Home » Advertorial » Polres Dairi Bongkar Rekayasa Begal Rp297 Juta, Uang Perusahaan Diduga Habis untuk Judi Online

Polres Dairi Bongkar Rekayasa Begal Rp297 Juta, Uang Perusahaan Diduga Habis untuk Judi Online

Clara T S 10 Jun 2026 21

DAIRI – vokalpublika.com
Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Dairi berhasil mengungkap fakta di balik kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan masyarakat Kabupaten Dairi dan viral di media sosial. Peristiwa yang awalnya dilaporkan sebagai aksi perampokan dengan kerugian ratusan juta rupiah tersebut ternyata merupakan rekayasa yang dilakukan oleh pelapor sendiri.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Kapolres Dairi, AKBP Otniel Siahaan, dalam konferensi pers yang si dampingi wakapolres,kasih humas,kapolsek tigalingga digelar pada Rabu (10/6/2026), mengungkapkan bahwa pria berinisial WG yang sebelumnya mengaku menjadi korban pembegalan di Jalan Sumbul–Karo, Desa Palding Jaya, Kecamatan Tigalingga, sebenarnya merupakan pelaku penggelapan dana perusahaan tempatnya bekerja.

Menurut Kapolres, kasus ini bermula ketika WG mendapat tugas dari perusahaan untuk melakukan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dengan dana sebesar Rp297 juta. Namun, dana tersebut justru digunakan untuk bermain judi online.

“Berdasarkan hasil penyelidikan, tersangka memperoleh arahan dari pimpinannya untuk membayar pajak bumi dan bangunan perusahaan. Akan tetapi uang tersebut tidak digunakan sesuai peruntukannya, melainkan dipakai untuk bermain judi online,” ujar AKBP Otniel Siahaan.

Baca juga:  Tito Karnavian: 300 BUMD Merugi Rp 5,5 Triliun, Banyak Diisi Timses Tak Profesional

Mengaku Dibegal Tiga Orang

Untuk menutupi perbuatannya, WG kemudian membuat laporan palsu kepada pihak kepolisian. Ia mengaku menjadi korban pembegalan oleh tiga orang tidak dikenal saat melintas di wilayah Kecamatan Tigalingga.

Dalam laporannya, WG menyebut para pelaku menghadangnya dan melakukan pemukulan menggunakan balok kayu hingga mengenai wajahnya. Ia juga mengklaim bahwa para pelaku membawa kabur tas berisi uang perusahaan sebesar Rp297 juta, sebuah laptop, serta telepon genggam miliknya.

Tak hanya itu, WG turut melaporkan sejumlah barang berharga lainnya hilang dalam peristiwa tersebut, antara lain buku tabungan, dompet berisi uang tunai, dokumen pribadi, beberapa unit telepon seluler, hingga perhiasan emas.

Total kerugian yang dilaporkan kepada pihak kepolisian mencapai Rp343,49 juta.

Laporan tersebut sempat menjadi perhatian luas masyarakat karena nilai kerugian yang sangat besar dan dugaan aksi kriminal yang terjadi di wilayah Kabupaten Dairi.

Polisi Temukan Sejumlah Kejanggalan

Meski demikian, penyelidikan yang dilakukan tim gabungan Sat Reskrim Polres Dairi bersama Polsek Tigalingga menemukan sejumlah kejanggalan dalam keterangan yang diberikan oleh WG.

Baca juga:  Tapak Suci Nagekeo Gelar Atraksi Pencak Silat Meriahkan HUT RI ke-80

Petugas menemukan bercak darah pada sebuah batu di lokasi yang disebut sebagai tempat kejadian perkara. Selain itu, tas yang sebelumnya diklaim dirampas oleh pelaku justru ditemukan di aliran Sungai Lae Renun.

“Tas yang awalnya disebut dirampok oleh pelaku berhasil ditemukan di aliran Sungai Lae Renun. Di dalamnya masih terdapat satu unit laptop dan beberapa telepon genggam,” jelas Kapolres.

Temuan tersebut semakin memperkuat dugaan bahwa peristiwa pembegalan yang dilaporkan tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.

Aliran Transaksi Jadi Kunci Pengungkapan

Penyidik kemudian melakukan pendalaman terhadap aktivitas keuangan WG. Dari hasil pemeriksaan rekening dan aliran transaksi perbankan, ditemukan adanya transaksi yang mengarah pada aktivitas perjudian online.

Analisis terhadap data transaksi tersebut menjadi salah satu bukti penting yang akhirnya mengungkap bahwa dana perusahaan yang sebelumnya disebut hilang akibat pembegalan ternyata telah digunakan untuk bermain judi online.

Baca juga:  TP-PKK Asahan Dorong Tertib Administrasi Desa Lewat Pembinaan Langsung

Setelah dilakukan pemeriksaan intensif dan pengumpulan alat bukti, penyidik menyimpulkan bahwa laporan pembegalan yang dibuat oleh WG merupakan rekayasa untuk menutupi penggelapan dana perusahaan.

Proses Hukum Berlanjut

Atas perbuatannya, WG kini harus berhadapan dengan proses hukum. Selain diduga melakukan penggelapan dana perusahaan, yang bersangkutan juga terancam dikenakan pasal terkait laporan palsu kepada aparat penegak hukum.

Kapolres Dairi menegaskan bahwa pihaknya akan menangani perkara tersebut secara profesional dan transparan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kasus ini sekaligus menjadi peringatan mengenai dampak negatif perjudian online yang tidak hanya merugikan pelaku secara pribadi, tetapi juga dapat mendorong seseorang melakukan tindak pidana untuk menutupi kerugian yang dialaminya. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam praktik perjudian online karena berpotensi menimbulkan persoalan hukum maupun kerugian ekonomi yang serius.(clara siahaan)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
​Ikuti, Saksikan, dan Meriahkan Bhayangkara Expo 2026 Polres Pemalang

Alwi Assagaf

10 Jun 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor (Polres) Pemalang resmi menggelar perhelatan akbar bertajuk Bhayangkara Expo 2026. Acara yang mengusung semangat sinergi dan pesta rakyat ini akan berlangsung mulai tanggal 26 Juni hingga 3 Juli 2026, berpusat di Jalan Suro Hadikusumo (depan Pendopo Kabupaten Pemalang). ADVERTISEMENT ​Bhayangkara Expo 2026 dirancang untuk memadukan penguatan …

Tingkatkan Kenyamanan Pelayanan, Kecamatan Ulujami Rutin Gelar Aksi Korve Bersih-Bersih

Alwi Assagaf

10 Jun 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang sehat, nyaman, serta asri, jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan staf Kantor Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, rutin melaksanakan kegiatan kerja bakti atau korve bersama. Kegiatan ini difokuskan pada kebersihan lingkungan kantor, penataan ruang kerja, serta pengelolaan sampah di area sekitar. ADVERTISEMENT ​Camat Ulujami menegaskan bahwa aksi …

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Dairi Ikuti Arahan Perdana Kakanwil BPN Sumut, Perkuat Komitmen Pelayanan Prima dan Integritas

Clara T S

10 Jun 2026

Dairi_vokalpublika.comKepala Kantor Pertanahan Kabupaten Dairi bersama para Pejabat Pengawas mengikuti kegiatan arahan dan bimbingan yang disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sumatera Utara, Bapak Nugraha, S.H., M.H., sebagai bagian dari langkah awal kepemimpinan beliau dalam memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kinerja, serta membangun sinergi yang solid di lingkungan Kantor Wilayah BPN Provinsi …

Kepala Kantor Pertanahan Dairi Hadiri Sertijab Kakanwil BPN Sumut, Perkuat Komitmen Pelayanan Pertanahan Berkualitas

Clara T S

10 Jun 2026

Medan –vokalpublika.comKepala Kantor Pertanahan Kabupaten Dairi bersama para Pejabat Pengawas menghadiri kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumatera Utara yang berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan di Kota Medan. ADVERTISEMENT Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam proses regenerasi kepemimpinan di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan …

ASN Benteng Birokrasi: Mengapa Latihan Dasar Militer Komponen Cadangan Perlu Diterapkan Pemerintah

Redaksi

09 Jun 2026

Jakarta, vokalpublika.com- Birokrasi adalah jantung negara. Di situlah kebijakan dirumuskan, pelayanan publik berjalan, dan kedaulatan dijalankan setiap hari. Tapi sekuat apa pun undang-undangnya, kalau “jantung” ini lemah, mudah disusupi, maka pertahanan bangsa dari dalam akan runtuh sebelum musuh dari luar datang. ADVERTISEMENT Di sinilah ide penting muncul: Pemerintah harus menerapkan Latihan Dasar Militer Komponen Cadangan …

Kota Bekasi Raih WTP Masuk Lima Besar Terbaik

Redaksi

09 Jun 2026

BANDUNG, vokalpublika.com- Plh Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe bersama Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi terima hasil Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2025 yang meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Jawa Barat. ADVERTISEMENT “Rasa syukur Alhamdulillah, Pemerintah Kota Bekasi meraih opini WTP pada tahun …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x