Home » Uncategorized » Benchmarking: Sumatera Utara Kaya Raya, Infrastruktur Tertinggal—Ketika Kerja Nyata Daerah Berhadapan dengan Lambannya Negara

Benchmarking: Sumatera Utara Kaya Raya, Infrastruktur Tertinggal—Ketika Kerja Nyata Daerah Berhadapan dengan Lambannya Negara

Clara T S 05 Jan 2026 189

Oleh: Clara Siahaan
(Dikutip dan dikembangkan dari pemikiran Ir. Vickner Sinaga, MM)

Kunjungan dua hari Dahlan Iskan ke Kabupaten Dairi bukan sekadar silaturahmi. Ia menjadi cermin pembanding—benchmark—antara daerah yang bekerja dengan segala keterbatasan dan negara yang kerap lamban menunaikan keadilan pembangunan.

Terima kasih dan apresiasi tulus kami sampaikan kepada Pak Dahlan Iskan, sosok rendah hati dengan daya pengaruh pemikiran yang selalu besar. Salut pula kepada Ibu Nafsiah, pendamping setia beliau, puteri Borneo yang baru beberapa hari pascaoperasi lutut, beserta “kursi roda berjasa” yang setia menemani perjalanan menelusuri Taman Wisata Iman—ikon pariwisata spiritual yang lahir dari visi besar dan keberanian politik Bupati Dairi MP Tumanggor.

Taman Wisata Iman bukanlah proyek biasa. Ia dibangun bukan sekadar untuk dikunjungi, melainkan untuk meninggalkan jejak peradaban. Di masanya, MP Tumanggor membuktikan bahwa daerah mampu melahirkan karya berskala nasional, bahkan internasional, ketika kepemimpinan berani mengambil keputusan besar dan berpikir jauh melampaui batas periode jabatan.

Jejak kerja itu tidak terputus. Kepemimpinan dilanjutkan oleh Eddy Keleng Ate Berutu, yang mengarahkan pembangunan pada penguatan ekonomi rakyat. Bersama Ketua TP PKK Kabupaten Dairi, pembinaan penenun Silalahi dilakukan secara konsisten dan terstruktur—dari peningkatan kapasitas SDM, kualitas produk, hingga akses pasar. Hasilnya nyata: tenun Dairi bertransformasi dari produk lokal menjadi identitas budaya bernilai ekonomi.

Baca juga:  Gubernur Kalbar Lantik 26 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Balai Petitih

Ibu Nafsiah—akrab saya sapa Bu Dis—tidak sekadar memuji. Ia memborong berbagai produk tenun asli Dairi. Sebuah tindakan sederhana, namun sarat makna: pengakuan atas kualitas hasil kerja pembinaan daerah yang berkelanjutan.

Dairi juga hidup dalam denyut sosial dan spiritual: senam bersama masyarakat, perayaan Natal lintas denominasi di pelataran Gereja Katolik Sidikalang, kuliner khas Pondok Santai Kalang Simbara, hingga pesta durian rakyat. Semua ini menegaskan satu hal penting: daerah bekerja, masyarakat bergerak, dan pemimpin hadir di tengah rakyat.

Kami juga menyaksikan karya seni monumental: masterpiece Anggi Sudung Situmorang dengan rancangan arsitek Daulat Situmorang.
Yang telah memoles sosok sang
pahlawan nasional yang memiliki monumen yakni Letjen TNI (Purn) Tahi Bonar Simatupang atau TB Simatupang. TB Simatupang merupakan pahlawan yang lahir di Sidikalang 28 Januari 1920.Bahkan Patung Yesus di Sibeabea, Kabupaten Samosir—menurut Dahlan Iskan—lebih megah dibandingkan patung serupa di Rio de Janeiro, Brasil. Ini menunjukkan bahwa kualitas karya daerah tidak kalah dengan karya dunia.

Namun dua malam diskusi di pendopo membawa kami pada satu simpul kegelisahan besar: infrastruktur Sumatera Utara.

Baca juga:  Mengawali 2026 dengan Introspeksi dan Ikhtiar Bersama, Bupati Dairi Ajak ASN Layani Masyarakat dengan Hati

Kami sama-sama menggelengkan kepala saat membahas Jalan Nasional Medan–Sidikalang. Dua titik longsor di Lae Pondom dan satu di Lae Pandaro belum juga tertangani hingga pergantian tahun. Padahal, pemerintah daerah telah bekerja maksimal: membuka akses wilayah, menjaga stabilitas sosial, dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Saya berulang kali mendatangi kantor BBPJN di Titi Kuning, Medan. Laporan yang saya sampaikan selalu sama: kecelakaan berulang, kemacetan panjang, dan kerugian ekonomi masyarakat. Janji pun berulang—akan memacu kinerja kontraktor.

Ketika saya bertanya, “Dairi dapat apa tahun 2026?”
Jawabannya mencengangkan: pelebaran jalan hanya 400 meter di ruas Lae Pondom–Tanjung Beringin, dari kebutuhan sekitar 18 kilometer. Di saat daerah bekerja dengan segala keterbatasan, kehadiran negara terasa begitu tipis. Saya pulang hanya membawa satu izin kecil: pengerjaan beram di ruas Letter S–Jembatan Lae Renun.

Usulan penanaman pohon sepanjang tujuh kilometer menuju Sumbul? Masih dikaji.

Diskusi berlanjut ke Medan–Berastagi. Kami sepakat: jalan alternatif adalah keharusan sejarah. Jalan peninggalan kolonial itu tak lagi sanggup menanggung beban zaman. Proposal Tol Medan–Berastagi telah lama ada, bahkan Gubernur Sumatera Utara telah bersurat ke Bappenas pertengahan 2025.

Saya menghubungi Prof. Johanes Tarigan, dosen USU yang terlibat dalam desain dan rekayasa proyek tersebut. Kesimpulan kami bertiga sederhana, pahit, namun jujur: masyarakat Sumatera Utara terlalu penyabar—bahasa halus dari ketidakadilan struktural.

Baca juga:  Wabup Dairi Apresiasi Safari Dakwah Bersama Ustadzah Rima, Ajak Masyarakat Jaga Akhlak di Bulan Syawal

Mari kita benchmark. Di Pulau Jawa, jalan tol telah mencapai ribuan kilometer. Sementara Tol Medan–Berastagi hanya sekitar 60 kilometer. Waktu tempuh ideal setengah jam—jika terwujud. Faktanya kini dua hingga tiga jam, itu pun jika tidak ada longsor atau truk besar patah as melintang di jalan.

Ironisnya, Sumatera Utara adalah lumbung energi nasional. Dari PLTA kawasan Danau Toba saja, potensi produksi mencapai sekitar Rp10 triliun per tahun dari kapasitas ±1.100 MW: PLTA Renun dan PLTA Asahan 1–5, semuanya beroperasi 24 jam. Bandingkan dengan PLTA Saguling di Jawa Barat yang hanya optimal beberapa jam per hari.

Daerah meninggalkan jejak karya.
Pemimpin lokal bekerja nyata.
Rakyat bertahan dengan kesabaran luar biasa.
Namun infrastruktur—urat nadi pembangunan—masih tertinggal.
Sumatera Utara kaya. Pemimpinnya telah membuktikan kerja nyata lintas periode.
Kini persoalannya bukan lagi mampu atau tidak, melainkan adil atau tidak.
Kesabaran tanpa keberpihakan hanya akan melanggengkan ketertinggalan.

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Ketua TP PKK Dairi Perkuat Ketahanan Keluarga melalui Pembinaan PAAR di Desa Bulu Duri

Clara T S

24 Apr 2026

DAIRI//vokalpublika.comKomitmen membangun keluarga yang tangguh dan berkualitas terus diperkuat oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Dairi. Hal ini ditandai dengan kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Dairi, Rita Puspita Vickner Sinaga, dalam kegiatan pembinaan PKK di Desa Bulu Duri, Kecamatan Lae Parira, Jumat (24/4/2026). Desa tersebut merupakan desa binaan dalam program Pola …

Apresiasi Langkah UAS Alihmedia ke Sertipikat Elektronik, Menteri Nusron: Jamin Keamanan dan Kemudahan di Masa Depan

Clara T S

24 Apr 2026

BANGKINANG//vokalpublika.com Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, memberikan apresiasi atas langkah Abdul Somad yang secara sukarela mengalihmediakan sertipikat tanahnya dari bentuk analog menjadi Sertipikat Elektronik. Langkah ini dinilai sebagai bentuk dukungan nyata terhadap transformasi digital layanan pertanahan di Indonesia. Menurut Menteri Nusron, implementasi Sertipikat Elektronik merupakan bagian penting dari modernisasi …

Wamen Ossy Tinjau Kantah Kota Palangkaraya, Pastikan Layanan Pertanahan Kian Cepat dan Ramah Masyarakat

Clara T S

24 Apr 2026

PALANGKARAYA /vokalpublika com Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan, meninjau langsung pelayanan di Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (23/4/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kualitas layanan pertanahan berjalan optimal, cepat, nyaman, serta semakin memudahkan masyarakat. Dalam arahannya kepada jajaran Kantah Kota Palangkaraya, Wamen Ossy menekankan …

Transformasi STPN Jadi Sekolah Kedinasan, ATR/BPN Minta Dukungan DPR RI Perkuat SDM Pertanahan

Clara T S

23 Apr 2026

JAKARTA /vokalpublika.comKementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional mendorong transformasi Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional menjadi institusi pendidikan vokasi berbasis sekolah kedinasan dengan skema ikatan dinas. Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang pertanahan dan tata ruang yang profesional, berintegritas, dan siap kerja sejak awal. Permintaan dukungan tersebut disampaikan Sekretaris …

Bupati Dairi Perkuat Sinergi Pembangunan di Musrenbang RKPD Sumut 2027

Clara T S

23 Apr 2026

MEDAN//vokalpublika.comKomitmen mempererat kolaborasi lintas wilayah dalam mendorong pembangunan berkelanjutan kembali ditegaskan Bupati Dairi, Vickner Sinaga, saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Utara Tahun 2027. Kegiatan strategis ini digelar di Hotel Santika Premiere Dyandra, Rabu (22/4/2026). Forum perencanaan tahunan tersebut dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muhammad …

Reforma Agraria di Desa Soso: Petani Perempuan Bangkit, Dari Konflik Lahan Menuju Kesejahteraan

Clara T S

22 Apr 2026

BLITAR//vokalpublika.com Program reforma agraria yang dijalankan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terbukti membawa perubahan nyata bagi masyarakat, khususnya petani perempuan di Desa Soso, Kabupaten Blitar. Kepastian hukum atas tanah tidak hanya menghadirkan rasa aman, tetapi juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan keluarga. Bagi Patma (55), petani perempuan di desa tersebut, perjalanan mendapatkan hak …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x