Home » Berita » Kontroversi Proyek U-Ditch Pemalang: Saluran Malah Menyempit Penyebab Banjir Disejumlah Lokasi? Publik Cium Aroma Korupsi

Kontroversi Proyek U-Ditch Pemalang: Saluran Malah Menyempit Penyebab Banjir Disejumlah Lokasi? Publik Cium Aroma Korupsi

Alwi Assagaf 04 Feb 2026 499

PEMALANG, Vokalpublika.com – Program perbaikan drainase kota yang digadang-gadang sebagai solusi banjir di Kabupaten Pemalang kini justru menuai sorotan tajam. Proyek pemasangan saluran beton (U-Ditch) yang dikerjakan serentak di berbagai titik kota dinilai “asal jadi” dan tidak berbasis kajian teknis yang matang.

Advertisement
ADVERTISEMENT

Andi Rustono aktivis senior yang juga selaku Ketua Presidium Gunung Slamet menyebut, polemik utama muncul terkait spesifikasi teknis ukuran U-Ditch yang dipasang. Alih-alih memperlebar kapasitas tampung air, proyek ini justru mempersempit penampang saluran yang sudah ada.

Menurutnya, “Upgrade” yang Justru “Downgrade” Berdasarkan pantauan di lapangan, rata-rata proyek drainase ini menggunakan U-Ditch berukuran lebar 90 cm (U-90). Padahal, di beberapa lokasi strategis, lebar saluran eksisting (saluran lama) mencapai rata-rata 130 cm. Kondisi ironis ini terlihat jelas di salah satu titik vital, yakni Jalan Pemuda, Pemalang. Di lokasi tersebut, saluran air yang semula lebar kini dipaksa menyempit karena penanaman U-Ditch yang ukurannya jauh lebih kecil dari lubang galian lama

Baca juga:  BNN Ungkap Modus Baru Penyelundupan, Sita Lebih dari 500 Kg Narkotika dalam Satu Bulan

“Program perbaikan saluran jual U Ditch (Saluran Beton) serentak di kota pemalang dengan berbagai ukuran rata-rata – U 90, tidak mampu menampung air atau mengalirkan ke saluran pembuangan, karena apa? U 90 menjadikan saluran asal jadi, lebih sempit dari saluran semula yang rata-rata 130 cm, contoh di jl. Pemuda. Logikanya di mana? Kita ingin bebas banjir, tapi salurannya malah dipersempit dari 130 cm jadi 90 cm. Ini bukan normalisasi, tapi penyumbatan terstruktur,” ujar Andi Rustono, Rabu 4 Februari 2026 kepada awak media vokalpublika.com.

Penyempitan dimensi saluran ini dikhawatirkan akan berdampak fatal saat curah hujan tinggi. Kapasitas U-90 dinilai tidak akan mampu menampung debit air kiriman, apalagi untuk mengalirkannya ke saluran pembuangan utama. Alih-alih lancar, air diprediksi akan meluap ke jalan raya dan permukiman karena adanya efek bottleneck (leher botol) akibat volume saluran yang mengecil drastis. Kebijakan Tanpa Survei dan Kajian?Kritik pedas pun mengalir terkait perencanaan proyek. Pemasangan serentak dengan ukuran yang “dipukul rata” (U-90) di berbagai lokasi menunjukkan indikasi kuat bahwa kebijakan ini diambil tanpa melalui kajian teknis hidrologi dan survei masalah yang komprehensif di tiap titik.

Baca juga:  Meriah, Pemdes Abung Raya Gelar Perlombaan HUT RI ke-80

Masyarakat menilai Pemerintah Daerah terkesan memaksakan proyek fisik tanpa melihat kebutuhan riil di lapangan. Karakteristik debit air di tiap jalan berbeda, namun penanganannya disamaratakan dengan spesifikasi yang lebih rendah dari kondisi semula

Dalam penurunan spesifikasi teknis (dari lebar 130 cm menjadi U-90) memicu kecurigaan masyarakat akan adanya praktik korupsi. Proyek yang terkesan “asal-asalan” ini dinilai hanya berorientasi pada penyerapan anggaran tanpa mempedulikan fungsi dan kualitas.

“Kebijakan yang tidak berbasis kajian teknis dan survey masalah. Asal-asalan saja, itu jadi kecurigaan masyarakat ada indikasi korupsi. Apakah ini sekadar proyek ‘bagi-bagi kue’ tanpa memikirkan dampak jangka panjang bagi warga Pemalang?” pungkas Andi Rustono.

Baca juga:  Bukan Sekadar Wacana, Polres Kuningan Amankan Swasembada Pangan dari Hulu ke Hilir

Publik mendesak aparat penegak hukum dan dinas terkait untuk segera turun tangan mengaudit perencanaan serta pelaksanaan proyek ini sebelum kerugian negara dan dampak sosial akibat banjir semakin besar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari dinas terkait. (Alwi Assagaf)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)

FIFA World Cup 2026

Pesta Sepak Bola Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat

0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik

48 Negara | 11 Juni - 19 Juli 2026

Related post
Nobar Timnas, Bacades Taman Agus Feriyanto Pererat Silaturahmi dengan Warga

Alwi Assagaf

29 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Bakal calon Kepala Desa (Bacades) Taman, Agus Feriyanto, menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan sepak bola antara Indonesia dan Malaysia bersama warga Dusun Bandelan, Desa Taman, Kabupaten Pemalang, Senin (28/9/2026) malam. ADVERTISEMENT ​Didampingi sang istri, Agus memanfaatkan momen kebersamaan tersebut untuk menyapa dan bersilaturahmi langsung dengan para tokoh masyarakat, sesepuh, serta pemuda …

SUYANTO TANJUNG DIDUGA MEMALSUKAN AKTA JUAL BELI (AJB), KEPADA MEDIA MENGAKU HANYA KWITANSI

Redaksi

29 Sep 2026

SINTANG, KALIMANTAN BARAT,vokalpublika.com— Sengketa kepemilikan tanah yang melibatkan anggota DPRD dari Daerah Pemilihan Sintang–Melawi–Kapuas Hulu, Suyanto Tanjung alias Ajung, kembali menjadi sorotan. Persoalan semakin serius setelah muncul dokumen Akta Jual Beli (AJB) dalam persidangan yang disebut-sebut memiliki fakta berbeda dengan keterangan Suyanto kepada awak media. ADVERTISEMENT Sebelumnya, pada Jumat (21/8/2026), seusai menghadiri sidang lapangan di …

EKSKAVATOR BEROPERASI DI SEBERANG KANTOR PENDAPATAN DAERAH, DPD ASWIN KALBAR MINTA APH TURUN TANGAN

Redaksi

29 Sep 2026

Aktivitas Galian Diduga Berkaitan dengan PETI, Lokasi Berdekatan dengan Kawasan Kim San Bong Ja ADVERTISEMENT BENGKAYANG, KALBAR, vokalpublika.com— Aktivitas satu unit alat berat jenis ekskavator di kawasan Jalan Raya Sanggau Ledo, tepat di seberang Kantor Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Bengkayang/Samsat dan berdekatan dengan kawasan tempat ibadah Kim San Bong Ja, mendapat perhatian Tim Monitoring DPD …

Pilkades Serentak 2026: Camat Pemalang Tegaskan Pentingnya Ketelitian Administrasi Calon

Alwi Assagaf

29 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Pemalang bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) menggelar rapat koordinasi (rakor) persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Aula Kantor Kecamatan Pemalang, Selasa (29/9/2026). ADVERTISEMENT ​Rapat yang dipimpin langsung oleh Camat Pemalang, Prasetyo Widyatmoko, difokuskan pada pemantauan dan kesiapan proses verifikasi berkas administrasi para bakal calon kepala desa. …

Wali Kota Bekasi Resmikan Masjid Jami Al-Khairiyah di Cimuning, Apresiasi Tinggi Atas Solidaritas Warga Mustikajaya

Redaksi

28 Sep 2026

KOTA BEKASI, vokalpublika.com– Tabligh akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus peresmian Masjid Jami Al-Khairiyah berlangsung khidmat di Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Minggu (27/9/2026). ADVERTISEMENT Wali Kota Bekasi Tri Adhianto hadir dan menandatangani prasasti sebagai tanda peresmian Masjid Jami Al-Khairiyah. Momen peresmian berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan bersama masyarakat dan jamaah yang …

Mewakili Plt Bupati Hadiri​Haul Syekh Maulana Maghribi, Camat Ulujami Ingatkan Bahaya Judol, Pinjol Serta Imbau Pilkades Damai

Alwi Assagaf

27 Sep 2026

Pemalang, Vokalpublika.com — Camat Ulujami, Waluyo, S.STP., M.P., menghadiri Pengajian Umum Haul Akbar Syekh Maulana Maghribi di Desa Pesantren pada Minggu (27/9), mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pemalang. ADVERTISEMENT ​Dalam sambutannya, Waluyo menyampaikan sejumlah pesan krusial mengenai ketahanan ekonomi keluarga dan keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia mengimbau warga untuk menjauhi judi online (judol) dan pinjaman …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x