Home » Berita » PWMOI Kepri: Tidak Semua Konten Media Sosial Merupakan Produk Jurnalistik

PWMOI Kepri: Tidak Semua Konten Media Sosial Merupakan Produk Jurnalistik

Redaksi 02 Jun 2026 111

Kepri, vokalpublika.com– Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong meningkatnya arus penyebaran informasi melalui berbagai platform media sosial, seperti TikTok, Facebook, Instagram, serta beragam kanal digital lainnya. Di tengah derasnya arus informasi tersebut, masyarakat diimbau untuk semakin cermat dalam menerima, menyaring, dan membagikan informasi yang beredar di ruang digital.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Wakil Ketua bidang Ekonomi PWMOI (Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia) Kepulauan Riau, Wisnu Hidayatullah, S.E., menegaskan bahwa kemajuan teknologi telah memberikan kemudahan bagi siapa pun untuk memproduksi dan mendistribusikan informasi kepada publik. Namun, kemudahan tersebut harus diimbangi dengan tanggung jawab, etika, serta pemahaman terhadap regulasi yang berlaku.

Menurut Wisnu, saat ini banyak konten yang beredar di media sosial dikemas menyerupai produk pemberitaan. Namun demikian, tidak seluruh konten tersebut diproduksi oleh perusahaan pers yang memiliki legalitas, struktur redaksi, serta mekanisme kerja jurnalistik sebagaimana diatur dalam ketentuan pers nasional.

Baca juga:  Bentuk Karakter Generasi Muda, Babinsa Koramil 02/Taman Beri Materi Wawasan Kebangsaan Untuk Siswa SMPN 5 Taman

“Media sosial merupakan sarana komunikasi yang sangat bermanfaat dan memiliki peran penting dalam penyebaran informasi. Namun masyarakat perlu memahami bahwa tidak semua informasi yang beredar di media sosial dapat langsung dikategorikan sebagai produk jurnalistik. Terdapat perbedaan mendasar antara konten pribadi, opini, promosi, dan berita yang diproduksi oleh perusahaan pers yang bekerja berdasarkan Kode Etik Jurnalistik,” ujar Wisnu Hidayatullah, Minggu (01/06/2026).

Ia menjelaskan bahwa setiap produk jurnalistik wajib melalui proses verifikasi, konfirmasi, cek fakta, serta menerapkan prinsip keberimbangan sebelum dipublikasikan kepada masyarakat. Proses tersebut merupakan bagian penting dalam menjaga akurasi, kredibilitas, dan kualitas informasi yang disampaikan kepada publik.

Lebih lanjut, Wisnu mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang sumbernya tidak jelas atau belum terverifikasi. Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, konflik sosial, hingga konsekuensi hukum.

Baca juga:  Privasi Warga Dipertaruhkan di Balik MoU Kejagung dan Operator

“Setiap pengguna media sosial memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan informasi yang dibagikan tidak mengandung unsur hoaks, fitnah, ujaran kebencian, maupun informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Prinsip berpikir dan memverifikasi sebelum membagikan informasi merupakan langkah sederhana namun sangat penting dalam menjaga kualitas ruang digital,” tegasnya.

PWMOI Kepri juga mengajak para kreator konten, pengelola akun informasi publik, serta masyarakat secara umum untuk terus meningkatkan literasi digital dan memahami regulasi yang mengatur penggunaan media elektronik di Indonesia.

Dalam konteks pemberitaan, keberadaan perusahaan pers yang berbadan hukum, memiliki struktur redaksi yang jelas, serta penanggung jawab yang dapat dihubungi merupakan bentuk akuntabilitas kepada publik. Dengan adanya mekanisme tersebut, masyarakat memiliki ruang untuk menggunakan hak jawab, menyampaikan klarifikasi, maupun mengajukan pengaduan apabila ditemukan kekeliruan dalam suatu pemberitaan.

Selain itu, masyarakat perlu memahami bahwa kebebasan berekspresi di ruang digital merupakan hak yang harus dijalankan secara bertanggung jawab. Kebebasan tersebut tetap harus menghormati hak orang lain, menjunjung etika komunikasi, serta mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
PWMOI Kepri berharap seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat, edukatif, dan produktif. Melalui peningkatan literasi digital, masyarakat diharapkan mampu membedakan informasi yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan dengan informasi yang belum terverifikasi, sehingga terhindar dari dampak negatif penyebaran informasi yang menyesatkan.

Baca juga:  Program Makan Bergizi Gratis di Pemalang Dipantau Kejagung, Pemilik Yayasan Buka Suara

“Pers yang profesional, independen, dan bertanggung jawab merupakan salah satu pilar penting dalam kehidupan demokrasi. Karena itu, mari bersama-sama menjaga kualitas informasi di ruang digital dengan mengedepankan kebenaran, etika, serta tanggung jawab sosial,” tutup Wisnu Hidayatullah.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Bangsa Berduka, Putra Terbaik Gugur di Medan Tugas: Ketum FRIC H. Dian Surahman Sampaikan Belasungkawa Mendalam atas Gugurnya Bripka (Anumerta) Fredy Lukas Awes

Redaksi

25 Jul 2026

Vokalpublika.com – Jakarta, 24 Juli 2026 – Duka mendalam kembali menyelimuti keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia. Salah satu putra terbaik bangsa, Bripka (Anumerta) Fredy Lukas Awes, personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026, gugur saat menjalankan tugas negara di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. ADVERTISEMENT Kepergian almarhum tidak hanya meninggalkan luka bagi keluarga dan rekan …

Wakil Wali Kota Dicky Chandra Buka Ibing Pasanggiri Se-Priangan Timur, Ketua DPC FRIC Tasikmalaya Tegaskan Dukungan untuk Pelestarian Pencak Silat

Redaksi

25 Jul 2026

Vokalpublika.com – Tasikmalaya-Semangat pelestarian budaya bangsa berpadu dengan pembinaan generasi muda mewarnai pelaksanaan Ibing Pasanggiri Se-Priangan Timur DPD PPSI Kota Tasikmalaya yang digelar hari ini (24/7/2026). ADVERTISEMENT Kegiatan bergengsi tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Chandra, dan dihadiri berbagai tokoh, insan pencak silat, serta elemen masyarakat yang memiliki komitmen terhadap pelestarian …

Bulutangkis Kapolri Cup 2026 Siap Digelar, Libatkan Atlet Muda hingga Penyandang Disabilitas

Redaksi

25 Jul 2026

Vokalpublika.com – Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menggelar Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Mengusung tema “Membangun Prestasi untuk Negeri”, turnamen ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan tema besar “Polri untuk Masyarakat.” ADVERTISEMENT Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026 akan berlangsung pada …

​Perkuat Budaya Gotong Royong, ASN Kecamatan Pemalang Bebenah Demi Kenyamanan Masyarakat

Alwi Assagaf

24 Jul 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Pemerintah Kecamatan Pemalang menegaskan komitmennya dalam menghadirkan lingkungan kerja dan pelayanan publik yang representatif melalui kegiatan kerja bakti rutin “Jumat Bersih”, Jumat (24/7/2026). ADVERTISEMENT ​Kegiatan korve yang dipusatkan di seluruh area Kantor Kecamatan Pemalang tersebut diikuti oleh seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), staf, dan karyawan tanpa terkecuali. ​Aksi ini bukan sekadar …

​Sinergi Pemerintah Kecamatan Ulujami dan Warga Kertosari: Dorong Kebersihan Lingkungan dan Serap Aspirasi Desa

Alwi Assagaf

24 Jul 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Sekretaris Kecamatan Ulujami memimpin aksi gotong royong kebersihan lingkungan di Desa Kertosari. Kegiatan ini melibatkan staf kecamatan, ASN Dinas Satu Atap Ulujami, serta warga setempat sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan, kesehatan, dan keindahan wilayah, Jumat 24 Juli 2026. ADVERTISEMENT ​Desa Kertosari dikenal memiliki potensi ekonomi dan pariwisata yang kuat. Selain menjadi …

AWPB Bongkar dan Tuntut Transparansi Anggaran Publikasi, Komisi A DPRD Pemalang Minta Diskominfo Buka Data

Alwi Assagaf

24 Jul 2026

Pemalang, Vokalpublika.com – Rapat dengar pendapat di Komisi A DPRD Kabupaten Pemalang berlangsung hangat pada Jumat lalu. Aliansi Wartawan Pantura Bersatu (AWPB) mempertanyakan transparansi pengelolaan anggaran publikasi dan kemitraan media oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pemalang, Jumat 24 Juli 2026. ADVERTISEMENT ​AWPB menilai pola kemitraan Diskominfo belum mencerminkan kepatuhan terhadap prinsip keterbukaan dan …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x