Home » Berita » Reklamasi Dipertanyakan: Untuk Rakyat atau Oligarki?

Reklamasi Dipertanyakan: Untuk Rakyat atau Oligarki?

Admin 21 Jul 2025 183

Jakarta,Vokalpublika.Com– Proyek reklamasi di berbagai wilayah Indonesia kembali menuai sorotan tajam. Meski sering diklaim sebagai langkah strategis untuk pembangunan ekonomi nasional, praktik reklamasi dinilai justru lebih banyak merugikan masyarakat dan lingkungan dibandingkan memberikan manfaat nyata.

Dalam artikel opini yang ditulis oleh Rahmat Mulyana, Associate INDEF sekaligus Dosen IAI Tazkia, terungkap bahwa reklamasi yang tersebar di berbagai daerah seperti Teluk Jakarta, Teluk Kupang, dan Pantai Utara Makassar, telah mengubah wajah pesisir Indonesia. Total luas reklamasi yang mencapai lebih dari 53 ribu hektare kini menjadi simbol eksklusivitas, monopoli, dan marginalisasi terhadap masyarakat pesisir.

Pelanggaran terhadap konstitusi, khususnya Pasal 33 UUD 1945, menjadi sorotan utama. Pemerintah dinilai memberikan Hak Guna Bangunan (HGB) kepada korporasi atas wilayah laut yang seharusnya menjadi ruang hidup bersama. Putusan Mahkamah Konstitusi yang menegaskan bahwa laut tidak boleh dimiliki secara pribadi pun dianggap diabaikan.

Baca juga:  Patroli Gabungan Bongkar Tambang Ilegal, Pelaku Lari Tinggalkan Excavator

Nelayan Tergusur, Oligarki Menang

Reklamasi Teluk Jakarta menjadi contoh paling nyata dari ketimpangan tersebut. Sekitar 25.000 nelayan kehilangan mata pencaharian akibat hilangnya akses ke wilayah tangkap. Pendapatan mereka menurun drastis hingga 60 persen, sementara harga properti di pulau-pulau reklamasi melonjak tajam hingga Rp 100 juta per meter persegi.

Penelitian juga menunjukkan dampak lingkungan yang parah. Di Teluk Jakarta saja, 60% terumbu karang dan 70% hutan mangrove telah rusak, dengan kerugian ekologis ditaksir mencapai Rp 1,4 triliun per tahun. Di wilayah Kepulauan Riau, abrasi akibat pengerukan pasir menyebabkan penyusutan lahan di 24 pulau kecil, termasuk Pulau Nipah yang hilang hingga 60% luasnya.

Baca juga:  Petinggi Desa Bringin Hadiri Malam Puncak HUT RI ke 80 Pemuda 08.

Korupsi Sistemik dan Regulasi Lemah

Investigasi KPK dan BPK mengungkap aliran dana mencurigakan senilai Rp 50 triliun dalam proyek reklamasi, sebagian besar terkait mark-up biaya, manipulasi AMDAL, dan suap dalam proses perizinan. Ironisnya, 60% proyek reklamasi nasional tidak memiliki dokumen AMDAL lengkap, membuka ruang lebar bagi pelanggaran hukum.

Rahmat Mulyana mendesak agar reformasi tata kelola reklamasi segera dilakukan. Ini mencakup pembentukan gugus tugas independen untuk audit menyeluruh, revisi UU No. 27/2007, program pemberdayaan masyarakat pesisir, hingga rehabilitasi ekosistem yang rusak.

Desakan Pembentukan Pansus DPR

Baca juga:  Dukung Program Nasional, Koramil 12/Watukumpul Kodim 0711/Pemalang Turun Langsung Lakukan Pendampingan Penyiapan Lahan KDKMP

Lebih lanjut, pembentukan Panitia Khusus (Pansus) di DPR dinilai sangat mendesak untuk menyelidiki berbagai penyimpangan dalam proyek reklamasi, khususnya yang terjadi di era pemerintahan Presiden Joko Widodo. Fokusnya adalah membongkar proses perizinan, aliran dana mencurigakan, hingga dampak sosial dan lingkungan yang ditimbulkan.

“Reklamasi untuk siapa?” – pertanyaan ini kini menggema di tengah publik. Tanpa reformasi mendasar dan keberpihakan nyata pada rakyat, reklamasi dikhawatirkan hanya akan menjadi alat eksploitasi sumber daya oleh oligarki, sekaligus memperlebar jurang ketimpangan di negeri ini.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Tags :
Related post
Tok!!! Buntut Dugaan Keracunan Siswa TK, Operasional SPPG Bumirejo Pemalang Dihentikan

Alwi Assagaf

14 Mar 2026

​PEMALANG, Vokalpublika.com – Pemerintah Kabupaten Pemalang mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bumirejo. Keputusan ini buntut dari insiden dugaan keracunan makanan yang menimpa siswa TK Pertiwi Kartika Sari di Desa Blendung, Kecamatan Ulujami, Kamis (12/3/2026). ​Penyegelan sementara ini bertujuan untuk melancarkan proses investigasi menyeluruh guna mengungkap penyebab pasti insiden …

​Kemanusiaan di Tengah Keheningan Malam: 234SC DPC Pemalang Gelar Aksi ‘Saur on the Road’

Alwi Assagaf

14 Mar 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Dalam balutan kekhusyukan bulan suci Ramadhan, momen untuk menebar kebaikan kembali diwujudkan dengan nyata. Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) 234SC DPC Pemalang menunjukkan kepeduliannya melalui kegiatan humanis bertajuk “Sedekah Ramadhan: Berbagi Beras dan Saur on the Road”, yang dilaksanakan pada Jumat dini hari (14/3/2026). Dimulai sejak pukul 01.00 WIB, aksi ini tidak hanya sekadar …

Siap Amankan Mudik Lebaran, Polres Probolinggo Kota Gelar Apel Pasukan Ops Ketupat Semeru 2026

Redaksi

14 Mar 2026

Probolinggo,-vokalpublika.com,-Polres Probolinggo Kota menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 di halaman Mapolres Probolinggo Kota, Kamis (12/3/2026). Apel ini digelar sebagai bentuk kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri S.I.K., M.I.K. serta dihadiri oleh Wali Kota Probolinggo dr. H. …

WaliKota dr Aminuddin Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada keluarga Alm Abdul Ghoni.

Redaksi

14 Mar 2026

Probolinggo,-vokalpublika.com,-Wali Kota Probolinggo dr.Aminuddin didampingi Kepala Disperinaker Retno Fajar Winarti dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Probolinggo Nurhadi Wijayanto, menyerahkan santunan jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan kepada tiga keluarga warga yang telah meninggal dunia. salah satunya keluarga Almarhum Abdul Ghoni (Gogon Harum), di jalan Gatot Subroto gang 11 RT 4 RW 5 kelurahan jati kecamatan Mayangan …

Lelah dan Ngantuk Jangan Paksakan, FRIC DPW Banten Sediakan Posko Mudik

Redaksi

13 Mar 2026

TANGERANG, vokalpublika.com- Bagi para pemudik yang melintasi jalan otonom cikupa pasar kemis ada lokasi yang strategis untuk beristirahat, Fast Respon Indonesia Cente (FRIC) DPW Banten menyediakan Posko Mudik yang berlokasi di depan Puntu masuk Tol Jakarta tepatnya di jalan Raya otonom Cikupa Pasar Kemis Habibi Ketua FRIC DPW Banten Mengatakan, ” Sebagai mitra strategis yang …

Seorang Insan Pers di Pemalang Menjadi Simbol Kebaikan di Momentum Ramadan: Nurhayadi Bagikan Ratusan Takjil Untuk Pengguna Jalan

Alwi Assagaf

13 Mar 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Di tengah hiruk pikuk aktivitasnya memburu berita, kepedulian sosial tetap berdenyut kuat di hati Nurhayadi, atau yang lebih popular disapa Nur Bulus. Wartawan senior yang menjabat sebagai Kepala Biro salah satu media online ternama (Merdekanews) ini, menyempatkan diri untuk berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan 1445 H / 2026 M. ​Dengan semangat berbagi …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x