Home » Berita » Menyambung Asa yang Terputus: Jembatan Garuda Kemerdekaan Akses Bagi Ribuan Warga Desa Ngombak dan Kentengsari

Menyambung Asa yang Terputus: Jembatan Garuda Kemerdekaan Akses Bagi Ribuan Warga Desa Ngombak dan Kentengsari

Alwi Assagaf 12 Mar 2026 212

GROBOGAN, Vokalpublika.com – Penantian panjang puluhan tahun warga Desa Ngombak dan Desa Kentengsari, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, akhirnya berbuah manis. Kehadiran jembatan gantung sepanjang 80 meter di atas Sungai Tuntang kini resmi menjadi urat nadi baru yang mengakhiri isolasi wilayah tersebut.

Selama ini, derasnya aliran Sungai Tuntang menjadi penghambat utama mobilitas. Sekretaris Desa Kentengsari, Wartoyo, mengenang perjuangan warga yang sebelumnya harus bertaruh nyawa menyeberangi sungai menggunakan rakit manual. Saat arus deras, akses praktis terputus total.

Baca juga:  KASUS JUDOL: BANDARNYA MASIH BEBAS, PEJUANGNYA DIFITNAH!

“Warga sudah menunggu puluhan tahun. Dulu harus pakai rakit, kalau banjir tidak bisa lewat. Sekarang akses jauh lebih mudah dan aman,” ujar Wartoyo dengan penuh haru.

Hal senada diungkapkan Daryanto, warga setempat. Sebelum ada jembatan, masyarakat harus memutar sejauh 12 kilometer dengan waktu tempuh lebih dari 20 menit melalui Kedungjati untuk mencapai desa tetangga. Kini, perjalanan tersebut terpangkas drastis hanya menjadi 5 menit.

“Sangat membantu, terutama untuk anak-anak sekolah dan petani. Mereka tidak perlu lagi memutar jauh hanya untuk sampai ke tujuan,” tambahnya.

Baca juga:  Bupati Pemalang Resmi Lantik Drs. Supa'at Emban Jabatan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

Pembangunan infrastruktur ini merupakan bagian dari Program Jembatan Garuda yang digagas TNI Angkatan Darat untuk membuka akses di wilayah terisolasi. Di wilayah Kodam IV/Diponegoro, program ini mencakup pembangunan 39 jembatan di Jawa Tengah dan DIY.

Khusus untuk Jembatan Sungai Tuntang, sedikitnya 1.073 kepala keluarga atau sekitar 6.418 jiwa kini dapat menikmati manfaatnya secara langsung.Peresmian program ini dilakukan serentak oleh Kasad, dengan seremoni di lokasi dipimpin langsung oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han.

Baca juga:  Personel TNI Berhasil Mengamankan Tiga Pemuda dan Beberapa Rekannya Membawa Bom Molotof

Bagi warga Ngombak dan Kentengsari, jembatan ini bukan sekadar konstruksi baja yang melintang di atas sungai. Ia adalah simbol hadirnya negara di tengah kesulitan rakyat—sebuah titian harapan menuju akses pendidikan, ekonomi, dan masa depan yang lebih baik.****

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
​OPINI: Menyoal Moralitas “Penumpang Gelap” di Balik Karya Jurnalistik

Alwi Assagaf

28 Apr 2026

Oleh: Aliansi Wartawan Pantura Bersatu (AWPB) ​Sebuah karya jurnalistik lahir dari proses yang panjang dan berisiko. Mulai dari menampung laporan masyarakat, melakukan investigasi lapangan, hingga verifikasi data demi mengungkap kebenaran dan menyelamatkan uang negara. Namun, ironi besar kini tengah melanda profesi kita. ​Fakta di lapangan menunjukkan fenomena miris: munculnya oknum-oknum yang mengaku sebagai rekan seprofesi, …

Carut Marut Infrastruktur WiFi di Pemalang: AWPB Soroti Lemahnya Pengawasan dan Potensi Kebocoran PAD

Alwi Assagaf

27 Apr 2026

PEMALANG – Aliansi Wartawan Pantura Bersatu (AWPB) mendesak Pemerintah Kabupaten Pemalang untuk bersikap transparan terkait pemanfaatan Ruang Milik Jalan (Rumija) untuk tiang kabel fiber optik (WiFi). AWPB mengindikasikan adanya praktik bisnis jaringan internet “gelap” yang mengabaikan prosedur perizinan dan merugikan Pendapatan Asli Daerah (PAD). ​Secara regulasi, pemasangan sarana komersial di lahan pemerintah wajib memiliki izin …

​Gotong Royong Kodim Pemalang dan Masyarakat Bangun Jembatan Penghubung Belik-Randudongkal

Alwi Assagaf

27 Apr 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Personel Kodim 0711/Pemalang melalui Koramil 11/Belik bersama warga Desa Sikasur melaksanakan gotong royong pembangunan Jembatan Garuda di atas Sungai Dauan, Senin (27/4/2026). Infrastruktur ini dibangun untuk menghubungkan Desa Sikasur (Kecamatan Belik) dengan Desa Karangmoncol (Kecamatan Randudongkal). Jembatan dengan dimensi panjang 50 meter dan lebar 1,2 meter tersebut saat ini memasuki tahap pengerjaan …

Ketum GHLHI Soroti Menteri Lingkungan Hidup Baru, Desak Penegakan Hukum Tegas di Tengah Krisis Lingkungan Nasional

Redaksi

27 Apr 2026

Jakarta, vokalpublika.com – Ketua Umum DPP Gugus Hukum Lingkungan Hidup Indonesia (GHLHI), Bakti Lubis, menyoroti penunjukan Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup, dengan menekankan pentingnya langkah tegas dalam penegakan hukum terhadap pelanggaran lingkungan. Dalam keterangannya, Bakti Lubis menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan besar agar kepemimpinan baru di sektor lingkungan hidup mampu menghadirkan perubahan nyata di …

Mengungkap Tabir Proyek Rp25 Miliar di Pesisir Barat: Dugaan Penyimpangan hingga Minim Pengawasan, Mutu Pendidikan Terancam

Redaksi

27 Apr 2026

Pesisir Barat, Vokalpublik.com – Proyek Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) untuk renovasi dan rehabilitasi madrasah di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, dengan nilai mencapai Rp25,48 miliar, kini menjadi sorotan serius. Program yang digulirkan pemerintah pusat melalui kolaborasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Kementerian Agama Republik Indonesia untuk Tahun Anggaran 2025–2026 itu diduga menyisakan sejumlah …

Iuran Sampah Dipertanyakan Respons Desa Kaduagung Belum Menyeluruh

Redaksi

27 Apr 2026

Kuningan, vokalpublika.com— Polemik pengelolaan sampah di Desa Kaduagung, Kecamatan Karangkancana, Kabupaten Kuningan, masih menyisakan tanda tanya. Selain dugaan praktik pembakaran sampah secara terbuka, transparansi penggunaan iuran kebersihan sebesar Rp10 ribu per rumah tangga juga menjadi sorotan. Permasalahan ini mencuat setelah awak media menerima keluhan warga terkait masih berlangsungnya pembakaran sampah di lingkungan desa, meski masyarakat …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x