Home » Berita » Lindungi Pesisir, Pemerintah Luncurkan Aturan dan Program Khusus Mangrove

Lindungi Pesisir, Pemerintah Luncurkan Aturan dan Program Khusus Mangrove

Redaksi 09 Jul 2025 294

Jakarta, Vokalpublika.com – Pemerintah memperkuat upaya perlindungan ekosistem mangrove melalui terbitnya dua Peraturan Pemerintah (PP) terbaru yang mengatur mekanisme pelindungan dan pengelolaan mangrove secara komprehensif, baik di dalam maupun di luar kawasan hutan. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam menjawab tantangan perubahan iklim dan memperkuat ketahanan lingkungan pesisir Indonesia.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Salah satu peraturan yang diterbitkan adalah PP tentang Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove (PPEM). Aturan ini memberikan dasar hukum yang lebih kuat untuk menetapkan fungsi lindung maupun budidaya pada kawasan mangrove, serta mendorong restorasi di lokasi yang telah mengalami kerusakan.

Hingga kini, tercatat lebih dari satu juta hektar mangrove masih berstatus hutan produksi dan belum memperoleh perlindungan optimal.

Guru Besar Universitas Diponegoro sekaligus Ketua SDGs Center UNDIP, Prof. Denny Nugroho Sugianto, menilai PPEM menjadi tonggak penting dalam tata kelola lingkungan berbasis sains dan ekosistem.

“Indonesia memiliki potensi besar dalam mitigasi perubahan iklim melalui cadangan karbon mangrove. Namun, banyak kawasan yang bernilai ekologis tinggi belum terlindungi secara hukum. Kajian ulang diperlukan agar kawasan tersebut dapat dialihkan menjadi kawasan lindung,” ujar Denny dalam keterangannya, Senin (8/7/2025).

Deputi Bidang Pengendalian Kerusakan Lingkungan, Sigit Setiawan, menyatakan bahwa pendekatan partisipatif menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan dua PP tersebut.

“Perlindungan lingkungan tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah. Kini, masyarakat bisa terlibat langsung, mulai dari menyuarakan hak atas udara bersih, ikut dalam Musrenbang lingkungan, hingga memberikan kontribusi melalui data dan inovasi lokal,” ujarnya.

Untuk mendukung penerapan kebijakan ini, pemerintah juga meluncurkan program Desa Mandiri Peduli Mangrove (DMPM). Program ini mengintegrasikan konservasi dengan penguatan ekonomi masyarakat pesisir, melalui kegiatan seperti silvofishery, ekowisata, pembibitan mangrove, hingga pengembangan kelembagaan dan infrastruktur desa.

“Insentif, pendanaan, serta dukungan pemberdayaan diatur dalam PP 27. Tujuannya agar restorasi mangrove tidak menjadi beban masyarakat, melainkan membuka jalan bagi ekonomi hijau dan biru,” kata Sigit.

Sementara itu, Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Perairan Darat, Puji Iswari, menegaskan bahwa KLH/BPLH akan segera menyiapkan peraturan turunan agar dua PP tersebut dapat segera diimplementasikan secara teknis di lapangan.

Baca juga:  Buka Diktukba SPKT T.A 2026, Waka Polda Jabar Tekankan Transformasi Pelayanan Humanis Tanpa Kekerasan

Pemerintah juga merencanakan pembentukan tiga Unit Pelaksana Teknis (UPT) baru di Jambi, Pontianak, dan Sorong, yang akan memperkuat pengelolaan mangrove dan perairan darat di wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Papua.

Melalui pendekatan ilmiah dan kolaborasi multipihak, pemerintah berharap kebijakan ini dapat membangun sistem perlindungan lingkungan yang tangguh, adil, dan berkelanjutan.

“Kami ingin mewujudkan lingkungan hidup yang sehat dan tangguh terhadap krisis iklim. Ini bukan sekadar kebijakan teknis, tetapi arah pembangunan yang berpihak pada alam dan masyarakat,” ujar Sigit.

Kehadiran dua PP ini juga menandai pergeseran paradigma bahwa pelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Dari petani, pelajar, nelayan, perangkat desa, hingga pelaku usaha, semua pihak didorong untuk terlibat aktif menjaga bumi.

Baca juga:  Pernyataan KONi Menyesatkan Publik, Exco Askab PSSI Pemalang : Semangat Kami Masih Menyala Untuk Kebangkitan PSIP

sumber : kemenlh.go.id

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
PKKMB Hari Kedua Universitas Malahayati: Mahasiswa Baru Dibekali Riset hingga Bela Negara

Redaksi

08 Sep 2026

BANDAR LAMPUNG,vokpublika.com— Universitas Malahayati gelar PKKMB hari kedua bagi 1.196 mahasiswa baru di Gedung Graha Bintang, Selasa. Kegiatan berlangsung runtut dari pagi hingga sore dengan dua sesi utama. ADVERTISEMENT Sesi Pagi, Diisi pengenalan fasilitas kampus yakni, UPT Balai Bahasa dan program unggulan & fasilitas pembelajaran bahasa asing. Perpustakaan, akses keanggotaan, katalog digital, ruang baca riset. …

Hak Jawab PT Anugrah Bayuarya Perkasa: Akui Ada Perbaikan Pasangan Batu, Tegaskan Progres Pekerjaan Capai 97 Persen

Redaksi

08 Sep 2026

SAMBAS, KALBAR,vokalpublika.com— PT Anugrah Bayuarya Perkasa menyampaikan hak jawab sekaligus klarifikasi atas pemberitaan dan informasi mengenai pelaksanaan pekerjaan yang sedang dikerjakan perusahaan di wilayah Tebas, Kabupaten Sambas. ADVERTISEMENT Klarifikasi tersebut disampaikan secara resmi melalui surat Nomor: 06/PT.ABP/IX/2026 tertanggal 5 September 2026, yang ditujukan kepada Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Wartawan Internasional (DPD ASWIN) Kalimantan Barat. Dalam …

Hari Pelanggan Nasional 2026, Direksi Perumda Tirta Mulia Pemalang Turun ke Lapangan Serap Aspirasi Warga

Alwi Assagaf

08 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026, Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang mempertegas komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan publik. Tak sekadar perayaan seremonial, jajaran direksi memilih turun langsung ke lapangan untuk menyapa dan mendengarkan masukan para pelanggan secara langsung dari rumah ke rumah (door to door). ADVERTISEMENT ​Langkah tersebut dipimpin langsung …

​Polemik Iuran Rp500 Ribu SPPG Pemalang Disorot, Diduga Langgar Aturan BGN, Pengurus Paguyuban: Itu Sah dan Hak Organisasi

Alwi Assagaf

07 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Penarikan iuran bulanan terhadap pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tergabung dalam Paguyuban Mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pemalang memicu sorotan publik. Kebijakan tersebut dipertanyakan karena dikhawatirkan berdampak pada kualitas porsi dan hak penerima manfaat. ADVERTISEMENT ​Berdasarkan data yang dihimpun, puluhan hingga ratusan pengelola dapur dari total 140 unit SPPG …

Rayakan Kemerdekaan dengan Cara Berbeda, Tanjungpinggir Padukan Lomba dan Pelayanan Warga

Redaksi

07 Sep 2026

Batam, vokalpublika.com- Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kelurahan Tanjungpinggir, Kecamatan Sekupang, Batam, berlangsung meriah. Berbagai lomba yang melibatkan masyarakat digelar di Taman Wisata Tangga Seribu Habibi Dangas, Sekupang, Minggu (6/9/2026). ADVERTISEMENT Meski digelar setelah momentum perayaan 17 Agustus, kegiatan tersebut tetap mendapat antusiasme warga. Lurah Tanjungpinggir, H Agus Syofian, mengatakan, …

Sekda Pemalang dan Pemcam Ulujami Apresiasi Festival Grebeg 1000 Kemeja Sukorejo, Sampaikan Pesan Pilkades Damai

Alwi Assagaf

06 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Ulujami bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pemalang memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Festival Grebeg 1000 Kemeja di Desa Sukorejo, Minggu (6/9/2026). ADVERTISEMENT Gelaran tahunan di kawasan wisata Mina Padi tersebut dinilai sukses menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkuat kondusivitas warga. ​Hadir langsung memantau jalannya kegiatan, Sekda Pemalang Bagus Sutopo menggarisbawahi …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x