Home » Advertorial » Kebakaran Lahan Gambut 70 Hektare di Nagan Raya Belum Padam Total, Diduga Akibat Pembukaan Lahan dengan Cara Dibakar

Kebakaran Lahan Gambut 70 Hektare di Nagan Raya Belum Padam Total, Diduga Akibat Pembukaan Lahan dengan Cara Dibakar

Clara T S 04 Jun 2026 137

Nagan Raya-vokalpublika.com
Kebakaran lahan gambut yang terjadi di wilayah Desa Kaye Uno, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, menjadi ancaman serius bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Hingga sepekan terakhir, api dilaporkan masih membakar area gambut seluas sekitar 70 hektare yang berada di kawasan Hak Guna Usaha (HGU).

Advertisement
ADVERTISEMENT

Informasi yang dihimpun dari warga setempat menyebutkan, proses pemadaman menghadapi berbagai kendala di lapangan. Selain kondisi medan yang sulit dijangkau, petugas dan masyarakat hanya mengandalkan pompa air untuk melakukan upaya pemadaman sehingga api belum dapat dikendalikan secara maksimal.

Baca juga:  Hari ke-6 Operasi Patuh Siginjai 2025, Mobil Dinas Pemkot Sungai Penuh Terjaring Razia

Karakteristik lahan gambut yang kering juga menjadi tantangan tersendiri. Meski kobaran api di permukaan berhasil dipadamkan, bara api masih tersimpan di lapisan bawah tanah dan berpotensi kembali menyala sewaktu-waktu. Kondisi ini menyebabkan proses pemadaman membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan kebakaran pada lahan biasa.

“Warga melihat api masih muncul di beberapa titik. Gambut yang terbakar menyimpan bara di bawah permukaan sehingga sulit dipastikan benar-benar padam,” ungkap salah seorang warga Darul Makmur yang enggan disebutkan namanya.

Baca juga:  Vendor Atur Jadwal Sampah? PROJO Karimun Kritik Usulan PT AGB

Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, kebakaran tersebut diduga dipicu oleh aktivitas pembukaan lahan perkebunan baru dengan cara membakar. Namun demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait penyebab pasti kebakaran tersebut.

Selain menghanguskan puluhan hektare lahan, kebakaran gambut juga berpotensi menimbulkan dampak lingkungan yang serius, mulai dari kerusakan ekosistem, hilangnya habitat satwa, hingga munculnya kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat.

Masyarakat berharap pemerintah daerah, perusahaan pemegang HGU, serta instansi terkait dapat segera mengambil langkah-langkah penanganan yang lebih intensif agar kebakaran tidak meluas dan dampaknya dapat diminimalkan.

Baca juga:  Wujud Kepedulian, Satpolairud Polresta Tanjungpinang dan BPBD Bantu Korban Pompong Terbalik

Hingga berita ini diterbitkan, kondisi di lokasi kebakaran masih terus dipantau. Belum ada kepastian bahwa api telah padam total, sementara sejumlah titik panas diduga masih tersisa di area gambut yang terbakar.(clara)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Hari Pelanggan Nasional 2026, Direksi Perumda Tirta Mulia Pemalang Turun ke Lapangan Serap Aspirasi Warga

Alwi Assagaf

08 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026, Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang mempertegas komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan publik. Tak sekadar perayaan seremonial, jajaran direksi memilih turun langsung ke lapangan untuk menyapa dan mendengarkan masukan para pelanggan secara langsung dari rumah ke rumah (door to door). ADVERTISEMENT ​Langkah tersebut dipimpin langsung …

Pemkot Bekasi Resmi Terapkan PJJ Sekolah, Antisipasi Sebaran Abu Vulkanik

Redaksi

08 Sep 2026

KOTA BEKASI , vokalpublika.com— Pemerintah Kota Bekasi memutuskan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mulai 8-9 Sept 2026 bagi seluruh siswa SD dan SMP di Kota Bekasi sebagai langkah antisipasi terhadap potensi paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. ADVERTISEMENT Keputusan tersebut diambil setelah Pemkot Bekasi melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan kewaspadaan yang sebelumnya memberikan ruang kepada …

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, Lampaui Kepri dan Nasional

Redaksi

07 Sep 2026

BATAM, vokalpublika.com— Perekonomian Kota Batam menunjukkan kinerja positif pada Triwulan II 2026. Pertumbuhan ekonomi Batam tercatat mencapai 7,28 persen secara year-on-year (y-on-y), atau lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sebesar 6,99 persen dan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29 persen. ADVERTISEMENT Capaian tersebut menempatkan Batam sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi …

​Polemik Iuran Rp500 Ribu SPPG Pemalang Disorot, Diduga Langgar Aturan BGN, Pengurus Paguyuban: Itu Sah dan Hak Organisasi

Alwi Assagaf

07 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Penarikan iuran bulanan terhadap pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tergabung dalam Paguyuban Mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pemalang memicu sorotan publik. Kebijakan tersebut dipertanyakan karena dikhawatirkan berdampak pada kualitas porsi dan hak penerima manfaat. ADVERTISEMENT ​Berdasarkan data yang dihimpun, puluhan hingga ratusan pengelola dapur dari total 140 unit SPPG …

Rayakan Kemerdekaan dengan Cara Berbeda, Tanjungpinggir Padukan Lomba dan Pelayanan Warga

Redaksi

07 Sep 2026

Batam, vokalpublika.com- Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kelurahan Tanjungpinggir, Kecamatan Sekupang, Batam, berlangsung meriah. Berbagai lomba yang melibatkan masyarakat digelar di Taman Wisata Tangga Seribu Habibi Dangas, Sekupang, Minggu (6/9/2026). ADVERTISEMENT Meski digelar setelah momentum perayaan 17 Agustus, kegiatan tersebut tetap mendapat antusiasme warga. Lurah Tanjungpinggir, H Agus Syofian, mengatakan, …

Sekda Pemalang dan Pemcam Ulujami Apresiasi Festival Grebeg 1000 Kemeja Sukorejo, Sampaikan Pesan Pilkades Damai

Alwi Assagaf

06 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Ulujami bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pemalang memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Festival Grebeg 1000 Kemeja di Desa Sukorejo, Minggu (6/9/2026). ADVERTISEMENT Gelaran tahunan di kawasan wisata Mina Padi tersebut dinilai sukses menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkuat kondusivitas warga. ​Hadir langsung memantau jalannya kegiatan, Sekda Pemalang Bagus Sutopo menggarisbawahi …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x