Home » Berita » Penegakan Perda Vs Hak Warga Mengais Rejeki, Penertiban Pedagang Kaki Lima di Kawasan City Walk Pemalang Tui Reaksi Publik!

Penegakan Perda Vs Hak Warga Mengais Rejeki, Penertiban Pedagang Kaki Lima di Kawasan City Walk Pemalang Tui Reaksi Publik!

Alwi Assagaf 04 Jan 2026 261

Pemalang, Vokalpublika.com – Baru beberapa hari memasuki tahun 2026, kawasan City Walk Pemalang yang seharusnya menjadi area parkir tertata rapi sudah digunakan pedagang kaki lima pada malam hari. Informasi ini diperoleh dari unggahan media sosial yang viral, termasuk foto pengguna yang menunjukkan pedagang sudah ditertibkan, serta komentar Satpol PP: “Siap, per malam ini sudah kami lakukan himbauan serta tindakan”.

Fenomena ini memicu sorotan warganet dan perdebatan sengit mengenai ketertiban, fungsi ruang publik, dan konsistensi kebijakan tata kota, sekaligus menyoroti hak warga kecil mencari rejeki yang kadang terhalang oleh kebijakan formal.

Unggahan media sosial menunjukkan pedagang malam menempati area parkir dengan tenda semi permanen, berdekatan dengan kendaraan yang terparkir, sambil melakukan aktivitas jual beli. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan warganet soal kenyamanan, keamanan, dan kebersihan pengunjung City Walk, serta memunculkan diskusi tentang batasan penegakan aturan versus kebutuhan warga untuk mencari nafkah.

Baca juga:  Diduga Jual Nama Jaksa, Indikasi Kejahatan Terorganisir Terbongkar di Nganjuk: Modus Lama, Korban Ratusan Juta

City Walk Pemalang, ruang publik modern yang dirancang dengan jalur pedestrian, area parkir, dan estetika kawasan yang tertata rapi.

Peristiwa berlangsung pada malam hari, baru beberapa hari 2026, hitungan hari sejak kawasan Citi Walk mulai digunakan masyarakat. Unggahan viral ini langsung menarik ratusan komentar warganet.

Pedagang kaki lima, pengguna City Walk, masyarakat yang menyampaikan pendapat melalui media sosial, serta Satpol PP yang menindaklanjuti laporan. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi tambahan dari pemerintah setempat.

Warganet menilai penggunaan parkiran sebagai lokasi jualan malam mengubah fungsi fasilitas publik dan berpotensi menimbulkan ketidakteraturan. Beberapa komentar mengingatkan bahwa jika dibiarkan, pedagang lain juga akan menempati area publik, sehingga kawasan yang baru dibangun dan menelan biaya besar bisa kembali semrawut.

Namun di sisi lain, pedagang kecil menggunakan ruang publik untuk mencari nafkah, menunjukkan sisi kemanusiaan warga yang harus diperhatikan agar kebijakan tetap manusiawi.

Baca juga:  DPP Golkar Nonaktifkan Adies Kadir dari Wakil Ketua DPR RI

Pedagang menggunakan tenda sederhana tanpa batas jelas dari area parkir. Situasi ini berisiko mengganggu kenyamanan pengunjung, memicu kemacetan, dan menimbulkan masalah kebersihan, khususnya pada malam hari. Foto dari pengguna media sosial menunjukkan pedagang sudah ditertibkan, dan komentar Satpol PP menegaskan bahwa himbauan serta tindakan telah dilakukan. Meskipun begitu, warganet menekankan agar langkah preventif tetap diterapkan agar kejadian serupa tidak terulang.

Perdebatan di media sosial berkembang tajam. Sebagian masyarakat menekankan pentingnya penataan ulang untuk menjaga estetika dan ketertiban kota, sementara pihak lain menekankan solusi manusiawi bagi pedagang kecil, seperti relokasi resmi atau penjadwalan operasional yang jelas. Kombinasi dua perspektif ini menunjukkan perlunya kebijakan seimbang antara penegakan aturan dan hak warga mencari rejeki.

Penataan ruang publik membutuhkan keseimbangan antara kepentingan ekonomi rakyat dan kepentingan umum. Regulasi daerah membuka peluang usaha di ruang publik, tetapi harus tertib, berizin, dan tidak mengubah fungsi utama fasilitas publik. Pencegahan dini dianggap lebih efektif daripada penindakan setelah terjadi pelanggaran.

Baca juga:  Serasa Hukum Tak Lagi Bertaring di Jepara, Proyek Gardu Induk PLN Tetap Berjalan Meski Belum Ada Solusi

Fenomena penggunaan parkiran City Walk Pemalang pada malam hari, baru beberapa hari 2026, menjadi pengingat pentingnya konsistensi kebijakan tata kota dan keseimbangan antara penegakan aturan dengan sisi kemanusiaan warga.

Kejelasan aturan, pengawasan rutin, serta komunikasi terbuka antara pemerintah dan pedagang diyakini menjadi kunci agar ruang publik tetap berfungsi optimal tanpa menimbulkan konflik sosial.

Hingga berita ini diterbitkan, informasi diperoleh dari unggahan media sosial, termasuk foto dari pengguna yang menunjukkan pedagang sudah ditertibkan, serta komentar resmi Satpol PP tentang himbauan dan tindakan, tanpa pernyataan resmi tambahan dari pemerintah daerah. (Slamet Febriansyah)

Kurs Rupiah Hari Ini
Kurs Rupiah Hari Ini
Update nilai tukar beberapa mata uang
USD
USD
Beli
16.365,00
Jual
16.425,00
Sumber: BCA e-Rate (data dapat berubah)
Slider Foto Otomatis
Related post
Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Jurnalis Indonesia (DPC PJI) Kab. NGanjuk menggelar penghelatan Halal Bi Halal dan Peringatan Hari Jadi Nganjuk ke 1089 Th

Redaksi

13 Apr 2026

Nganjuk, vokalpublika.com -Atas nama ketua panitia penyelenggara kegiatan, DR. Junari S.Ag. MSi dalam sambutannya menyampaikan, “kegiatan halal bihalal 1447 H dan Peringatan Hari Jadi Kab . Nganjuk ke 1089 tahun, terselenggara karena soliditas dari Pengurus dan anggota DPC . PJI Kab. Nganjuk. Hal itu Faktualitas dari kerja keras dan terbinanya persaudaraan yang kuat di tubuh …

Badan Pangan Nasional Pemerintah Genjot Bantuan pangan Beras dan Minyak Goreng alokasi Februari dan Maret 2026.

Redaksi

12 Apr 2026

Probolinggo,-vokalpublika.com,-Bantuan pangan alokasi Februari dan Maret 2026, beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter per KPMKeluarga Penerima Manfaat, disalurkan serentak se Indonesia. Program ini menyasar 33 hingga 35 juta KPM untuk menjaga daya beli saat Ramadan.Mulai disalurkan intensif sekitar awal April 2026 di berbagai daerah terpantau di Jakarta, Sumatera, Kalimantan, dan Jawa.Target Penerima Masyarakat …

Serikat Pelaut LPS Pemalang Resmi Berafiliansi ke FSP Pelabuhan dan Strategis Nasional dibawah naungan DPP K- Sarbumusi

Alwi Assagaf

12 Apr 2026

Jakarta, Vokalpublika.com – Serikat Pelaut Laskar Patih Sampun (LPS) Pemalang menggelar kegiatan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Sekretariat DPP Konfederasi Sarbumusi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Minggu (12/4). Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur serikat pekerja, antara lain Serikat Pelaut LPS Pemalang, Federasi SPPSN, FSPPSN, serta Serikat Pelaut PELNI. Forum ini menjadi ajang konsolidasi sekaligus …

Pererat Silaturahmi, Paguyuban Alumni Kodim 0711/Pemalang Gelar Reuni Lintas Generasi

Alwi Assagaf

12 Apr 2026

Pererat Silaturahmi, Paguyuban Alumni Kodim 0711/Pemalang Gelar Reuni Lintas Generasi ​PEMALANG – Keluarga besar alumni Kodim 0711/Pemalang menggelar kegiatan reuni dan halalbihalal di Rumah Makan SukaSari, Randudongkal, Minggu (12/4/2026). Acara ini menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi serta menjaga komunikasi antar anggota, baik yang masih aktif maupun purnawirawan. ​Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kasdim …

Akselerasi Ekonomi Lokal, Babinsa Ulujami Pantau Pembangunan Koperasi Desa

Alwi Assagaf

12 Apr 2026

PEMALANG, Vokalpublika.com – Babinsa Desa Tasikrejo Koramil 05/Ulujami, Serka Samsudin, melakukan pendampingan intensif pada proyek pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Tasikrejo, Kecamatan Ulujami, Minggu (12/4/2026). ​Langkah ini merupakan komitmen nyata TNI AD dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan. Serka Samsudin menegaskan bahwa kehadirannya bertujuan memastikan pembangunan berjalan lancar, tepat waktu, dan sesuai target. …

Halal Bi Halal Masyarakat Kepulauan Kundur, Berlangsung Meriah Dihadiri Ragam Lintas Sektoral.

Redaksi

12 Apr 2026

Karimun, Kundur. vokalpublika.com Bertempat di Balai Sri Gading Pusat Kota Tanjung Batu Kundur, Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Yayasan Pemajuan Kepulauan Kundur Saptu Pagi ( 11/04 ) berlangsung dengan cukup meriah dan dihadiri oleh para Dinas, Badan dan Instansi dari berbagai Lintas Sektoral. Melalui Thema ” Bersama dalam kemaafan – Bersama untuk Kemajuan ” dihadiri …

Sumber Informasi Vokalpublika.com
x
x