dari kehidupan bukanlah tentang siapa yang paling cepat sampai di garis akhir, tetapi siapa yang tetap melangkah, walau tertatih. Siapa yang masih percaya pada mimpinya, meski orang lain menganggapnya mustahil. Siapa yang bersedia menciptakan keajaiban dalam keheningan.

Mimpi yang bertahan dalam kesunyian.
Di sebuah desa di ujung timur Indonesia, ada anak kecil yang setiap pagi berjalan kaki sejauh lima kilometer hanya untuk bisa bersekolah. Ia tidak pernah tahu apakah besok akan tetap ada buku, atau apakah ia akan bisa lanjut ke jenjang berikutnya. Tapi ia tetap berjalan. Ia tetap belajar. Ia tetap bermimpi.

Baca juga:  Sudah 16 Hari Jaringan Telekomunikasi dan Internet Serta Listrik Kabupaten Aceh Tengah Belum Juga Normal

Mimpi adalah sesuatu yang sangat sederhana namun sangat mendalam. Ia tidak membutuhkan ijin siapapun untuk hadir. Tapi ia membutuhkan keberanian luar biasa untuk dijaga. Di negeri ini, ribuan orang bermimpi di tengah kondisi yang nyaris membuat mereka berhenti percaya anak-anak dari keluarga miskin yang ingin jadi dokter, guru, atau arsitek. Petani yang ingin menguliahkan anaknya. Pedagang kecil yang ingin membuka toko yang lebih layak. Mereka bermimpi bukan untuk mewah, tapi untuk hidup lebih manusiawi.

Yang menyentuh dari mimpi mereka adalah kejujurannya. Bukan mimpi untuk bersaing, tetapi mimpi untuk bertahan, untuk memperbaiki, untuk membawa secercah harapan bagi orang-orang terdekat.

Kepercayaan yang tidak mudah patah. Jika mimpi adalah benih, maka keyakinan adalah tanah tempat ia bertumbuh. Keyakinan itulah yang menghidupi langkah-langkah kecil mereka. Para petarung sejati ini bukan orang-orang yang hidup dalam kelimpahan. Banyak dari mereka hidup dalam kekurangan. Tapi justru karena itulah mereka percaya. Mereka percaya, bukan karena segalanya mudah, tapi karena mereka tahu bahwa menyerah bukan pilihan.

Lihatlah para guru honorer yang terus mengabdi di sekolah-sekolah pelosok, dengan gaji tidak layak tapi tetap setia mendidik. Lihatlah para tenaga medis di desa terpencil yang berjalan berjam-jam hanya untuk mengunjungi satu pasien. Lihatlah para ibu yang bangun lebih pagi dan tidur lebih malam demi anak-anaknya bisa sekolah.

Baca juga:  Aliansi Wartawan Pantura Bersatu Sayangkan Insiden Penghalangan Tugas Jurnalistik Saat Gubernur Serahkan SK Plt Bupati Pekalongan

Di wajah mereka, tidak ada sorotan. Tapi dalam mata mereka, ada tekad yang tidak tergoyahkan. Mereka percaya bahwa setiap langkah mereka punya makna. Bahwa kerja mereka tidak sia-sia. Bahwa hidup yang sederhana tetap bisa dijalani dengan penuh harga diri.

Tindakan kecil, dampak besar. Ada satu hal yang menjadi benang merah dari semua petarung sejati ini mereka tidak hanya bermimpi dan percaya, tapi juga bertindak. Tindakan mereka tidak besar, tidak bombastis, tidak viral. Tapi justru karena itulah ia tulus dan kuat.

Seorang ayah yang berjualan keliling sambil membaca buku di sela-sela waktu agar bisa ikut ujian paket C. Seorang mahasiswa yang kuliah sambil bekerja sebagai ojek daring, lalu mengirim uang untuk adiknya di kampung. Seorang perempuan difabel yang membuka tempat menjahit kecil dan mempekerjakan sesama penyandang disabilitas. Mereka tidak menunggu kesempatan datang. Mereka menciptakan jalan mereka sendiri, dengan tangan mereka sendiri.

Dan tindakan-tindakan itu, sekecil apapun, memberi dampak besar. Karena setiap upaya, betapapun sederhana, menginspirasi. Mereka adalah bukti nyata bahwa perubahan bukan monopoli mereka yang berkuasa, tetapi juga milik mereka yang berani bertindak.

Nilai yang harus dihidupkan kembali.
Hari ini, kita hidup dalam masyarakat yang terlalu sibuk mengejar pencapaian instan, terlalu cepat menghakimi kegagalan, dan terlalu mudah kehilangan empati. Maka kita perlu kembali belajar dari para petarung sejati negeri ini. Belajar tentang ketekunan. tentang kejujuran. tentang kesabaran. tentang harapan yang tidak pudar meski digerus waktu.

Baca juga:  UPN Veteran Jatim Mengikuti Workshop Bantuan Hidup Dasar Bersama RSUD dr.Moh.Saleh.

Nilai “Dream, Believe, and Make It Happen” bukan slogan motivasi kosong. Ia adalah prinsip hidup yang dibangun dari realitas, dari penderitaan, dari keringat dan air mata. Ia mengajarkan kita bahwa untuk berhasil, kita tidak perlu sempurna. Kita hanya perlu sungguh-sungguh.

Negeri ini dibangun oleh mimpi dan tindakan orang biasa.
Negeri ini tidak hanya dibangun oleh pidato-pidato besar, tetapi oleh kerja diam-diam orang biasa. Oleh para petarung sejati yang memilih untuk tidak menyerah. Yang memilih untuk tetap bermimpi, meski langit tampak mendung. Yang memilih untuk percaya, meski tidak ada jaminan. Yang memilih untuk bertindak, meski hasilnya tidak instan.

Jika kita ingin melihat masa depan Indonesia yang lebih baik, maka belajarlah dari mereka. Hormati perjuangan mereka. Dukung langkah mereka. Karena merekalah fondasi sejati bangsa ini. Merekalah yang menjaga nyala harapan agar tidak padam.

Dan mungkin, dalam diri kita masing-masing, ada bagian dari petarung itu. Tinggal apakah kita cukup berani untuk menghidupkannya

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Tingkatkan Kenyamanan Pelayanan Publik, Jajaran Kecamatan Pemalang Kompak Gelar Korve Kebersihan

Alwi Assagaf

09 Jun 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Pemerintah Kecamatan Pemalang kembali melaksanakan kegiatan kerja bakti massal atau “Korve” pada Selasa (9/6/2026). Aksi bersih-bersih lingkungan ini merujuk langsung pada program kebersihan lingkungan yang diinisiasi oleh Bupati Pemalang guna meningkatkan kualitas pelayanan publik yang nyaman dan sehat. ADVERTISEMENT ​Berdasarkan pantauan di lokasi, agenda rutin ini memperlihatkan sinergi dan kekompakan yang kuat …

​DPD KAWALI Pemalang Minta KLHK Tindak Tegas PT Noor Amara Garmindo Terkait Alih Status Dokumen Amdal

Alwi Assagaf

09 Jun 2026

PEMALANG – Dewan Pimpinan Daerah Koalisi Kawal Lingkungan Hidup Indonesia Lestari (DPD KAWALI) Kabupaten Pemalang mendesak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengaudit dokumen lingkungan PT Noor Amara Garmindo. Langkah ini menyusul berubahnya status permodalan perusahaan konveksi tersebut menjadi Penanaman Modal Asing (PMA). ADVERTISEMENT ​Berdasarkan SK Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemalang Nomor 660.1/792/DLH, perusahaan yang …

​Tingkatkan Pelayanan Publik, Kecamatan Ulujami Gelar Apel Pagi Dinas Satu Atap

Alwi Assagaf

09 Jun 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kecamatan Ulujami menggelar Apel Pagi Dinas Satu Atap di halaman Kantor Kecamatan Ulujami pada Senin (8/6/2026). Kegiatan rutin ini diikuti oleh seluruh aparatur sipil negara (ASN), pegawai non-ASN, serta unsur pelayanan di lingkungan kecamatan. ADVERTISEMENT ​Bertindak sebagai pimpin apel, Kepala Seksi Tata Pemerintahan (Kasi Tapem) Kecamatan Ulujami, Mukromin, S.IP. Dalam amanatnya, …

​Polres Pemalang Gandeng Pemkab Luncurkan Program Bhabinkamtibmas Tracer TB Paru

Alwi Assagaf

09 Jun 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Polres Pemalang resmi meluncurkan program “Bhabinkamtibmas Tracer Tuberkulosis (TB) Paru” di Pendopo Kabupaten Pemalang, Senin (8/6). Langkah ini merupakan implementasi program “Polda Jateng Peduli Berantas TB Paru” guna mempercepat eliminasi penularan TB di wilayah Jawa Tengah. ADVERTISEMENT ​Acara peluncuran ditandai dengan pemukulan gong oleh Kapolres Pemalang, AKBP Rendy Setia Permana, didampingi Bupati …

Kecamatan Pemalang Bentuk Panitia dan Pengawas Pilkades Lawangrejo

Alwi Assagaf

09 Jun 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Pemerintah Kecamatan Pemalang menggelar sosialisasi sekaligus membentuk Panitia dan Pengawas Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Lawangrejo Tahun 2026, Senin (8/6/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pesta demokrasi di tingkat desa berjalan aman, tertib, dan transparan. ADVERTISEMENT ​Kegiatan yang berlangsung di aula pertemuan setempat ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan …

Serahkan 1.029 Sertipikat Tanah Wakaf di ICOP 2026, Menteri Nusron Ajak Penerima Jadi Pelopor Percepatan Sertipikasi

Clara T S

09 Jun 2026

Jakarta – vokalpunlika.comMenteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyerahkan sebanyak 1.029 sertipikat tanah wakaf dan tiga Sertipikat Hak Milik (SHM) untuk badan hukum keagamaan dalam rangkaian kegiatan International Conference on Pesantren (ICOP) 2026 yang berlangsung di Universitas Darunnajah, Sabtu (6/6/2026). ADVERTISEMENT Penyerahan sertipikat tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x